Kasus Dosen Ludahi Kasir Swalayan Makassar Viral, UIM Siapkan Sanksi Disiplin

- Penulis

Sabtu, 27 Desember 2025 - 18:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasus Dosen Ludahi Kasir Swalayan Makassar Viral, UIM Siapkan Sanksi Disiplin

Kasus Dosen Ludahi Kasir Swalayan Makassar Viral, UIM Siapkan Sanksi Disiplin

Redaksiku.com – Kasus dosen ludahi kasir swalayan Makassar viral di media sosial dan langsung memicu gelombang kecaman publik. Video singkat yang beredar luas memperlihatkan seorang pria meludahi kasir di sebuah swalayan di Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Aksi itu terjadi setelah pelaku ditegur karena diduga menyelak antrean.

Identitas pelaku kemudian terungkap sebagai AS, seorang dosen Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar (UIM). Fakta ini membuat kasus tersebut berkembang dari sekadar insiden di ruang publik menjadi persoalan serius yang menyangkut etika akademik, disiplin aparatur negara, dan penegakan hukum.

Seiring viralnya video dosen ludahi kasir swalayan Makassar, pihak kampus dan kepolisian mulai mengambil langkah. Universitas Islam Makassar memastikan proses internal berjalan, sementara korban telah resmi melapor ke polisi.

Kronologi Insiden di Swalayan Tamalanrea

Peristiwa dosen ludahi kasir swalayan Makassar terjadi di sebuah swalayan yang ramai dikunjungi warga. Berdasarkan keterangan awal, AS diduga tidak terima saat ditegur kasir karena menyerobot antrean pembeli lain. Teguran tersebut memicu emosi pelaku hingga berujung pada tindakan meludah ke arah kasir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi itu terekam kamera ponsel warga dan dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial. Dalam rekaman yang viral, terlihat suasana swalayan mendadak tegang, sementara kasir tampak kaget dan terdiam.

Rekaman tersebut memicu reaksi luas karena dianggap sebagai bentuk penghinaan dan kekerasan nonfisik di ruang publik, terlebih dilakukan oleh seseorang yang berprofesi sebagai pendidik.

Identitas Pelaku Terungkap sebagai Dosen UIM

Setelah video dosen ludahi kasir swalayan Makassar viral, publik mulai menelusuri identitas pria dalam rekaman tersebut. Rektor Universitas Islam Makassar, Muammar Bakry, membenarkan bahwa AS merupakan dosen Fakultas Pertanian UIM.

Muammar menjelaskan bahwa AS berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diperbantukan untuk mengajar di UIM. Status ini membuat kasus tersebut tidak hanya menjadi urusan pribadi, tetapi juga menyangkut disiplin pegawai dan citra institusi pendidikan.

Iya, yang viral di media sosial itu. Dia dosen negeri yang diperbantukan mengajar di UIM, ujar Muammar saat dikonfirmasi. Pernyataan ini sekaligus mengonfirmasi keterkaitan langsung pelaku dengan institusi kampus.

Respons Resmi Universitas Islam Makassar

Menanggapi kasus dosen ludahi kasir swalayan Makassar, pihak Universitas Islam Makassar menyatakan tidak tinggal diam. Muammar Bakry menegaskan bahwa kampus telah memproses kasus tersebut melalui mekanisme internal.

AS telah dilimpahkan ke Komisi Disiplin UIM untuk ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku. Pihak rektorat memastikan bahwa sanksi disipliner akan dijatuhkan setelah proses pemeriksaan selesai.

Sudah kita proses ke Komisi Disiplin. Pastilah ada sanksi, tegas Muammar. Pernyataan ini menegaskan bahwa kampus memandang serius perilaku yang dinilai mencoreng etika pendidik.

Status ASN Jadi Sorotan Publik

Kasus dosen ludahi kasir swalayan Makassar semakin mendapat perhatian karena pelaku berstatus ASN. Publik menilai tindakan tersebut bertentangan dengan nilai-nilai pelayanan publik dan etika aparatur negara.

Sebagai ASN yang diperbantukan, AS tetap terikat pada aturan disiplin pegawai negeri. Hal ini membuka kemungkinan sanksi tidak hanya dari kampus, tetapi juga dari instansi terkait sesuai regulasi ASN.

Status ini membuat diskusi publik berkembang lebih luas, tidak hanya soal etika pribadi, tetapi juga tanggung jawab moral seorang pendidik dan aparatur negara di ruang publik.

Korban Resmi Melapor ke Polisi

Selain proses internal kampus, korban dalam kasus dosen ludahi kasir swalayan Makassar juga menempuh jalur hukum. Kanit Reskrim Polsek Tamalanrea, AKP Sangkala, membenarkan bahwa korban telah melaporkan peristiwa tersebut ke kepolisian.

Laporan resmi ini menjadi dasar bagi aparat untuk melakukan pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut. Polisi kini tengah mengumpulkan keterangan saksi serta mempelajari bukti video yang telah beredar luas.

Korban sudah melapor. Saat ini masih dalam proses pemeriksaan, ujar AKP Sangkala singkat. Proses hukum ini menandai bahwa kasus tidak berhenti di ranah media sosial semata.

Viral di Media Sosial, Reaksi Publik Mengalir Deras

Sejak video dosen ludahi kasir swalayan Makassar menyebar, kolom komentar media sosial dipenuhi kecaman. Banyak warganet menyayangkan tindakan pelaku yang dinilai tidak mencerminkan sikap seorang akademisi.

Sebagian netizen juga menyoroti pentingnya perlindungan terhadap pekerja sektor ritel yang kerap menjadi korban perlakuan tidak menyenangkan di tempat kerja. Kasus ini pun menjadi bahan diskusi luas soal etika di ruang publik.

Tagar terkait insiden tersebut sempat ramai, menandakan tingginya perhatian masyarakat terhadap perilaku yang dianggap merendahkan martabat pekerja.

Proses Berjalan Paralel: Kampus dan Kepolisian

Kasus dosen ludahi kasir swalayan Makassar kini berjalan melalui dua jalur sekaligus. Di satu sisi, Universitas Islam Makassar memproses sanksi disipliner melalui Komisi Disiplin. Di sisi lain, kepolisian menangani laporan pidana dari korban.

Pihak kampus menyatakan telah melakukan komunikasi dan klarifikasi langsung dengan AS melalui dekan Fakultas Pertanian. Proses ini dilakukan untuk menggali kronologi versi internal sebelum keputusan sanksi dijatuhkan.

Sementara itu, kepolisian memastikan penyelidikan berjalan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Ikuti berita terkini dari Redaksiku di Google News atau 

Berita Terkait

Anti Ribet! 15 Ide Bekal Simpel dan Sehat untuk Anak TK yang Bisa Dibuat di Rumah
Nama El Rumi Viral Usai Dikaitkan dengan Inisial EJR di Threads, Ini Respons Hukumnya
Kecelakaan Maut Tol Jagorawi, Mobil Mewah Hancur Usai Tabrak Truk Kontainer
Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Jadi Tersangka KPK, Ini Kronologi OTT dan Kasusnya
Wih! BOSP SDN Tallo Tua Rp151 Juta, Kepala Sekolah Tak Tahu
Duh! Rp19,4 Miliar Digelontorkan, Jalan Pujananting Kok Mandek?
Ruben Onsu Jadi Tersangka Dugaan Penipuan Investasi, Ini Kronologinya
Ambulans Kecelakaan di Tol Batang-Semarang, 3 Orang Tewas

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:35 WIB

Anti Ribet! 15 Ide Bekal Simpel dan Sehat untuk Anak TK yang Bisa Dibuat di Rumah

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:36 WIB

Nama El Rumi Viral Usai Dikaitkan dengan Inisial EJR di Threads, Ini Respons Hukumnya

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:30 WIB

Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Jadi Tersangka KPK, Ini Kronologi OTT dan Kasusnya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:35 WIB

Wih! BOSP SDN Tallo Tua Rp151 Juta, Kepala Sekolah Tak Tahu

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:19 WIB

Duh! Rp19,4 Miliar Digelontorkan, Jalan Pujananting Kok Mandek?

Berita Terbaru

Cara Tepat Menghadapi Pembeli yang Suka Menawar

Bisnis

4 Cara Tepat Menghadapi Pembeli yang Suka Menawar

Sabtu, 22 Agu 2026 - 12:42 WIB

Foto: Aulia, murid SMKN 5 Barru, menerima bantuan.

Pendidikan

Kepedulian Gubernur Sulsel Sampai ke Murid SMKN 5 Barru

Sabtu, 22 Agu 2026 - 09:49 WIB