Sidang MK, Pertahanan Anies dan Ganjar Pertanyakan Kedaulatan Qodari

- Penulis

Kamis, 4 April 2024 - 15:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sidang MK, Pertahanan Anies dan Ganjar Pertanyakan Kedaulatan Qodari

Sidang MK, Pertahanan Anies dan Ganjar Pertanyakan Kedaulatan Qodari

Redaksiku.com – Tim kuasa hukum Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD kompak memersoalkan independensi tiga ahli yang dihadirkan kubu Prabowo-Gibran didalam sidang lanjutan sengketa hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, Kamis (4/4/2024).

Ketiga ahli yang dipersoalkan independensinya itu adalah Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari, ahli hukum tata negara Margarito Kamis, dan pendiri lembaga Cyrus Network Hasan Nasbi.

Ketua Tim Hukum Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis, mulanya menyinggung tindakan Qodari yang dulu terlibat didalam gerakan Jokowi tiga periode dan Pilpres 2024 satu putaran yang menyatakan sikap tidak independen.

Sidang MK, Pertahanan Anies dan Ganjar Pertanyakan Kedaulatan Qodari
Sidang MK, Pertahanan Anies dan Ganjar Pertanyakan Kedaulatan Qodarii

“Kami percaya sebagai ahli wajib bersiakap independen, tidak bias, namun kita menyaksikan bahwa sodara Qodari itu terlibat didalam sebagian kesibukan gerakan apabila gerakan satu putaran dan juga yang menyuarakan masa jabatan Jokowi 3 periode,” kata Todung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anggota Tim Hukum Anies-Muhaimin, Refly Harun, sesudah itu juga menyuarakan protes serupa, namun menyasar ke Margarito Kamis dan Hasan Nasbi.

Ia mempertanyakan independensi Margarito dan Hasan dikarenakan kerap tampil di televisi untuk mewakili pasangan Prabowo-Gibran. “Bahkan pada acara terkahir saya dengan Saudara Margarito Kamis dia menyatakan bagian dari Prabowo, paling tidak pendukung Prabowo.

Dua-duanya seringkali mewakili 02 di perbincangan televisi dan juga kerap juga berhadapan dengan saya,” kata Refly. Ketua MK Suharyanto sesudah itu mengaku akan mencatat keberatan yang disampaikan oleh Todung dan Refly.

Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aksi Demo 27 Agustus 2026, Massa Bawa Isu RUU Perampasan Aset dan Korupsi
RUU Perampasan Aset Viral, Mengapa Banyak Pihak Mendesak Segera Disahkan?
Demo 27 Agustus Besok Viral, Massa Siapkan Aksi di DPR Bawa Isu RUU Perampasan Aset
Demo 27 Agustus Viral, Ini Tuntutan Massa dan Respons Berbagai Pihak
Viral Rekening Aktivis Pati Diblokir, Bagaimana Nasib Saham Bank Mandiri BMRI?
Bus Warga Pati Diserang Lemparan Batu di Perjalanan ke Jakarta, Penumpang Jadi Korban
Eks Kepala PPATK Buka Suara soal Praperadilan Febrie, Ini Alasan Kasus TPPU Bisa Berjalan
Relawan Gempa NTT Ahmad Zaki Ali Wafat Saat Salurkan Bantuan, Gubernur Sampaikan Duka

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:30 WIB

Aksi Demo 27 Agustus 2026, Massa Bawa Isu RUU Perampasan Aset dan Korupsi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:11 WIB

RUU Perampasan Aset Viral, Mengapa Banyak Pihak Mendesak Segera Disahkan?

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:08 WIB

Demo 27 Agustus Besok Viral, Massa Siapkan Aksi di DPR Bawa Isu RUU Perampasan Aset

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:14 WIB

Demo 27 Agustus Viral, Ini Tuntutan Massa dan Respons Berbagai Pihak

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:56 WIB

Viral Rekening Aktivis Pati Diblokir, Bagaimana Nasib Saham Bank Mandiri BMRI?

Berita Terbaru

Rusia Hadapi Krisis BBM, Mengapa Pasokan Energi Dunia Ikut Waspada?

Internasional

Rusia Hadapi Krisis BBM, Mengapa Pasokan Energi Dunia Ikut Waspada?

Rabu, 26 Agu 2026 - 22:53 WIB