Redaksiku.com – Persib Bandung memastikan langkahnya menuju fase grup AFC Champions League Two (ACL 2) 2026/2027 setelah melewati laga penuh tekanan melawan wakil Filipina, Manila Digger FC.
Bermain di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Senin (31/8/2026), Persib harus menunggu hingga menit-menit akhir pertandingan sebelum memastikan kemenangan tipis 1-0. Gol tunggal kemenangan Maung Bandung dicetak oleh penyerang asal Argentina Mariano Peralta pada menit ke-88/89 yang sekaligus mengunci tiket ke fase grup kompetisi antarklub Asia tersebut.
Kemenangan ini membuat Persib menjadi salah satu wakil Indonesia yang kembali tampil di panggung Asia sekaligus memperpanjang perjalanan mereka di kompetisi kontinental.
Persib Kesulitan Bongkar Pertahanan Manila Digger
Sejak pertandingan dimulai, Persib Bandung langsung mengambil inisiatif permainan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Skuad asuhan Igor Tolic mencoba menguasai bola dan menekan pertahanan Manila Digger melalui kombinasi serangan dari sisi sayap dan bola-bola mati.
Namun, wakil Filipina tersebut tampil disiplin dengan menumpuk pemain di area pertahanan.
Sejumlah peluang berhasil diciptakan Persib, tetapi penyelesaian akhir masih menjadi kendala. Beberapa kesempatan dari Gabriel Mutombo, Patricio Matricardi, hingga pemain depan Persib belum mampu mengubah skor hingga babak pertama berakhir.
Manila Digger juga beberapa kali mencoba memberikan ancaman melalui skema serangan balik, tetapi lini belakang Persib mampu menjaga konsentrasi.
Babak pertama pun ditutup tanpa gol.
Peralta Jadi Pahlawan di Menit Akhir
Memasuki babak kedua, Persib meningkatkan tekanan.
Pelatih Igor Tolic melakukan beberapa perubahan untuk menambah daya gedor tim. Masuknya pemain seperti Berguinho dan Thom Haye membuat permainan Persib semakin agresif dalam mencari gol kemenangan.
Namun waktu terus berjalan dan pertandingan terlihat akan berakhir imbang.
Saat laga hampir memasuki menit akhir, momen yang ditunggu akhirnya datang.
Bermula dari kerja sama serangan Persib, Berguinho memberikan umpan yang berhasil dimanfaatkan Mariano Peralta. Penyerang Argentina tersebut melepaskan tembakan yang bersarang ke gawang Manila Digger.
Gol pada menit ke-88 tersebut membuat Stadion Si Jalak Harupat bergemuruh dan memastikan Persib unggul 1-0 hingga pertandingan selesai.
Persib Masuk Grup E ACL 2 2026/2027
Keberhasilan melewati babak playoff membuat Persib mendapatkan tiket menuju fase grup ACL 2 musim 2026/2027.
Dalam hasil drawing sebelumnya, Persib berada di Grup E Zona Timur bersama klub-klub kuat Asia:
- FC Seoul (Korea Selatan)
- Melbourne Victory (Australia)
- The Cong-Viettel FC (Vietnam)
Komposisi grup tersebut membuat tantangan Persib semakin berat karena harus menghadapi klub dengan pengalaman panjang di kompetisi internasional.
FC Seoul merupakan salah satu klub besar Korea Selatan, sementara Melbourne Victory memiliki sejarah panjang di kompetisi sepak bola Australia.
Target Persib Tidak Sekadar Lolos
Manajemen Persib sebelumnya menegaskan bahwa target utama adalah memastikan tiket fase grup terlebih dahulu.
Setelah berhasil melewati Manila Digger, tantangan berikutnya adalah bagaimana Maung Bandung mampu bersaing menghadapi klub-klub Asia dengan kualitas berbeda.
Kompetisi Asia membutuhkan kesiapan lebih besar dibandingkan pertandingan domestik.
Selain kualitas pemain, faktor seperti perjalanan jauh, adaptasi cuaca, dan pengalaman menghadapi lawan asing menjadi tantangan tersendiri.

Peralta Beri Dampak Besar di Momen Penting
Gol Mariano Peralta menjadi salah satu momen paling penting dalam perjalanan Persib menuju ACL 2.
Pemain asal Argentina tersebut menunjukkan ketenangan saat mendapatkan peluang di situasi tekanan tinggi.
Bagi Persib, kehadiran pemain asing yang mampu menjadi pembeda dalam pertandingan besar menjadi modal penting menghadapi kompetisi Asia.
Gol tersebut juga menunjukkan bahwa pertandingan level internasional sering kali ditentukan oleh detail kecil dan kemampuan memanfaatkan peluang.
Persib Kembali Bawa Nama Indonesia di Asia
Lolosnya Persib ke ACL 2 menjadi kabar positif bagi sepak bola Indonesia.
Kompetisi Asia menjadi salah satu indikator perkembangan kualitas klub nasional.
Dalam beberapa tahun terakhir, klub Indonesia mulai lebih sering tampil di ajang AFC dan mendapatkan pengalaman menghadapi lawan dari berbagai negara.
Persib kini memiliki kesempatan untuk mengukur kekuatan mereka menghadapi klub-klub Asia Timur dan Asia Tenggara.
Tantangan Berat Menanti di Fase Grup
Meski berhasil lolos, perjalanan Persib masih panjang.
Fase grup ACL 2 akan menjadi ujian sebenarnya bagi Maung Bandung.
Menghadapi FC Seoul, Melbourne Victory, dan The Cong-Viettel membutuhkan konsistensi selama pertandingan kandang maupun tandang.
Persib tidak hanya dituntut bermain bagus, tetapi juga harus mampu mengelola kondisi fisik pemain karena jadwal kompetisi Asia biasanya berlangsung dengan intensitas tinggi.
Harapan Baru untuk Sepak Bola Indonesia
Keberhasilan Persib Bandung menembus fase grup ACL 2 menjadi momentum penting bagi sepak bola Indonesia.
Selain mengejar prestasi, keikutsertaan di kompetisi Asia memberikan kesempatan bagi pemain lokal untuk mendapatkan pengalaman menghadapi standar permainan internasional.
Kini perhatian publik tertuju pada perjalanan Maung Bandung berikutnya.
Apakah Persib mampu membuat kejutan dan melangkah lebih jauh di ACL 2 2026/2027?
Jawabannya akan ditentukan melalui perjuangan mereka menghadapi raksasa-raksasa Asia di fase grup.
Follow Sosial Media Redaksiku : Facebook, Instagram, Tiktok, X, Youtube, Pinterest
Penulis : redaksiku
Editor : redaksiku
Sumber Berita: Dept Olahraga






