Penjelasan Polisi Galian Tidak Tuntas dan Tidak Ada Barang Hilang
Dalam kasus makam Musi Rawas dibongkar ini, pihak kepolisian memeriksa lokasi secara detail untuk memastikan apakah ada indikasi pengambilan bagian tubuh jenazah atau benda tertentu.
AKP Rusdan menegaskan bahwa galian tersebut tidak selesai. Kedalaman hanya 50 cm dari permukaan tanah, dan jenazah tidak tersentuh. Hal ini membuat polisi berasumsi pelaku kelelahan, ketakutan, atau terganggu sebelum menyelesaikan aksinya.
Selain itu, polisi menyebut bahwa proses pembongkaran tanpa alat memperlihatkan pelaku punya pengetahuan tertentu mengingat beberapa kepercayaan melarang penggunaan sekop atau cangkul untuk ritual seperti ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Warga Resah Awal dari Ketakutan Baru di Desa
Viralnya peristiwa makam Musi Rawas dibongkar membuat warga Desa Mataram resah. Mereka khawatir ada pelaku lain yang menargetkan makam berbeda atau bahwa kejadian ini merupakan permulaan dari praktik tidak etis yang lebih besar.
Banyak warga mengaku takut beraktivitas malam hari di dekat area pemakaman. Bahkan beberapa keluarga yang memiliki makam baru memilih mendatangi lokasi untuk mengecek kondisi makam kerabat mereka.
Sebagian warga juga meminta agar penjagaan kuburan diperketat, termasuk pemasangan lampu tambahan atau kamera pengawas, mengingat lokasi makam tidak jauh dari permukiman tetapi tetap rawan pada malam hari.
Polisi Mulai Penyidikan, Pelaku Masih Misterius
Hingga kini, pelaku pembongkaran makam Musi Rawas dibongkar masih belum diketahui. Tidak ada saksi mata yang melihat aktivitas mencurigakan pada malam kejadian, sehingga polisi harus memulai penyelidikan dari jejak galian dan tanda-tanda lain di sekitar lokasi.
Pihak kepolisian juga mempertimbangkan kemungkinan bahwa pelaku adalah orang luar desa, mengingat tidak ada laporan aktivitas warga yang terlibat ritual mencurigakan sebelumnya. Namun polisi tidak menutup kemungkinan pelaku justru berasal dari lingkungan sekitar.
Dalam waktu dekat, penyidik dijadwalkan memeriksa ulang lokasi dengan lebih detail serta meminta keterangan tambahan dari penjaga makam dan warga sekitar.
Ikuti berita terkini dari Redaksiku di Google News atau Whatsapp Channels
Halaman : 1 2






