Redaksiku.com – Kondisi drainase di Jalan Supriyadi, tepatnya di area depan Kantor Kecamatan Pati, kini tengah menjalani proses perbaikan intensif setelah sekian lama dikeluhkan warga. Langkah ini diambil oleh Pemerintah Kabupaten Pati menyusul seringnya muncul genangan air yang mengganggu arus lalu lintas setiap kali hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
Perbaikan infrastruktur saluran air ini ditangani langsung oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati. Proyek ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam membenahi sistem drainase kota agar lebih optimal dalam menampung debit air, sehingga risiko banjir lokal di pusat keramaian dapat diminimalisir secara signifikan.
Pemerintah daerah mengalokasikan anggaran dengan nilai penawaran rekanan sebesar Rp380 juta untuk membenahi saluran air sepanjang 178 meter di kawasan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Progres Pengerjaan dan Target Penyelesaian
Kepala Bidang Cipta Karya DPUTR Kabupaten Pati, Arief Wahyudi, menjelaskan bahwa pengerjaan fisik di lapangan telah dimulai sejak awal Agustus lalu. Secara teknis, kontraktor yang ditunjuk memiliki tanggung jawab untuk memastikan aliran air kembali lancar dengan melakukan normalisasi serta perbaikan struktur saluran yang sebelumnya dinilai sudah tidak berfungsi maksimal.
Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, proyek ini memiliki batasan waktu pengerjaan yang cukup ketat. Berikut adalah detail linimasa pengerjaan proyek drainase tersebut:
- Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) telah diterbitkan sejak tanggal 4 Agustus 2026.
- Proses pengerjaan konstruksi di lapangan dijadwalkan berlangsung selama kurang lebih tiga bulan.
- Target penyelesaian seluruh rangkaian perbaikan dipatok pada tanggal 31 Oktober 2026.
Arief menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan pengawasan agar rekanan dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan tenggat waktu yang ada. Harapannya, setelah perbaikan ini tuntas, kawasan Jalan Supriyadi tidak lagi menjadi langganan genangan air saat memasuki musim penghujan mendatang.
Perbaikan drainase di depan Kantor Kecamatan Pati ini mencakup total panjang 178 meter guna memastikan sistem pembuangan air berjalan optimal.
Di sisi lain, perbaikan infrastruktur di Pati tidak hanya berfokus pada saluran air. Pemerintah daerah juga terus melakukan penyesuaian operasional di berbagai sektor, termasuk kebijakan di lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang baru-baru ini melakukan efisiensi dalam pengerahan personel ASN untuk tugas kebersihan jalan. Langkah-langkah ini diambil sebagai bagian dari manajemen tata kota yang lebih efisien dan terarah.
Bagi warga atau pengguna jalan yang melintas di sekitar Jalan Supriyadi, harap berhati-hati karena adanya aktivitas alat berat dan material konstruksi hingga akhir Oktober mendatang.
Pertanyaan Umum
Mengapa drainase di Jalan Supriyadi perlu diperbaiki?
Drainase tersebut diperbaiki karena kondisinya yang sudah tidak berfungsi maksimal, sehingga sering memicu genangan air setiap kali hujan deras turun dan mengganggu kenyamanan pengguna jalan.
Berapa panjang saluran air yang sedang dikerjakan?
Proyek perbaikan drainase ini mencakup saluran air dengan total panjang mencapai 178 meter.
Kapan proyek perbaikan ini ditargetkan rampung?
Proyek yang dikelola oleh DPUTR Kabupaten Pati ini ditargetkan selesai sepenuhnya pada 31 Oktober 2026.
Ringkasan
Pemerintah Kabupaten Pati tengah memperbaiki drainase sepanjang 178 meter di Jalan Supriyadi untuk mengatasi masalah genangan air saat hujan. Proyek yang dikelola DPUTR dengan anggaran Rp380 juta ini ditargetkan rampung pada 31 Oktober 2026, sehingga pengguna jalan diharapkan berhati-hati di area tersebut.






