Redaksiku.com – Ahmad Sahroni, legislator Partai NasDem yang cukup dikenal karena sikap vokalnya dan latar belakangnya sebagai pengusaha sukses, kini resmi dicopot dari jabatannya sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI periode 20242029.
Pergantian ini nggak cuma jadi obrolan serius di internal partai, tapi juga bikin banyak orang penasaran soal alasan dan arah kebijakan Partai NasDem ke depan. Apalagi, posisi Komisi III DPR dikenal sangat strategis karena membidangi hukum, HAM, dan keamanan. Jadi, keputusan Fraksi NasDem ini otomatis memantik banyak analisis dari berbagai pihak.
Pergantian Jabatan yang Mengejutkan
Keputusan pergantian Sahroni itu tertuang dalam Surat Keputusan Fraksi Partai NasDem yang beredar pada Jumat, 29 Agustus 2025. Dalam surat tersebut, jelas dituliskan bahwa posisi Ahmad Sahroni sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR digantikan oleh Rusdi Masse Mappasessu, anggota DPR yang sebelumnya duduk di Komisi IV.
Buat sebagian orang, kabar ini memang cukup mengejutkan. Pasalnya, Ahmad Sahroni dikenal sebagai figur yang cukup populer, baik di internal NasDem maupun di publik. Kehadirannya di Komisi III juga dianggap sebagai representasi suara keras yang kerap mengawal isu-isu hukum dan kepolisian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun, dengan keputusan ini, Sahroni dialihkan ke Komisi I DPR. Komisi tersebut membidangi urusan luar negeri, pertahanan, komunikasi, dan intelijen. Pergantian ini otomatis mengubah fokus kerja politikus asal Tanjung Priok itu dari bidang hukum ke sektor yang lebih luas cakupannya.
Isi Surat Keputusan Fraksi
Dalam surat yang beredar, disebutkan dengan tegas soal perubahan struktur fraksi. Sesuai Rapat Pimpinan Fraksi Partai NasDem DPR RI, dengan hormat kami sampaikan pergantian nama anggota Komisi III dan IV terhitung mulai tanggal 29 Agustus 2025 dari Fraksi Partai NasDem DPR RI, bunyi petikan isi surat itu.
Lebih lanjut, surat tersebut menegaskan detail perubahan:
-
Ahmad Sahroni, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR, kini menjadi anggota Komisi I DPR.
-
Rusdi Masse Mappasessu, yang sebelumnya anggota Komisi IV DPR, diangkat menjadi Wakil Ketua Komisi III DPR.
Pergantian ini secara administratif mulai berlaku sejak tanggal 29 Agustus 2025, sesuai nomor surat F. NasDem. 758/DPR-RI/VIII/2025.

Ditandatangani Oleh Pimpinan Fraksi
Surat keputusan tersebut juga sudah ditandatangani oleh Ketua Fraksi Partai NasDem, Viktor Bungtilu Laiskodat, bersama Ahmad Sahroni sendiri yang masih tercatat sebagai Sekretaris Fraksi NasDem. Menariknya, meski dirinya yang diganti, Sahroni tetap ikut menandatangani surat tersebut, menandakan bahwa proses ini dilakukan sesuai mekanisme partai dan atas dasar keputusan kolektif.
Surat itu juga ditujukan langsung kepada Ketua DPR RI, Puan Maharani, agar segera ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku. Demikian surat ini kami sampaikan untuk ditindaklanjuti sebagaimana mestinya. Atas perhatiannya, diucapkan terima kasih, begitu kutipan kalimat penutup dalam surat tersebut.
Siapa Rusdi Masse, Penggantinya?
Buat yang belum familiar, Rusdi Masse Mappasessu atau biasa disapa RMS adalah politikus asal Sulawesi Selatan yang juga punya pengaruh besar di Partai NasDem. Sebelum duduk di Komisi IV DPR, ia dikenal aktif membangun basis politik di daerahnya. Dengan pengalaman politik yang cukup panjang, Rusdi dipercaya NasDem untuk mengisi posisi penting di Komisi III DPR.
Pergantian ini disebut-sebut sebagai strategi partai untuk memperkuat pengaruh di sektor hukum dan keamanan. Apalagi, Komisi III DPR sering bersinggungan dengan aparat penegak hukum, mulai dari Polri, Kejaksaan Agung, hingga KPK. Posisi Wakil Ketua Komisi III dianggap sangat vital dalam menentukan arah kebijakan dan pengawasan di bidang hukum.
Sahroni dan Karier Politiknya
Bicara soal Ahmad Sahroni, nggak bisa dilepaskan dari perjalanan hidupnya yang inspiratif. Dikenal sebagai Crazy Rich Tanjung Priok, Sahroni berhasil meniti karier dari latar belakang sederhana hingga menjadi salah satu politikus sukses di Indonesia.
Sebagai anggota DPR, ia kerap vokal dalam menyuarakan isu-isu besar, terutama terkait kepolisian dan hukum. Itulah mengapa kehadirannya di Komisi III selama ini cukup menonjol. Namun, kini Sahroni harus beradaptasi dengan bidang kerja baru di Komisi I, yang tentu nggak kalah penting.
Dinamika Politik di Balik Pergantian
Pergantian posisi di DPR memang bukan hal baru. Hampir setiap periode, selalu ada rotasi jabatan yang dilakukan fraksi untuk menyesuaikan strategi politik. Meski begitu, langkah NasDem mencopot Sahroni dari kursi Wakil Ketua Komisi III tetap jadi topik hangat.
Sebagian pihak menilai ini sebagai bentuk penyegaran internal, sementara yang lain mengaitkannya dengan dinamika politik menjelang pembahasan sejumlah isu strategis di DPR. Bagaimanapun, keputusan ini menandakan bahwa NasDem sedang melakukan konsolidasi besar agar posisi politik mereka semakin kuat.
Respon Publik dan Spekulasi
Sejak kabar ini beredar, publik langsung ramai membicarakannya di media sosial. Nama Ahmad Sahroni jadi trending, dengan berbagai komentar dari warganet. Ada yang menyayangkan pencopotan ini karena menilai Sahroni cukup tegas di Komisi III. Ada juga yang melihat ini sebagai peluang baru bagi Sahroni untuk berkontribusi di ranah yang lebih luas, terutama urusan luar negeri dan pertahanan.
Sementara itu, banyak juga yang penasaran dengan sosok Rusdi Masse yang kini naik ke posisi Wakil Ketua Komisi III. Spekulasi soal arah kebijakan Komisi III ke depan pun mulai bermunculan, mengingat komisi ini sering jadi sorotan publik dalam penanganan isu-isu hukum.
Penutup
Pergantian jabatan di tubuh DPR memang selalu punya cerita dan dampaknya masing-masing. Kasus Ahmad Sahroni yang dipindahkan dari Komisi III ke Komisi I, lalu digantikan oleh Rusdi Masse, jelas akan membawa dinamika baru. Bagaimanapun, publik tentu berharap perubahan ini bisa memberi dampak positif bagi kinerja DPR dan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan.
Apakah ini langkah terbaik untuk memperkuat NasDem di parlemen? Waktu yang akan menjawab. Yang pasti, politik selalu penuh kejutan, dan setiap pergantian jabatan pasti menyimpan cerita menarik di baliknya.
Follow Sosial Media Redaksiku : Facebook, Instagram, Tiktok, X, Youtube, Pinterest
Penulis : Redaksiku
Editor : Redaksiku
Sumber Berita: Berbagai Sumber






