Redaksiku.com Kuil Murugan merupakan salah satu tempat ibadah umat Hindu yang kini menjadi daya tarik wisata tersendiri. Kuil yang berlokasi di Kalideres, Jakarta Barat ini dinobatkan sebagai kuil Hindu terbesar di Asia Tenggara lho.
Tempat Menarik di Sekitar Kuil Murugan
Tidak hanya sekedar tempat ibadah saja, namun kuil Hindu yang satu ini memiliki beberapa tempat menarik yang bisa dieksplor oleh wisatawan, diantaranya sebagai berikut ini.
1. Menara Gopuram
Pada saat memasuki kuil ini kamu akan disuguhkan dengan pemandangan Menara Gopuram yang indah. Menara setinggi 40 meter ini dihiasi dengan ukiran yang rumit sebagai ciri khas arsitektur India Selatan. Namun, menara ini juga mengkombinasikan unsur lokal sebagai simbol harmonisasi budaya antara India dan Indonesia. Menara ini ditujukan untuk Raja Gopuram yang kini menjadi spot ikonik di Kuil Murugan. Pasalnya, banyak wisatawan yang berburu foto di sini untuk dibagikan ke media sosial.
2. Museum Indo-India
Tidak sekedar menawarkan wisata religi saja, Kuil Murugan ini juga menyediakan wisata edukasi yaitu Museum Indo-India. Di museum ini kamu bisa melihat berbagai artefak yang menjadi simbol sejarah peradaban budaya India dan Indonesia. Kamu juga akan menemukan musik, kesenian, dan perkembangan ajaran Hindu di Indonesia dari masa ke masa. Museum ini dilengkapi dengan informasi yang detail sehingga wisatawan bisa belajar sejarah dengan baik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
3. Aula yang Multifungsi
Spot menarik lainnya yang wajib kamu kunjungi ketika berada di Kuil Murugan adalah aula. Area ini mampu menampung hingga 1.200 orang. Biasanya aula serbaguna ini dimanfaatkan untuk kegiatan kegamaan, festival budaya, acara pernikahan, dan pertemuan sosial. Wisatawan bisa menyaksikan aktivitas komunitas Hindu secara langsung dengan suasana kebersamaan yang begitu hangat di aula serbaguna ini.
4. Perpustakaan, Meditasi, dan Ruang Yoga
Jakarta Murugan Temple ini juga menyediakan fasilitas perpustakaan, ruang meditasi, dan ruang yoga. Buat kamu yang suka baca buku sejarah, keagamaan, dan filosofi bisa datang ke ruang perpustakaan. Fasilitas meditasi dan ruang yoga ini sangat membantu para pengunjung yang ingin merasakan sensasi ketenangan. Bahkan, kamu bisa mengikuti kelas yoga atau melakukan meditasi secara pribadi. Tidak heran jika kuil Hindu yang satu ini tidak pernah sepi pengunjung. Hal ini karena kuil ini memadukan konsep yang unik antara ruang spiritual dan dunia literasi.
5. Arca Dewa Murugan
Kuil Hindu sangat identik dengan yang namannya arca. Kehadiran araca Dewa Murugan ini menjadi spot yang paling mencuri perhatian dan mengundang penasaran warga lokal maupun wisatawan. Araca ini memiliki ketinggian 21 meter yang menyapa para pengunjung ketika memasuki bagian depan kuil. Menariknya, arca Dewa Murugan ini dipahat secara langsung oleh pemahat profesional yang berasal dari Tamil Nadu, India. Arca Dewa Murugan ini menjadi salah satu ikon kuil Hindu terbesar di Jakarta.
Jam Operasional Kuil Murugan

Secara umum, kuil ini akan beroperasi secara dua sesi. Pada sesi pertama dimulai dari pukul 06:30-12:30 WIB dan sesi kedua dimulai dari pukul 16:00-20:00 WIB. Namun, sesuai dengan kebijakan pengelola kuil sendiri untuk kunjungan umum bisa diakses pada jam 13:00-15:30 WIB dan pukul 08:00-18:00 WIB.
Harga Tiket Masuk Kuil Murugan
Sebagai tempat keagamaan yang populer, wisatawan bisa bebas masuk ke sini secara gratis tanpa mengeluarkan uang sepeser pun. Meskipun begitu, kamu harus mematuhi sejumlah aturan yang diterapkan oleh pihak pengelola kuil. Pastikan, kamu tidak melanggarnya dan tidak mengganggu ketenangan umat Hindu pada saat beribadah ke kuil. Selain itu, jangan membuang sampah sembarangan karena kuil ini merupakan tempat suci.
Cara ke Kuil Murugan
Kamu bisa berkunjung ke Kuil Murugan dengan menggunakan transportasi umum. Apabila kamu berdomisili di Jakarta maka bisa menggunakan kendaraan pribadi seperti mobil. Dengan mobil kamu dapat memilih rute jalan Tol JORR Lingkar Luar Barat dan keluar di pintu tol Daan Mogot. Perjalanan ke kuil dengan mobil hanya membutuhkan waktu selama 10 menit saja.
Namun, jika kamu ingin naik kendaraan umum bisa memanfaatkan TransJakarta yaitu naik di koridor 3F lalu turun di Halte Pesakih. Setelah turun, kamu bisa jalan kaki selama 25 menit untuk tiba di kuil. Jika tidak ingin repot maka bisa memesan ojek online yang lebih praktis.
Apabila kamu berasal dari luar kota Jakarta, dapat menggunakan kereta api dan turun di Stasiun Gambir atau Stasiun Jakarta KOta. Nantinya, kamu bisa turun di Terminal Kalideres jika pergi dengan bus. Setelahnya, bisa melanjutkan perjalanan ke kuil menggunakan alat transportasi online agar lebih cepat dan praktis.
Halaman : 1 2 Selanjutnya







Jadilah yang pertama berkomentar
Bagikan tanggapan Anda secara santun. Komentar yang relevan membuat diskusi lebih bermanfaat.