Redaksiku.com – Empati merupakan suatu kemampuan untuk dapat ikut merasakan dan memahami tentang perasaan orang lain. Empati harus dibangun dan diajarkan pada anak sedari kecil agar anak tumbuh menjadi pribadi yang baik, penuh kasih, suka menolong dan bisa menghargai orang lain.
Orang tua wajib membantu dalam membangun rasa empati pada anak, karena sikap empati harus dibentuk agar anak memiliki rasa empati yang tinggi. Ada beberapa cara yang bisa orang tua lakukan dalam membangun empati anak, perhatikan penjelasan berikut ini.
Cara Membangun Rasa Empati Pada Anak
1. Ajari anak mengenal perasaannya
Mengapa perlu mengajari anak mengenali perasaannya terlebih dahulu? Karena empati merupakan suatu kemampuan untuk dapat memahami perasaan orang lain, maka orang tua perlu mengajari anak untuk mengenali perasaannya sendiri terlebih dahulu seperti bahagia, cemas, sedih dan marah.
Jika anak sudah bisa mengenali emosinya maka anak akan dengan mudah empati dengan orang lain, jika anak tidak ditanamkan rasa empati sejak kecil mungkin saja dia tetap akan memiliki rasa empati tapi minim sekali.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
2. Memberikan contoh kecil
Anak adalah peniru yang baik untuk itu sebagai orang tua harus bisa memberikan contoh yang baik untuk setiap harinya di rumah jika orang tua di dalam rumah selalu marah, membentak, berbohong, cuek pada anak, maka anak bisa mencontoh dan bertumbuh menjadi pribadi yang keras dan kurang peduli pada sekitar.
Orang tua wajib memberikan contoh empati itu bagaimana misalnya dari cerita dongeng ataupun pas ada kejadian yang membutuhkan perhatian, misalnya tidak sengaja melihat saudaranya yang sedang bermain sepeda terjatuh katakan “kakak kasihan ya terjatuh dari sepeda. Ayo adik tolong dan bantuin kakak berdiri”. Sesudah menolong, coba tanyakan bagaimana perasaannya, jika dia sedang berada diposisi kakaknya.
3. Ajari anak menjadi pendengar dan pengamat yang baik
Supaya anak mampu merasakan empati dan berhati-hati dalam mengambil langkah atau keputusan dalam berbicara dan bertindak, ajari anak menjadi pendengar dan pengamat yang baik terlebih dahulu. Hal ini perlu dilakukan agar rasa empati anak tidak disalahgunakan oleh orang yang berniat kurang baik, seperti bertujuan memanfaatkan.
Ajari anak untuk mendengarkan setiap pembicaraan orang lain dengan baik, jangan pernah memotong pembicaraan orang lain sampai selesai. Jangan lupa juga untuk mengajari anak mengamati gestur tubuh orang lain saat berbicara agar anak bisa memahami maksud dan perasaan orang lain, bahkan menemukan kejanggalan apabila ada gestur tubuh yang mencurigakan agar tidak mudah percaya.
4. Libatkan anak mengikuti kegiatan sosial
Terkadang tingkah anak yang sedang aktif-aktifnya dapat membuat orang tua merasa kewalahan, sehingga ada beberapa orang tua yang lebih memilih memberikan ponselnya untuk anak bermain agar anak anteng tanpa memikirkan dampak panjangnya bagi anak. Biasanya anak yang kurang terlibat kegiatan sosial rata-rata kurang peduli, minim rasa empati dan egois.
Agar anak memiliki rasa empati, orang tua bisa melibatkan anak mengikuti kegiatan sederhana seperti peduli dan menolong orang lain. Contohnya menjenguk teman yang sedang sakit, memberikan sumbangan, membantu teman dan orang lain yang sedang kesusahan dan berbagi pada orang lain.
Itulah beberapa cara membangun rasa empati pada anak, memang terlihat sangat sederhana sekali, namun dapat memberikan dampak yang positif bagi anak. Selain anak bisa memiliki rasa empati yang tinggi anak juga mudah disukai dan dihargai oleh orang lain.
Follow Sosial Media Redaksiku : Facebook , Instagram , Tiktok , X, YouTube , Pinterest
Penulis : Argafica
Editor : Argafica






