Apabila digabungkan, pahalanya diibaratkan seperti menjalankan puasa selama 12 bulan.
Hadis tentang Puasa Enam Hari setelah Idulfitri
Dalam hadis lain, Rasulullah SAW bersabda:
عَنْ ثَوْبَانَ مَوْلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
«مَنْ صَامَ سِتَّةَ أَيَّامٍ بَعْدَ الْفِطْرِ كَانَ تَمَامَ السَّنَةِ، مَنْ جَاءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا»
Artinya:
Dari Tsauban, mantan budak Rasulullah SAW, dari Rasulullah SAW, beliau bersabda:
“Barang siapa berpuasa enam hari setelah Idulfitri, maka hal itu menyempurnakan puasa selama satu tahun. Barang siapa melakukan satu kebaikan, maka baginya sepuluh kali lipat kebaikan yang serupa.”
Hadis tersebut menjelaskan hubungan antara puasa enam hari Syawal dan pahala puasa selama setahun penuh.
Keutamaan Puasa Senin dan Kamis
Hari Senin dan Kamis merupakan waktu yang dianjurkan untuk melaksanakan puasa sunnah.
Dalam sejumlah hadis dijelaskan bahwa amal perbuatan manusia diperlihatkan kepada Allah pada hari Senin dan Kamis. Rasulullah SAW menyukai apabila amal beliau diperlihatkan dalam keadaan sedang berpuasa.
Hari Senin juga mempunyai keistimewaan karena merupakan hari kelahiran Rasulullah SAW dan hari ketika wahyu diturunkan kepada beliau.
Dengan menjalankan puasa Syawal pada hari Senin atau Kamis, seorang muslim dapat mengharapkan keutamaan puasa enam hari Syawal sekaligus keutamaan beribadah pada dua hari tersebut.
Apakah Puasa Syawal Harus Berurutan?
Puasa enam hari Syawal tidak harus dikerjakan secara berturut-turut.
Seseorang boleh menjalankannya secara berurutan setelah Idulfitri atau memisahkannya pada beberapa hari selama masih berada dalam bulan Syawal.
Contohnya, puasa dapat dilaksanakan setiap hari Senin dan Kamis sampai jumlahnya mencapai enam hari.
Cara tersebut dapat menjadi pilihan bagi orang yang ingin menggabungkan puasa Syawal dengan kebiasaan puasa sunnah Senin-Kamis.
Meski demikian, menyegerakan ibadah merupakan perbuatan yang baik apabila kondisi kesehatan dan kegiatan sehari-hari memungkinkan.
Manfaat Puasa Sunnah setelah Ramadan
Puasa Syawal juga dapat membantu seseorang menjaga kebiasaan beribadah setelah bulan Ramadan berakhir.
Setelah menjalankan ibadah selama satu bulan, puasa sunnah menjadi salah satu cara untuk mempertahankan kedisiplinan dan kedekatan kepada Allah SWT.
Puasa sunnah juga dapat melengkapi kekurangan yang mungkin terjadi selama menjalankan puasa wajib. Kekurangan tersebut dapat berupa berkurangnya kekhusyukan, ucapan yang tidak terjaga, atau perilaku yang mengurangi kesempurnaan pahala.
Karena itu, puasa Syawal tidak hanya berkaitan dengan pahala seperti berpuasa setahun, tetapi juga menjadi bukti bahwa semangat ibadah Ramadan tetap dilanjutkan setelah Idulfitri.
Kesimpulan
Puasa Syawal dapat dilaksanakan pada hari Senin atau Kamis. Sejumlah ulama membolehkan penggabungan niat dua puasa sunnah yang waktunya bertepatan.
Seseorang dapat berniat menjalankan puasa enam hari Syawal sekaligus mengharapkan keutamaan puasa Senin-Kamis.
Niat pada dasarnya berada di dalam hati sehingga lafaz Arab bukan syarat sah. Puasa sunnah juga dapat diniatkan pada pagi atau siang hari selama seseorang belum melakukan hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar.
Puasa enam hari Syawal mempunyai keutamaan seperti berpuasa selama satu tahun setelah didahului puasa Ramadan. Pelaksanaannya tidak harus berturut-turut dan dapat dijadwalkan setiap Senin atau Kamis selama masih berada pada bulan Syawal.
FAQ Puasa Syawal dan Senin-Kamis
Apakah puasa Syawal boleh digabung dengan puasa Senin-Kamis?
Sejumlah ulama membolehkannya karena keduanya merupakan puasa sunnah yang dapat bertepatan dalam satu hari.
Apakah harus membaca dua niat sekaligus?
Tidak harus. Niat berada di dalam hati. Seseorang cukup bermaksud menjalankan puasa Syawal pada hari Senin atau Kamis karena Allah SWT.
Apakah puasa Syawal harus dilakukan selama enam hari berturut-turut?
Tidak. Puasa tersebut dapat dilakukan secara berurutan maupun terpisah selama masih dalam bulan Syawal.
Apakah niat puasa sunnah boleh dilakukan setelah Subuh?
Boleh menurut banyak ulama, selama belum makan, minum, atau melakukan pembatal puasa sejak terbit fajar.
Apa keutamaan puasa enam hari Syawal?
Orang yang berpuasa Ramadan kemudian melaksanakan enam hari puasa Syawal memperoleh pahala seperti berpuasa selama satu tahun.
Apakah puasa Syawal boleh dilakukan setiap Senin dan Kamis?
Boleh. Puasa dapat dijadwalkan pada hari Senin dan Kamis hingga jumlahnya mencapai enam hari selama bulan Syawal.
Follow Sosial Media Redaksiku : Facebook, Instagram, Tiktok, X, Youtube, Pinterest
Halaman : 1 2






