Redaksiku.com – Kekalahan telak PSM Makassar dengan skor 1-3 saat bertandang menghadapi Persib Bandung dalam lanjutan kompetisi BRI Super League menyisakan catatan tersendiri bagi sang pelatih. Juru taktik asal Bosnia-Herzegovina tersebut secara terbuka mengungkapkan kekecewaannya bukan sekadar pada hasil akhir pertandingan di atas papan skor. Sorotan tajam justru diarahkan pada fasilitas pendukung pertandingan, terutama masalah infrastruktur rumput lapangan yang dinilai sangat jauh dari standar kelayakan sebuah kompetisi sepak bola profesional level atas.
Dalam sesi konferensi pers yang digelar tepat seusai pertandingan berakhir, Dario Kalenzic memaparkan berbagai kendala teknis yang harus dihadapi oleh skuad asuhannya selama berada di kandang lawan. Menurut pengakuannya, buruknya kondisi permukaan lapangan membuat kedua kesebelasan sama sekali tidak memiliki keleluasaan untuk memaksimalkan persiapan taktik. Situasi tersebut bahkan membuat sesi latihan resmi yang lazimnya wajib dilaksanakan tepat sehari menjelang pertandingan terpaksa ditiadakan karena dikhawatirkan dapat memicu cedera parah bagi para pemain dari kedua belah pihak.
Kondisi infrastruktur lapangan yang buruk tidak hanya merugikan jalannya pertandingan, tetapi juga mengancam keselamatan fisik para atlet profesional di atas lapangan hijau.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Keluhan mengenai fasilitas stadion ini menambah daftar panjang catatan evaluasi terhadap penyelenggaraan kompetisi sepak bola domestik di tanah air. Kualitas lapangan yang tidak memadai seringkali menjadi batu sandungan bagi tim-tim besar untuk menampilkan skema permainan terbaik mereka secara maksimal. Pertandingan antara dua klub dengan sejarah panjang dan rivalitas tinggi seperti Persib melawan PSM seharusnya didukung oleh perangkat pertandingan serta fasilitas stadion yang memadai agar menghasilkan tontonan yang berkualitas bagi jutaan pasang mata suporter di seluruh penjuru negeri.
Evaluasi Menyeluruh Kualitas Infrastruktur Sepak Bola
Permasalahan terkait buruknya lapangan tempat bertanding ini memicu perdebatan luas di kalangan pengamat sepak bola nasional mengenai standar operasional prosedur penyelenggaraan liga. Manajemen klub tentu berharap pihak operator liga bersama pengelola stadion dapat segera mengambil langkah nyata untuk melakukan audit dan perbaikan berkala. Tanpa adanya pembenahan infrastruktur yang serius secara berkesinambungan, perkembangan prestasi tim nasional di level internasional dikhawatirkan akan terus menemui jalan terjal akibat terbiasa bermain di atas fasilitas yang kurang mendukung.
Kekalahan dengan skor 3 gol bersanding 1 menjadi pil pahit yang harus ditelan oleh tim tamu asal Makassar tersebut dalam lawatan tandang kali ini.
Bagi jajaran pelatih PSM, fokus kini harus segera dialihkan kembali ke pertandingan-pertandingan selanjutnya di sisa musim kompetisi BRI Super League yang semakin ketat. Pemulihan mental bertanding para pemain pasca kekalahan tandang ini menjadi prioritas utama agar tren negatif tidak terus berlanjut di pekan-pekan mendatang. Manajemen klub juga diharapkan mampu memberikan dukungan penuh kepada tim pelatih dalam menghadapi berbagai tantangan teknis maupun non-teknis di luar kendali permainan.
Pertanyaan Umum
Apa yang dikeluhkan oleh pelatih PSM Makassar Dario Kalenzic setelah pertandingan?
Dario Kalenzic menyoroti kondisi lapangan pertandingan yang sangat buruk hingga tidak memungkinkan kedua tim untuk menjalani sesi latihan resmi sehari sebelum laga dimulai.
Bagaimana hasil akhir pertandingan antara Persib Bandung dan PSM Makassar?
Pertandingan tersebut berakhir dengan skor 1-3 untuk kekalahan tim tamu PSM Makassar dari tuan rumah Persib Bandung di ajang BRI Super League.
Mengapa sesi latihan sehari sebelum pertandingan terpaksa ditiadakan?
Sesi latihan ditiadakan karena kondisi permukaan lapangan dinilai sangat tidak layak dan berpotensi membahayakan keselamatan serta kesehatan fisik para pemain dari kedua tim.
Ringkasan
Pelatih PSM Makassar, Dario Kalenzic, mengeluhkan buruknya kondisi rumput lapangan markas Persib Bandung yang dinilai tidak layak dan membahayakan keselamatan pemain usai timnya kalah 1-3 di ajang BRI Super League.
Akibat fasilitas infrastruktur stadion yang tidak memadai, sesi latihan resmi sehari sebelum pertandingan bahkan terpaksa ditiadakan untuk menghindari risiko cedera parah bagi para atlet.






