KKN UNS 165 Petakan Kebutuhan UMKM di Desa Progowati Magelang

- Penulis

Minggu, 6 September 2026 - 20:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KKN UNS 165 Petakan Kebutuhan UMKM di Desa Progowati Magelang

Redaksiku.com – Di Desa Progowati, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, transformasi digital kini menyentuh lini usaha terkecil setelah mahasiswa KKN Universitas Sebelas Maret (UNS) kelompok 165 terjun langsung memetakan kebutuhan pelaku UMKM setempat. Banyak pedagang lokal sebelumnya terhambat dalam memperluas jangkauan pembeli karena ketiadaan sistem pembayaran digital seperti QRIS, sebuah kendala yang kerap dianggap sepele namun berdampak besar pada keberlangsungan transaksi harian.

Salah satu pelaku usaha, Siti Rahayu, mengungkapkan bahwa ia sering kehilangan potensi penjualan hanya karena tidak memiliki fasilitas pembayaran non-tunai. “Wah kebetulan sekali, Mbak. Pembeli saya sering tidak jadi beli hanya karena saya tidak punya QRIS, sedangkan saya sendiri bingung bagaimana cara membuatnya,” tutur Siti saat menceritakan pengalamannya kepada mahasiswa yang sedang melakukan pendampingan.

Program yang bertajuk “UMKM Berdaya” ini berlangsung sejak 14 Juli hingga 4 Agustus 2026. Pendekatan yang dilakukan mahasiswa tidak bersifat satu arah, melainkan melalui metode door-to-door. Dengan mendatangi langsung lokasi usaha, mahasiswa dapat memetakan secara presisi apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh para pelaku usaha, mulai dari aspek legalitas, identitas visual produk, hingga infrastruktur pembayaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Strategi Pendampingan Personal bagi Pelaku Usaha

Ketua Pelaksana KKN 165 UNS, Salsa, menjelaskan bahwa pemilihan skema kunjungan rumah dilakukan untuk menciptakan hubungan yang lebih personal. Strategi ini terbukti efektif dalam memecahkan hambatan psikologis maupun teknis yang sering kali membuat pelaku UMKM enggan atau takut memulai langkah digitalisasi usaha mereka.

Hingga akhir masa program, mahasiswa berhasil memfasilitasi pendaftaran QRIS untuk 10 pelaku UMKM di Desa Progowati, lengkap dengan penyediaan stand akrilik untuk mempermudah transaksi di gerai masing-masing.

Hambatan digitalisasi yang ditemukan di lapangan ternyata bukan selalu soal penolakan terhadap teknologi. Sering kali, para pelaku usaha hanya kekurangan informasi mengenai alur pendaftaran dan manfaat jangka panjang dari sistem pembayaran tersebut. Dengan pendampingan langsung, mahasiswa berperan sebagai jembatan yang menyederhanakan proses administratif yang rumit menjadi langkah-langkah yang mudah dipahami.

Penguatan Legalitas dan Identitas Visual Produk

Selain digitalisasi pembayaran, program ini juga menyasar aspek fundamental lainnya seperti legalitas dan daya tarik pasar. Dua unit usaha dijadikan sebagai percontohan intensif untuk menunjukkan dampak nyata dari pembenahan administrasi dan tampilan produk.

  • Cemilan Berkah Izzuna Zabdan didampingi dalam pengurusan dokumen legalitas hingga berhasil memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB).
  • Emping Singkong Raya menerima bantuan dalam pengembangan branding, meliputi perancangan logo baru dan desain kemasan yang lebih profesional.
  • Seluruh hasil pendampingan ini kemudian dipresentasikan dalam acara puncak bertajuk “UMKM Berdaya” yang diselenggarakan di GOR Prasojo pada 4 Agustus 2026.

Dalam acara tersebut, KKN 165 UNS menggandeng Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Magelang untuk memberikan edukasi mendalam. Kolaborasi ini memberikan dampak ganda: pelaku usaha mendapatkan pengetahuan teoritis dari pihak dinas sekaligus melihat contoh nyata dari rekan sesama pedagang yang telah berhasil melakukan perubahan.

Pendekatan berbasis kebutuhan spesifik ini membuktikan bahwa UMKM di tingkat desa sangat terbuka terhadap inovasi asalkan diberikan dukungan teknis yang tepat dan komunikatif.

Antusiasme yang terlihat selama sosialisasi menunjukkan adanya keinginan kuat dari masyarakat Desa Progowati untuk naik kelas. Mahasiswa KKN 165 UNS berharap bahwa apa yang telah dimulai selama masa pengabdian ini tidak berhenti sebagai bantuan teknis sesaat. Sebaliknya, hal ini diharapkan menjadi fondasi bagi pelaku UMKM agar lebih tertata dalam mengelola pembukuan, memperluas pilihan transaksi, dan lebih percaya diri dalam bersaing di pasar yang semakin modern.

Pastikan untuk menyiapkan dokumen identitas seperti KTP dan foto lokasi usaha sebelum memulai pendaftaran NIB atau QRIS agar proses verifikasi berjalan lebih cepat.

Pertanyaan Umum

Apakah pelaku UMKM dikenakan biaya untuk mendapatkan pendampingan NIB dan QRIS ini?

Seluruh proses pendampingan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN 165 UNS bersifat sukarela dan bagian dari program pengabdian masyarakat, sehingga tidak ada pungutan biaya kepada pelaku UMKM.

Bagaimana jika pelaku usaha di Desa Progowati ingin mendapatkan pendampingan serupa di luar masa KKN?

Pelaku usaha dapat secara mandiri mengakses layanan melalui portal resmi OSS untuk NIB atau mendaftar QRIS melalui bank atau penyedia jasa pembayaran (PJP) resmi terdaftar di OJK, dengan merujuk pada panduan yang telah disosialisasikan sebelumnya.

Apa manfaat utama memiliki NIB bagi usaha kecil seperti di Progowati?

NIB berfungsi sebagai identitas legal yang memberikan perlindungan hukum bagi pelaku usaha, mempermudah akses ke bantuan pemerintah, serta menjadi syarat mutlak untuk mendapatkan sertifikasi tambahan seperti izin edar atau sertifikasi halal.

Ringkasan

Mahasiswa KKN UNS kelompok 165 membantu UMKM di Desa Progowati, Magelang, untuk berkembang melalui pendampingan pendaftaran QRIS, pengurusan NIB, hingga perbaikan kemasan produk secara door-to-door. Program ini bertujuan mempermudah akses digital dan legalitas usaha agar pelaku UMKM lebih berdaya saing.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran Lahan di Lahat: Skenario Darurat Disdikbud (7 September)
Penerapan Bacaan Digital dalam Jam Literasi di Sekolah
Unwahas dan Kampus Tiongkok Teliti Jalur Laksamana Cheng Ho
Pentingnya Cek Turnitin Tanpa Repository untuk Skripsi
Bonus Pelajar Juara O2SN FLS3N OSN Pasuruan 2026
Pelatihan Pendidikan Karakter Guru di Siak oleh IHF dan Minamas
Cara Pasang Shower Kamar Mandi Modern yang Benar dan Mudah
Kelas Coding Inklusif PLN Icon Plus untuk Anak Autisme

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 13:14 WIB

Kebakaran Lahan di Lahat: Skenario Darurat Disdikbud (7 September)

Minggu, 6 September 2026 - 21:13 WIB

Penerapan Bacaan Digital dalam Jam Literasi di Sekolah

Minggu, 6 September 2026 - 20:56 WIB

KKN UNS 165 Petakan Kebutuhan UMKM di Desa Progowati Magelang

Minggu, 6 September 2026 - 19:43 WIB

Unwahas dan Kampus Tiongkok Teliti Jalur Laksamana Cheng Ho

Minggu, 6 September 2026 - 05:39 WIB

Pentingnya Cek Turnitin Tanpa Repository untuk Skripsi

Berita Terbaru

Penyebab Pesanan Online Seperti Tidak Sesuai yang Dipromosikan

Life Style

5 Penyebab Pesanan Online Seperti Tidak Sesuai yang Dipromosikan

Selasa, 8 Sep 2026 - 12:48 WIB

Manajemen Fiorentina resmi memecat pelatih Fabio Grosso menyusul rentetan hasil buruk di awal kompetisi Serie A musim ini.

Olahraga

Fiorentina Pecat Pelatih Fabio Grosso Usai Hasil Buruk

Selasa, 8 Sep 2026 - 12:15 WIB

PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) siap memperluas ekspansi bisnis melalui peluang sektor FWA dan spektrum frekuensi baru.

Teknologi

Strategi TOWR Hadapi Peluang Ekspansi Bisnis FWA Telekomunikasi

Selasa, 8 Sep 2026 - 11:30 WIB