Redaksiku.com – Tim penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung memeriksa enam saksi baru dari lingkaran dalam Badan Gizi Nasional di Gedung Utama Kejagung, Jakarta Selatan, pada Jumat, 4 September 2026. Pemeriksaan intensif ini dilakukan guna membongkar dugaan korupsi dalam tata kelola program Makan Bergizi Gratis tahun anggaran 2025–2026 yang merugikan keuangan negara.
Pemeriksaan mendalam tersebut menyasar sejumlah posisi strategis yang berkaitan langsung dengan operasional program pemerintah. Para saksi yang dipanggil meliputi tenaga ahli, pejabat pembuat komitmen, hingga pengurus yayasan mitra yang terlibat dalam pengadaan program tersebut.
Penyidik Kejagung terus memperluas penelusuran aliran dana dan keterlibatan pihak lain dalam skandal korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebelum pemeriksaan saksi-saksi baru ini, lembaga penegak hukum tersebut telah menetapkan tujuh orang tersangka resmi. Kasus megakorupsi ini melibatkan berbagai unsur mulai dari pejabat tinggi lembaga negara hingga pihak swasta penyedia vendor.

Daftar Tersangka Kasus Korupsi
Penanganan perkara rasuah ini mencakup sejumlah nama penting yang memegang kendali di awal pelaksanaan program. Para tersangka berasal dari berbagai latar belakang instansi pemerintah maupun sektor swasta yang menjadi rekanan.
- Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana yang diduga memegang kendali kebijakan utama.
- Mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya dalam kapasitas pengawasan program.
- Mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung terkait pengelolaan operasional.
- Pihak swasta Asep Yusuf Somantri yang berperan dalam jejaring proyek.
- Vendor motor listrik Andri Mulyono dalam pengadaan sarana logistik.
- Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review Glory Harimas Sihombing selaku mitra pelaksana.
- Sekretaris Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama BGN Brigjen Pol Lalu Muhammad Iwan Mahardan.
Langkah progresif ini menunjukkan keseriusan aparat penegak hukum dalam membersihkan praktik kotor di tubuh instansi pengelola bantuan sosial. Penyelidikan lanjutan diprediksi masih akan memanggil sejumlah saksi tambahan dari sektor perbankan dan swasta lainnya.
Pertanyaan Umum
Siapa saja yang diperiksa Kejagung dalam kasus terbaru?
Kejaksaan Agung memeriksa enam saksi baru dari lingkaran dalam Badan Gizi Nasional, termasuk tenaga ahli, pejabat pembuat komitmen, dan pengurus yayasan.

Kapan pemeriksaan saksi-saksi tersebut dilakukan?
Pemeriksaan saksi-saksi baru berlangsung di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, pada awal September 2026.
Berapa jumlah tersangka yang sudah ditetapkan?
Penyidik telah menetapkan tujuh orang tersangka yang mencakup mantan pejabat tinggi Badan Gizi Nasional, pihak swasta, hingga pengurus yayasan mitra.
Ringkasan
Kejagung memeriksa 6 saksi baru dari Badan Gizi Nasional terkait kasus korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun 2025–2026 yang telah menjerat 7 tersangka.






