Indointernet (EDGE) Raih Kredit US$ 530 Juta untuk Ekspansi Data Center

- Penulis

Jumat, 4 September 2026 - 19:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

EDGE — Ilustrasi server data center PT Indointernet Tbk untuk ekspansi infrastruktur digital.

PT Indointernet Tbk melalui anak usahanya memperoleh fasilitas kredit US$ 530,2 juta untuk ekspansi data center.

Redaksiku.com – PT Indointernet Tbk melalui anak usahanya, PT Digital Gayana Ekaprana atau DGE, resmi memperoleh fasilitas kredit senilai US$ 530,2 juta dari konsorsium 11 lembaga keuangan pada 2 September 2026 di Jakarta.

Pembiayaan jumbo ini ditujukan untuk memperkuat ekspansi bisnis pusat data atau data center guna merespons lonjakan kebutuhan infrastruktur digital di Tanah Air.

Corporate Secretary Indointernet Jennifer Tiurland menjelaskan bahwa dana tersebut akan dialokasikan sepenuhnya untuk pengembangan proyek infrastruktur digital DGE.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Indointernet (EDGE) Raih Kredit US$ 530 Juta untuk Ekspansi Data Center

Fasilitas pembiayaan sebesar US$ 530,2 juta ini melibatkan konsorsium 11 lembaga keuangan domestik dan internasional dengan tenor pinjaman mencapai lima tahun.

Skema bunga yang disepakati menggunakan tingkat Term Secured Overnight Financing Rate ditambah margin 2,5% hingga 2,6%. Sebagai bagian dari perjanjian, proyek pusat data serta saham DGE dijaminkan kepada kreditur.

Konsorsium pemberi pinjaman meliputi lembaga keuangan besar seperti Bangkok Bank, MUFG Bank, hingga Bank CIMB Niaga. Transaksi ini dikategorikan sebagai transaksi material dan afiliasi karena nilainya melebihi 50% dari total ekuitas perseroan.

Analisis Prospek dan Kewajiban Finansial

Analis pasar modal mencatat bahwa banjir kredit jumbo ke emiten infrastruktur digital menjadi katalis positif bagi ekspansi sektor teknologi. Namun, investor tetap perlu mencermati tingkat leverage dan kemampuan aset dalam menghasilkan EBITDA.

Indointernet (EDGE) Raih Kredit US$ 530 Juta untuk Ekspansi Data Center

Bagi Indointernet, keberhasilan proyek pusat data ini sangat krusial untuk menopang kewajiban pembayaran pokok dan bunga secara periodik. Arus kas yang stabil dari operasional data center akan menjadi penentu utama kelangsungan finansial anak usaha tersebut.

Manajemen memastikan tidak ada benturan kepentingan dalam proses perolehan fasilitas pinjaman ini. Ketentuan pembatasan operasional juga telah disepakati demi menjaga kesehatan finansial debitur selama masa tenor kredit.

Fasilitas kredit ini dibarengi dengan sejumlah pembatasan operasional bagi DGE, termasuk larangan pengalihan aset dan pembentukan entitas baru tanpa persetujuan kreditur.

Dengan tambahan pendanaan masif ini, posisi Indointernet di industri penyedia layanan digital semakin diperhitungkan. Permintaan terhadap kapasitas penyimpanan data yang terus meningkat diyakini mampu menyerap ekspansi fasilitas baru tersebut.

Pertanyaan Umum

Apa tujuan utama perolehan kredit jumbo oleh Indointernet?

Dana tersebut digunakan untuk mendanai pengembangan proyek pusat data atau data center melalui anak usaha mereka, PT Digital Gayana Ekaprana.

Siapa saja yang tergabung dalam konsorsium pemberi pinjaman?

Pembiayaan ini melibatkan 11 lembaga keuangan termasuk bank lokal dan internasional seperti Bangkok Bank, MUFG Bank, serta Bank CIMB Niaga.

Apakah transaksi pinjaman ini memerlukan persetujuan RUPS?

Berdasarkan ketentuan yang berlaku, transaksi ini tidak memerlukan persetujuan RUPS maupun penilai independen karena merupakan fasilitas pinjaman langsung dari lembaga keuangan.

Ringkasan

PT Indointernet Tbk (EDGE) melalui anak usahanya meraih kredit US$ 530 juta dari konsorsium bank untuk ekspansi bisnis pusat data di Indonesia.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kerja Sama RI-Irlandia: Garap AI dan Energi Bersih
Banjir Kredit Jumbo Emiten Data Center, Analis Ungkap Prospek EDGE MORA TOWR
Rupiah Menguat Tipis Sepekan Tertekan Sinyal The Fed
Rupiah Menguat Tipis Sepekan Tertekan Sinyal The Fed
Saham SMGR Merger Anak Usaha, Cek Prospek dan Kinerjanya
Promo Hari Pelanggan Nasional 2026 BRI: Daftar Diskon Menarik
Harga Komoditas Energi Kompak Menguat Sebulan Terakhir
Defisit Perdagangan AS Bengkak, Kebijakan Trump Gagal?

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 19:44 WIB

Indointernet (EDGE) Raih Kredit US$ 530 Juta untuk Ekspansi Data Center

Jumat, 4 September 2026 - 19:37 WIB

Kerja Sama RI-Irlandia: Garap AI dan Energi Bersih

Jumat, 4 September 2026 - 19:35 WIB

Banjir Kredit Jumbo Emiten Data Center, Analis Ungkap Prospek EDGE MORA TOWR

Jumat, 4 September 2026 - 19:22 WIB

Rupiah Menguat Tipis Sepekan Tertekan Sinyal The Fed

Jumat, 4 September 2026 - 19:20 WIB

Saham SMGR Merger Anak Usaha, Cek Prospek dan Kinerjanya

Berita Terbaru

Pemerintah Indonesia dan Irlandia resmi memperkuat kerja sama di sektor teknologi digital, kecerdasan buatan, dan energi bersih di Jakarta.

Keuangan

Kerja Sama RI-Irlandia: Garap AI dan Energi Bersih

Jumat, 4 Sep 2026 - 19:37 WIB

Marc Klok menegaskan fokus penuh untuk Persib Bandung saat menghadapi mantan timnya, PSM Makassar.

Olahraga

Marc Klok Lawan PSM di Persib: Lupakan Kenangan Lama

Jumat, 4 Sep 2026 - 19:34 WIB

Nilai tukar rupiah ditutup di level Rp 17.642 per dolar AS pada akhir pekan, mencatatkan penguatan tipis secara mingguan.

Keuangan

Rupiah Menguat Tipis Sepekan Tertekan Sinyal The Fed

Jumat, 4 Sep 2026 - 19:22 WIB