Tentang Takhbib

- Penulis

Rabu, 21 Februari 2024 - 14:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tentang Takhbib

Tentang Takhbib

Jakarta, Redaksiku.com dilansir dari Nahdlatul Ulama

Pelajari tentang takhbib dalam Islam mengganggu keluarga orang lain

 

Tentang Takhbib
Tentang Takhbib

 

Istilah takhbib menjadi trending di media sosial akhir-akhir ini. Kata takhbib dikaitkan dengan kehadiran orang ketiga dalam keluarga. Kata takhbib secara harafiah berarti usaha menyesatkan, menyesatkan, dan berusaha membinasakan. Istilah takhbib dapat dipahami sebagai tindakan pihak ketiga yang berdampak pada rusaknya hubungan keluarga. Kata takhbib dapat ditemukan dalam hadits Nabi Muhammad. Kami akan mengutip hadits Nabi Muhammad dalam dua riwayat berikutnya. Berikut hadits Abu Dawud:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ رَضِىَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم مَنْ خَبَّبَ زَوْجَةَ امْرِئٍ أَوْ مَمْلُوْكَهُ فَلَيْسَ مِنَّا

 

Artinya, Dari sahabat Abu Hurairah ra, Rasulullah saw bersabda, ˜Siapa yang merusak (takhbib) istri atau budak seseorang, maka ia bukan bagian dari kami,™ (HR Abu Dawud).

Adapun berikut ini merupakan riwayat Ahmad dan Al-Baihaqi. Riwayat berikut ini memiliki redaksi dan kandungan yang semakna dengan hadits riwayat Abu Dawud di atas.

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ رَضِىَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم مَنْ خَبَّبَ خَادِمًا عَلَى أَهْلِهِ فَلَيْسَ مِنَّا وَمَنْ أَفْسَدَ امْرَأَةً عَلَى زَوْجِهَا فَلَيْسَ مِنَّا

Artinya, Dari sahabat Abu Hurairah ra, Rasulullah saw bersabda, ˜Siapa yang merusak (takhbib) budak seseorang terhadap tuannya, maka ia bukan bagian dari kami. Siapa yang merusak (takhbib) istri seseorang terhadap suaminya, maka ia bukan bagian dari kami,™ (HR Ahmad dan Al-Baihaqi).

 

Takhbib adalah kata kunci dalam hadits. Para ulama menjelaskan bahwa takhbib adalah perbuatan manusia untuk menipu, menyesatkan dan menghancurkan angan-angan seorang istri tentang suaminya. Takhbib juga dapat menimbulkan provokasi oleh pihak ketiga, akibatnya istri akan menuntut cerai dari suaminya.

Tujuan dari takhbib adalah untuk mendapatkan pihak ketiga sendiri atau orang lain untuk menikahi wanita tersebut, atau untuk tujuan lain.Tindakan tersebut merusak dan mencemarkan citra laki-laki di mata istrinya melalui cerita dan cerita negatif yang diceritakan oleh pihak ketiga dalam konteks masyarakat adat lisan.

 

Di era digital seperti sekarang ini, takhbib bisa dilakukan melalui online chat, baik berupa teks, audio, video maupun gambar dengan caption negatif. M Syamsul Haqqil Azhim Abadi dari Aunul Ma’bud Syarah Sunan Abi Dawud menjelaskan bahwa takhbib adalah perbuatan pihak ketiga yang merusak hubungan keluarga seorang wanita dengan suaminya.

Dalam Aunul Ma’bud, Takhbib adalah upaya pihak ketiga untuk mempengaruhi pengabdian wanita kepada suaminya. Pihak ketiga menanamkan kebencian di hati wanita terhadap suaminya karena perceraian sebelum waktunya. Takhbib merupakan langkah awal dalam kehancuran keluarga, karena salah satu penyebab perceraian adalah perbuatan pihak ketiga membuat wanita membenci suaminya, sehingga wanita membenci suaminya dan berusaha keluar dari pernikahan.

Di sinilah letak kerugian dari tindakan takhbibTakhbib dilakukan oleh orang ketiga yang menceritakan keburukan atau kekurangan seorang laki-laki di depan istrinya atau menyebutkan keutamaan laki-laki lain di depan seorang wanita. Dengan kata lain, takhbib adalah upaya merendahkan nama baik laki-laki di depan istrinya atau membandingkan kelebihannya dengan laki-laki lain di depan istrinya.

M Syamsul Haqqil Azhim Abadi dari Aunul Ma’bud Syarah Sunan Abi Dawud menjelaskan bahwa takhbib berasal dari kata al-khabb yang artinya menyesatkan atau menyesatkan, yaitu orang yang mencoba mencampuri urusan orang lain. Itulah sebabnya ada hadits yang mengatakan: Al-khabb atau penipu tidak akan masuk surga. Dengan kata lain, takhbib adalah upaya pihak ketiga (dalam hal ini laki-laki) untuk mengelabui seorang perempuan yang telah menjadi istri orang lain agar meninggalkan suaminya. Valaual. (Al Hafez Kunyawan)

 

Mungkin Hanya ini yang dapat Kawan Redaksiku sampaikan, Semoga bermanfaat terima kasih

 

Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Maulid Nabi Muhammad SAW: Sejarah, Tradisi, dan Makna Penting bagi Umat Islam
Kapan Maulid Nabi 2026? Catat Tanggal Pentingnya, Lengkap dengan Kalender Rabiul Awal
Rebo Wekasan Jatuh Hari Ini, Bolehkah Baca Doa Tolak Bala? Ini Penjelasannya
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Wajib Tahu 7 Makna dan Jawabannya
Doa Setelah Sholat, Wajib Tahu 7 Bacaan Dzikir dan Artinya
8 Keutamaan Puasa Tasua dan Asyura di Bulan Muharram yang Jarang Diketahui
Jarang Diketahui, Ini Amalan 1 Muharram yang Dianjurkan untuk Menyambut Tahun Baru Islam
50 Ucapan Tahun Baru Islam 1448 H untuk WhatsApp, Instagram, Keluarga, dan Teman
Tag :

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:42 WIB

Maulid Nabi Muhammad SAW: Sejarah, Tradisi, dan Makna Penting bagi Umat Islam

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:40 WIB

Kapan Maulid Nabi 2026? Catat Tanggal Pentingnya, Lengkap dengan Kalender Rabiul Awal

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:12 WIB

Rebo Wekasan Jatuh Hari Ini, Bolehkah Baca Doa Tolak Bala? Ini Penjelasannya

Kamis, 2 Juli 2026 - 08:07 WIB

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Wajib Tahu 7 Makna dan Jawabannya

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:06 WIB

Doa Setelah Sholat, Wajib Tahu 7 Bacaan Dzikir dan Artinya

Berita Terbaru

Rusia Hadapi Krisis BBM, Mengapa Pasokan Energi Dunia Ikut Waspada?

Internasional

Rusia Hadapi Krisis BBM, Mengapa Pasokan Energi Dunia Ikut Waspada?

Rabu, 26 Agu 2026 - 22:53 WIB