Perindo Papua Pegunungan Raih 21 Kursi, Bidik Tambah di 2029

- Penulis

Jumat, 4 September 2026 - 15:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kader Partai Perindo Papua Pegunungan menghadiri agenda evaluasi dan pembekalan di Wamena, Jayawijaya.

Partai Perindo Papua Pegunungan menggelar evaluasi dan pembekalan kader di Wamena guna membidik penambahan kursi pada Pemilu 2029.

Redaksiku.com – Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Provinsi Papua Pegunungan mulai menyusun strategi pemenangan jangka panjang untuk menghadapi Pemilu 2029 dengan membidik penambahan perolehan kursi legislatif di seluruh tingkatan. Langkah konsolidasi awal tersebut ditegaskan dalam agenda evaluasi dan pembekalan kader yang berlangsung di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, pada Rabu (2/9/2026).

Langkah pemanasan mesin politik ini dilakukan setelah partai tersebut berhasil mengamankan total 21 kursi legislatif di wilayah Papua Pegunungan pada pemilu sebelumnya. Modal politik tersebut terdiri atas empat kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Pegunungan serta 17 kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK).

Pemetaan Basis Suara dan Target Wilayah Baru

Ketua DPW Partai Perindo Papua Pegunungan Jhon Richard Banua menyatakan bahwa partainya berkomitmen mempertahankan wilayah yang sudah menjadi lumbung suara. Jayawijaya menjadi basis terkuat partai dengan raihan tujuh kursi DPRK, disusul Yahukimo dan Nduga yang masing-masing menyumbangkan tiga kursi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun perolehan kursi lainnya tersebar di Pegunungan Bintang sebanyak dua kursi, serta Tolikara dan Lanny Jaya yang masing-masing mengantongi satu kursi. Dari total delapan kabupaten di provinsi tersebut, masih terdapat dua daerah yang belum memiliki representasi kader Perindo di parlemen daerah.

Dua wilayah yang menjadi sasaran utama ekspansi elektoral tersebut adalah Kabupaten Yalimo dan Kabupaten Mamberamo Tengah. Pada daerah yang ketua DPD partainya menempati posisi strategis di ranah eksekutif lokal, konsolidasi akan diakselerasi agar mampu mengonversi modal kepemimpinan menjadi raihan kursi.

Dari total 21 kursi yang diraih di wilayah pegunungan, Perindo kini menguasai empat kursi tingkat provinsi serta 17 kursi di enam kabupaten.

Peluang di daerah pemilihan tanpa kursi akan dimaksimalkan melalui pendekatan ketokohan lokal yang memiliki pengaruh kuat di tengah masyarakat adat. Pemetaan konfigurasi politik di tingkat distrik kini mulai diinventarisasi secara terperinci.

Konsolidasi Dini dan Verifikasi Administratif

Perindo memilih tidak menunda langkah organisasi hingga tahapan resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) bergulir. Manajemen struktur, pemberkasan internal, serta validasi data kepengurusan hingga tingkat distrik kini mulai dipacu secara bertahap.

Kesiapan administratif dinilai krusial agar struktur partai siap melewati seluruh proses verifikasi faktual tanpa hambatan teknis. Tim teknis dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perindo diterjunkan langsung ke Wamena guna memberikan bimbingan teknis mengenai penguatan kelembagaan.

Langkah jemput bola dari pengurus pusat ini memangkas kendala koordinasi jarak jauh antara pengurus daerah di wilayah timur dengan pusat di Jakarta. Pembekalan tersebut memfokuskan pembenahan basis data keanggotaan dan pemutakhiran susunan pengurus di delapan kabupaten.

“Untuk membesarkan partai, kami tidak melihat apakah waktu tahapan masih jauh atau sudah dekat. Ini tugas dan pekerjaan partai. Pengurus wajib menyiapkan data untuk verifikasi sampai masuk ke tahapan-tahapan di KPU nanti.”

— Jhon Richard Banua

Ketertiban administrasi dianggap sebagai modal dasar sebelum jajaran pengurus turun melakukan kerja elektoral yang lebih luas. Verifikasi kepengurusan internal diposisikan sebagai saringan pertama kelayakan mesin partai.

Tantangan Geografis dan Logistik Politik Lokal

Kondisi geografis Papua Pegunungan yang didominasi bentang alam perbukitan terjal dan keterbatasan jalur darat antarkabupaten menghadirkan tantangan tersendiri bagi operasional partai. Ketergantungan terhadap transportasi udara antardistrik berdampak langsung pada besarnya biaya logistik dan koordinasi kader.

Faktor medan yang ekstrem sering kali menghambat mobilitas bakal calon legislatif dalam menjangkau masyarakat di kampung-kampung terpencil. Oleh sebab itu, penguatan struktur partai di tingkat distrik diposisikan sebagai garda terdepan untuk menjaga komunikasi politik tanpa harus selalu bergantung pada mobilitas dari ibu kota provinsi.

Karakteristik sosiologis pemilih serta dinamika sistem kesepakatan adat atau noken di beberapa distrik juga menuntut pendekatan personal yang intensif dari figur-figur lokal. Penataan komposisi calon legislatif sejak dini menjadi kunci agar figur yang diusung memiliki legitimasi adat, pengaruh kultural, serta rekam jejak yang diterima masyarakat setempat.

Kombinasi antara figur berakar kultural kuat dan tata kelola administrasi partai yang rapi menjadi fondasi utama Perindo merambah wilayah pemilih baru di pedalaman Papua Pegunungan.

Pola komunikasi yang menyentuh tokoh gereja, kepala suku, dan tokoh pemuda menjadi instrumen utama dalam merawat loyalitas konstituen di wilayah pegunungan tengah Papua.

Penguatan Infrastruktur Organisasi Menuju 2029

Sebagai provinsi yang terbentuk melalui pemekaran wilayah, dinamika elektoral di Papua Pegunungan bergerak dinamis seiring penataan kelembagaan pemerintahan baru. Kondisi ini menuntut partai politik untuk memiliki kelincahan dalam membaca pergeseran demografi dan aspirasi pemilih di tingkat akar rumput.

DPW Perindo Papua Pegunungan menginstruksikan seluruh jajaran DPD untuk segera merampungkan pengisian struktur kepengurusan hingga jenjang ranting. Pengurus daerah juga diwajibkan melakukan penyaringan awal terhadap figur potensial yang berminat maju pada kontestasi legislatif mendatang.

Langkah proaktif ini bertujuan memastikan bahwa mesin pemenangan partai tidak bekerja secara mendadak saat tahapan pemilu dimulai. Evaluasi menyeluruh terhadap perolehan suara terdahulu dijadikan rujukan guna menambal kelemahan elektoral di wilayah-wilayah dengan perolehan suara minim.

Penyelarasan strategi partai dirancang melalui program-program terukur yang menyentuh sektor perekonomian riil masyarakat, terutama di bidang pertanian dan usaha kecil. Hal ini sejalan dengan karakteristik masyarakat pedalaman yang menaruh perhatian tinggi terhadap program pemberdayaan ekonomi keluarga.

Pertanyaan Umum

Berapa perolehan kursi legislatif Partai Perindo di Papua Pegunungan saat ini?

Partai Perindo mengantongi total 21 kursi di Papua Pegunungan, yang terdiri atas 4 kursi di tingkat DPRP Papua Pegunungan dan 17 kursi DPRK di enam kabupaten.

Kabupaten mana saja di Papua Pegunungan yang menjadi target baru Perindo untuk Pemilu 2029?

Dua wilayah prioritas yang menjadi target pengisian kursi legislatif baru adalah Kabupaten Yalimo dan Kabupaten Mamberamo Tengah, daerah yang saat ini belum memiliki perwakilan Perindo di parlemen.

Apa saja tantangan utama konsolidasi partai di wilayah Papua Pegunungan?

Tantangan utama mencakup kondisi geografis perbukitan yang terjal, keterbatasan akses transportasi darat antarkabupaten, tingginya biaya logistik penerbangan perintis, serta kompleksitas dinamika kesepakatan politik berbasis adat.

Ringkasan

Raih 21 kursi legislatif, Perindo Papua Pegunungan mematangkan konsolidasi dan menargetkan penambahan kursi pada Pemilu 2029.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ekspor Batubara Murah Ancam Ekonomi dan Lingkungan Indonesia
Karhutla di Lahat Capai 34 Kasus, TNI Turun Tangan Cegah Kebakaran
Syarat Guru PPPK Jadi PNS di Seleksi CPNS 2027 dan Batas Usia
93 Persen Beras Fortifikasi Tak Sesuai Standar, Bapanas Bertindak
HUT ke-81 PT KAI: Rail Clinic Berikan Pengobatan Gratis di Lahat
Dampak El Nino: Pemerintah Kaji Opsi Impor Pangan Akibat Krisis
Sanksi Karhutla, 6 Perusahaan di Kalimantan Disanksi Menhut
Program Nasional Indonesia Berdampak Nyata bagi Rakyat

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 15:52 WIB

Perindo Papua Pegunungan Raih 21 Kursi, Bidik Tambah di 2029

Jumat, 4 September 2026 - 10:02 WIB

Ekspor Batubara Murah Ancam Ekonomi dan Lingkungan Indonesia

Jumat, 4 September 2026 - 08:12 WIB

Karhutla di Lahat Capai 34 Kasus, TNI Turun Tangan Cegah Kebakaran

Jumat, 4 September 2026 - 07:42 WIB

Syarat Guru PPPK Jadi PNS di Seleksi CPNS 2027 dan Batas Usia

Jumat, 4 September 2026 - 07:11 WIB

93 Persen Beras Fortifikasi Tak Sesuai Standar, Bapanas Bertindak

Berita Terbaru

PT Pertamina Patra Niaga mewajibkan pengendara menunjukkan STNK saat membeli Biosolar bersubsidi mulai 15 September 2026.

Viral

Beli Solar Subsidi Tanpa STNK, Ini Kata Pertamina

Jumat, 4 Sep 2026 - 20:36 WIB

Panitia resmi meluncurkan program Explore Ganesha Campus Tour and Scavenger Hunt di kawasan kampus ITB, Jalan Ganesha, Bandung.

Teknologi

Explore Ganesha: Campus Tour & Photo Scavenger Hunt ITB

Jumat, 4 Sep 2026 - 20:35 WIB

Gabriel Jesus resmi bergabung dengan Barcelona dari Arsenal pada bursa transfer musim panas 2026.klas

Olahraga

Gabriel Jesus Resmi Pindah ke Barcelona dari Arsenal

Jumat, 4 Sep 2026 - 20:21 WIB

Gabriel Jesus resmi bergabung dengan Barcelona dari Arsenal dengan kontrak berdurasi tiga tahun.

Olahraga

Barcelona Resmi Rekrut Gabriel Jesus dari Arsenal

Jumat, 4 Sep 2026 - 20:21 WIB

Belasan ribu titik panas terpantau di habitat orangutan Kalimantan dan menyebabkan kematian satu individu akibat asap karhutla.

Keuangan

17 Ribu Titik Panas Ancam Habitat Orangutan Kalimantan

Jumat, 4 Sep 2026 - 20:14 WIB