Buruh Gelar Aksi Nasional 28 Agustus di Jakarta, Begini Titik Kumpul dan Rute yang Disiapkan

- Penulis

Rabu, 27 Agustus 2025 - 13:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buruh Gelar Aksi Nasional 28 Agustus di Jakarta, Begini Titik Kumpul dan Rute yang Disiapkan

Buruh Gelar Aksi Nasional 28 Agustus di Jakarta, Begini Titik Kumpul dan Rute yang Disiapkan

Redaksiku.com – Jakarta bakal jadi pusat perhatian pada Kamis, 28 Agustus 2025. Puluhan ribu buruh dari berbagai daerah di Indonesia dijadwalkan menggelar aksi nasional secara serentak.

Gerakan ini digawangi langsung oleh Partai Buruh bersama koalisi serikat pekerja, termasuk Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI).

Said Iqbal, Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, menjelaskan bahwa titik utama aksi akan terpusat di depan Gedung DPR RI dan Istana Kepresidenan Jakarta. Menurutnya, gelombang massa akan bergerak dari berbagai arah, baik lewat jalan tol maupun jalur biasa.

Dari Cikarang, massa akan bergerak melalui jalan tol; dari kawasan Cikupa-Balaraja juga memanfaatkan tol; dari Bogor-Depok lewat jalur Jalan Raya Bogor; sedangkan dari Pulo Gadung hingga Sunter menggunakan jalur biasa menuju DPR RI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Semua sudah disiapkan rutenya, dan dipastikan tertib, ungkap Said Iqbal dalam keterangannya, Rabu (27/8/2025).

Aksi Tak Hanya di Jakarta

Walau Jakarta jadi pusat, aksi buruh ini ternyata juga akan digelar di banyak kota besar lain yang dikenal sebagai pusat industri. Beberapa di antaranya adalah Serang, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Banda Aceh, Batam, Bandar Lampung, Banjarmasin, Pontianak, Samarinda, Makassar, hingga Gorontalo. Tidak menutup kemungkinan, daerah-daerah industri lainnya juga bakal ikut menggelar aksi solidaritas di tanggal yang sama.

Artinya, 28 Agustus nanti akan menjadi momen besar bagi kaum pekerja di Indonesia. Aksi ini bukan sekadar unjuk rasa biasa, tapi lebih pada upaya menyampaikan aspirasi buruh secara serentak dan masif di seluruh negeri.

Nama Gerakan: HOSTUM

Gerakan nasional kali ini punya nama khusus: HOSTUM, singkatan dari Hapus Outsourcing, Tolak Upah Murah. Nama ini mencerminkan semangat utama dari buruh yang menolak sistem kerja outsourcing yang dianggap merugikan, sekaligus menuntut perbaikan upah agar bisa lebih layak.

Said Iqbal menegaskan, aksi HOSTUM akan berlangsung damai. Ia menekankan bahwa buruh tidak datang untuk membuat kericuhan, melainkan untuk menyuarakan aspirasi dan menagih janji pemerintah serta DPR dalam memperjuangkan hak pekerja.

Buruh Gelar Aksi Nasional 28 Agustus di Jakarta, Begini Titik Kumpul dan Rute yang Disiapkan
Buruh Gelar Aksi Nasional 28 Agustus di Jakarta, Begini Titik Kumpul dan Rute yang Disiapkan

Tuntutan Utama Buruh

Dalam aksi ini, ada empat tuntutan besar yang akan disuarakan oleh Partai Buruh dan serikat pekerja:

  1. Kenaikan Upah Minimum 8,5-10,5 Persen di 2026
    Buruh meminta agar upah minimum tahun 2026 naik di kisaran 8,5 sampai 10,5 persen. Angka ini menurut mereka sesuai dengan formula yang ditetapkan Mahkamah Konstitusi (MK) lewat putusan Nomor 168. Formula tersebut mempertimbangkan inflasi sebesar 3,26 persen serta pertumbuhan ekonomi nasional yang diprediksi di kisaran 5,1 hingga 5,2 persen.

  2. Penghapusan Sistem Outsourcing
    Sistem outsourcing dinilai semakin meluas dan menekan kesejahteraan buruh. Bahkan di beberapa BUMN, praktik outsourcing masih marak, padahal sudah ada putusan MK yang menegaskan bahwa outsourcing seharusnya hanya berlaku untuk pekerjaan penunjang, bukan inti.

  3. Reformasi Pajak untuk Pekerja
    Buruh juga menuntut adanya reformasi pajak yang lebih berpihak pada pekerja. Salah satu poinnya adalah kenaikan Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) dari Rp 4,5 juta menjadi Rp 7,5 juta per bulan. Selain itu, mereka juga menolak adanya pajak atas Tunjangan Hari Raya (THR) dan pesangon.

  4. Pengesahan UU Ketenagakerjaan yang Baru
    Pasca putusan MK Nomor 168/PUU-XXI/2024, DPR dan pemerintah diberi waktu maksimal dua tahun untuk mengesahkan aturan baru. Namun hingga kini, menurut Said Iqbal, belum ada progres berarti. Padahal, buruh menilai aturan ketenagakerjaan yang baru sangat penting demi melindungi hak-hak pekerja.

Isu Lain yang Tak Kalah Penting

Selain empat tuntutan utama, aksi buruh 28 Agustus juga akan mengangkat berbagai isu lain. Beberapa di antaranya adalah:

  • Perlindungan bagi pekerja digital platform, seperti driver ojek online dan kurir.

  • Peningkatan perlindungan bagi tenaga medis, transportasi, tenaga pengajar, hingga jurnalis yang masih sering mengalami kerentanan dalam bekerja.

  • Dorongan pembentukan Satgas khusus untuk menangani kasus Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang semakin meningkat.

  • Desakan agar RUU Perampasan Aset segera disahkan sebagai upaya serius memberantas korupsi.

  • Usulan revisi RUU Pemilu demi memperbaiki desain sistem pemilu 2029 agar lebih adil dan demokratis.

Aksi Damai, Aspirasi Jelas

Said Iqbal menegaskan kembali bahwa aksi HOSTUM tidak bertujuan membuat kegaduhan. Sebaliknya, ini adalah wujud dari demokrasi di mana buruh punya ruang menyampaikan aspirasi.

Menurutnya, ribuan buruh yang turun ke jalan bukanlah ancaman, melainkan bagian dari masyarakat yang ingin didengar. Tuntutan yang mereka bawa bukan hanya untuk kepentingan buruh semata, tapi juga menyangkut keadilan sosial dan keberlangsungan ekonomi bangsa.

Penulis : Redaksiku

Editor : Redaksiku

Sumber Berita: Berbagai Sumber

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ancaman Karhutla 2026 Meningkat, Ini Langkah Besar yang Disiapkan Polri
Mengenal Dampak El Nino terhadap Cuaca, Pertanian, dan Kehidupan Sehari-hari
Muncul di Gunung Dempo Bawa Senjata, Pria Ini Diamankan Polisi Usai Bikin Warga Resah
Jadwal Full Moon 2026 Lengkap, Catat Tanggal Buck Moon hingga Cold Moon
Terbaru! Contoh Proposal Kegiatan Lomba 17 Agustus Lengkap dengan Susunannya
Kasus Pencuri Ayam di Bali Viral, Simak Kronologi hingga Perkembangan Terbarunya
Korwil BGN Kayong Utara Dimutasi ke Papua Usai Momen Main HP Saat Arahan Kepala BGN Viral
Heboh! Kasat Resnarkoba Tangsel Ditangkap dalam Dugaan Kasus Narkotika, Ini Faktanya

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:59 WIB

Ancaman Karhutla 2026 Meningkat, Ini Langkah Besar yang Disiapkan Polri

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:46 WIB

Mengenal Dampak El Nino terhadap Cuaca, Pertanian, dan Kehidupan Sehari-hari

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:47 WIB

Muncul di Gunung Dempo Bawa Senjata, Pria Ini Diamankan Polisi Usai Bikin Warga Resah

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:47 WIB

Jadwal Full Moon 2026 Lengkap, Catat Tanggal Buck Moon hingga Cold Moon

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:34 WIB

Terbaru! Contoh Proposal Kegiatan Lomba 17 Agustus Lengkap dengan Susunannya

Berita Terbaru

Rayap Datang Diam-Diam, Kenali 8 Tanda Sebelum Rumah Rusak

Bisnis

Rayap Datang Diam-Diam, Kenali 8 Tanda Sebelum Rumah Rusak

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:40 WIB