Redaksiku.com – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi membuka akses Simulasi TKA atau Tes Kemampuan Akademik 2026 bagi peserta didik jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Kebijakan ini menjadi langkah awal pemerintah dalam membantu siswa mempersiapkan diri menghadapi asesmen nasional yang akan digelar pada tahun ajaran mendatang.
Melalui fasilitas simulasi tersebut, siswa dapat mencoba contoh soal TKA serta mempelajari pola asesmen sejak dini. Kemendikdasmen menyediakan akses simulasi TKA SD dan SMP 2026 melalui dua platform resmi, yakni Ayo Coba TKA dan Ruang Murid yang berada dalam ekosistem Rumah Pendidikan.
Dua Platform Resmi untuk Simulasi TKA
Kemendikdasmen memastikan bahwa seluruh materi simulasi yang disediakan telah disesuaikan dengan jenjang pendidikan masing-masing. Pada platform Ayo Coba TKA, siswa dapat langsung mengakses latihan soal berbasis komputer yang menyerupai kondisi asesmen sesungguhnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, melalui menu Ruang Murid di platform Rumah Pendidikan, peserta didik juga dapat memperoleh materi pendukung, panduan belajar, serta contoh soal yang dirancang untuk menguatkan pemahaman akademik sesuai capaian pembelajaran.
Kedua platform ini terbuka untuk dimanfaatkan oleh siswa, guru, maupun satuan pendidikan sebagai sarana pendamping pembelajaran yang fleksibel dan mudah diakses.
Dorongan untuk Guru dan Satuan Pendidikan
Kemendikdasmen mendorong seluruh pemangku kepentingan pendidikan, mulai dari murid, guru, hingga sekolah, agar memanfaatkan fasilitas simulasi TKA secara optimal. Kehadiran simulasi ini diharapkan dapat membantu proses adaptasi terhadap asesmen berbasis komputer yang akan diterapkan pada TKA 2026.
Melalui latihan yang dilakukan secara bertahap, siswa diharapkan mampu mengenali karakter soal, tingkat kesulitan, serta mekanisme pengerjaan asesmen digital, sehingga tidak lagi merasa asing saat pelaksanaan TKA yang sebenarnya.

Pentingnya Simulasi untuk Kesiapan Siswa
Simulasi TKA dinilai memiliki peran penting dalam membangun kesiapan akademik dan mental peserta didik. Dengan berlatih lebih awal, siswa dapat memperoleh gambaran nyata mengenai bentuk asesmen yang akan dihadapi, sekaligus mengurangi potensi kendala teknis, seperti kesulitan mengoperasikan perangkat atau memahami alur pengerjaan soal.
Selain itu, simulasi juga membantu siswa mengelola waktu pengerjaan dengan lebih baik serta melatih konsentrasi dalam menyelesaikan soal-soal berbasis literasi dan numerasi.
Link Resmi Simulasi TKA SD dan SMP 2026
Berikut dua tautan resmi yang disediakan Kemendikdasmen untuk mengakses simulasi TKA 2026:
-
Ayo Coba TKA
https://pusmendik.kemdikbud.go.id/tka/simulasi_tka -
Rumah Pendidikan
https://rumah.pendidikan.go.id/
Kemendikdasmen mengimbau masyarakat untuk memastikan hanya mengakses simulasi melalui platform resmi guna menghindari informasi keliru atau konten tidak valid.
TKA Bukan Penentu Kelulusan
Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikdasmen, Toni Toharudin, menegaskan bahwa Tes Kemampuan Akademik bukan ujian kelulusan dan tidak bersifat wajib bagi peserta didik.
TKA tidak dimaksudkan sebagai penentu kelulusan, melainkan sebagai sarana untuk memperoleh potret kemampuan akademik murid secara adil dan objektif, ujar Toni, Kamis (15/1/2026).
Ia menjelaskan bahwa hasil TKA justru ditujukan sebagai bahan evaluasi bagi satuan pendidikan, pemerintah daerah, dan pemerintah pusat dalam meningkatkan mutu pembelajaran.
Pemetaan Akademik secara Objektif
Menurut Toni, TKA dirancang sebagai asesmen nasional yang bertujuan memetakan kemampuan akademik murid secara terstandar. Data yang dihasilkan dari asesmen ini diharapkan dapat memberikan gambaran kondisi pembelajaran yang sebenarnya di lapangan.
Hasil TKA dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki proses pembelajaran, baik di tingkat sekolah maupun kebijakan pendidikan daerah, jelasnya.
Selain itu, asesmen ini juga digunakan untuk mengukur kesiapan peserta didik dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya, tanpa memberikan label kelulusan atau ketidaklulusan.
Dasar Perumusan Kebijakan Pendidikan
Lebih lanjut, Toni menyebut data TKA memiliki peran strategis dalam perumusan kebijakan pendidikan nasional. Informasi yang diperoleh dari hasil asesmen menjadi dasar penting bagi pemerintah dalam merancang intervensi pendidikan yang tepat sasaran dan berkelanjutan.
Data TKA membantu kami memahami kondisi riil pembelajaran di lapangan. Dengan begitu, intervensi yang dirancang dapat disesuaikan dengan kebutuhan murid dan satuan pendidikan, imbuhnya.
Pendekatan berbasis data ini diharapkan mampu mempersempit kesenjangan mutu pendidikan antarwilayah di Indonesia.
Jadwal Lengkap Pelaksanaan TKA 2026
Kemendikdasmen juga telah merilis jadwal resmi pelaksanaan TKA 2026 untuk siswa SD dan SMP, sebagai berikut:
-
Pendaftaran (Kelas VI SD & IX SMP): 19 Januari28 Februari 2026
-
Simulasi TKA SMP: 23 Februari1 Maret 2026
-
Simulasi TKA SD: 28 Maret 2026
-
Gladi Bersih: 917 Maret 2026
-
Pelaksanaan TKA SMP: 616 April 2026
-
Pelaksanaan TKA SD: 2030 April 2026
-
Pengolahan Hasil: 1823 Mei 2026
-
Pengumuman Hasil: 24 Mei 2026
Dengan jadwal yang telah disusun secara bertahap, sekolah dan peserta didik diharapkan memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan diri.
Menjaga Integritas dan Akuntabilitas
Toni menegaskan bahwa pelaksanaan TKA akan senantiasa mengedepankan prinsip integritas, objektivitas, dan akuntabilitas. Oleh karena itu, koordinasi antara Kemendikdasmen, pemerintah daerah, dan satuan pendidikan terus diperkuat.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan asesmen berjalan lancar, transparan, serta benar-benar memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pembelajaran di seluruh Indonesia.
Melalui penyediaan simulasi TKA sejak dini, pemerintah berharap peserta didik tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga lebih percaya diri dalam menghadapi asesmen nasional yang dirancang sebagai alat pemetaan, bukan penilaian akhir kelulusan.
Ikuti berita viral dari Redaksiku di Follow Sosial Media Redaksiku : Facebook, Instagram, Tiktok, X, Youtube, Pinterest
Penulis : Redaksiku
Editor : Redaksiku
Sumber Berita: Berbagai sumber






