Viral Terdakwa Penyiraman Air Keras di Lapas Sukabumi, Pihak Kalapas Jelaskan Asal Video!

- Penulis

Selasa, 11 November 2025 - 15:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Viral Terdakwa Penyiraman Air Keras di Lapas Sukabumi, Pihak Kalapas Jelaskan Asal Video!

Viral Terdakwa Penyiraman Air Keras di Lapas Sukabumi, Pihak Kalapas Jelaskan Asal Video!

Isi Video Surat Haru dari Dalam Penjara

Dalam video yang viral itu, terdakwa penyiraman air keras di Lapas Sukabumi tampak membacakan surat tulisannya sendiri sebelum berbicara dengan sang adik.

Ia menyampaikan permintaan maaf dan harapan agar kasusnya bisa mendapat perhatian publik. Nada suaranya lirih, seolah sudah kehabisan tenaga untuk membela diri.

Menurut pihak lapas, Yuri memang dikenal sebagai tahanan yang tenang dan jarang berbuat onar. Ia menulis surat itu beberapa hari sebelum melakukan panggilan video. Dia menulis agar tidak lupa menyampaikan apa yang ingin dikatakan, ujar Budi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Netizen Simpati, tapi Banyak yang Salah Paham

Setelah video terdakwa penyiraman air keras di Lapas Sukabumi viral, berbagai komentar memenuhi media sosial. Sebagian netizen menilai Yuri hanya ingin menyampaikan permohonan keadilan dengan cara damai.

Namun, sebagian lain menilai aneh karena seolah-olah lapas membiarkan perekaman dilakukan dari dalam.

Sedih lihat videonya, tapi kok bisa direkam ya? tulis seorang pengguna TikTok. Kalapas pun menegaskan bahwa lapas tidak melanggar prosedur apa pun, dan publik diminta memahami konteks video tersebut secara utuh.

Lapas Imbau Narapidana Gunakan Fasilitas dengan Bijak

Setelah insiden video terdakwa penyiraman air keras di Lapas Sukabumi, pihak lapas memperketat pengawasan terhadap penggunaan fasilitas wartelpas.

Budi mengimbau seluruh warga binaan agar menggunakan fasilitas itu hanya untuk kepentingan keluarga dan tidak menyalahgunakan aksesnya.

Kami sudah mengingatkan agar warga binaan berbicara sopan, bijak, dan tidak menyinggung pihak mana pun. Wartelpas ini dibuat untuk mendukung komunikasi yang sehat, bukan konten viral, tegasnya.

Kasus video terdakwa penyiraman air keras di Lapas Sukabumi menjadi pelajaran penting tentang transparansi sekaligus pengawasan di lembaga pemasyarakatan.

Di era digital, batas antara ruang tahanan dan publik semakin tipis dan hal itu menuntut sistem keamanan yang adaptif.

Di sisi lain, publik juga diajak untuk bijak dalam menanggapi viralnya konten semacam ini. Tidak semua video haru dari balik jeruji adalah bentuk pelanggaran bisa jadi itu hanya jeritan kecil dari seseorang yang mencari keadilan dengan cara terbatas.

Ikuti berita terkini dari Redaksiku di Google News atau Whatsapp Channels

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hamidah Rachmayanti Ceritakan Putri dan Suami Nyaris Terseret Ombak di Bali
Ternyata Ini Alasan Kepala Badan Gizi Nasional Nanik Deyang Mengundurkan Diri
Berita Terbaru BGN: Kepala Mundur di Tengah Pemangkasan Anggaran dan Evaluasi Program MBG
Irigasi Rusak, Petani di Barru Terancam Gagal Panen, Firdaus Permadi: Jangan Cuma Janji!
Penipuan Daring Makin Marak, OJK Catat Lebih dari 608 Ribu Kasus
Aturan Baru! WNA yang Ingin Jadi WNI Wajib Bayar Rp75 Juta untuk Naturalisasi
Wah, Ternyata! Penimbunan Solar Subsidi di Barru Berujung Penjara
Contoh Laporan MPLS Terbaru 2026 yang Lengkap dan Praktis, Bisa Dijadikan Referensi
Diskusi Pembaca

Jadilah yang pertama berkomentar

Bagikan tanggapan Anda secara santun. Komentar yang relevan membuat diskusi lebih bermanfaat.

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:40 WIB

Hamidah Rachmayanti Ceritakan Putri dan Suami Nyaris Terseret Ombak di Bali

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:38 WIB

Ternyata Ini Alasan Kepala Badan Gizi Nasional Nanik Deyang Mengundurkan Diri

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:25 WIB

Berita Terbaru BGN: Kepala Mundur di Tengah Pemangkasan Anggaran dan Evaluasi Program MBG

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:31 WIB

Irigasi Rusak, Petani di Barru Terancam Gagal Panen, Firdaus Permadi: Jangan Cuma Janji!

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:15 WIB

Penipuan Daring Makin Marak, OJK Catat Lebih dari 608 Ribu Kasus

Berita Terbaru