Redaksiku.com – Peta persaingan layanan transportasi online di Indonesia kini semakin dinamis dan menarik perhatian publik. Setelah bertahun-tahun didominasi oleh pemain lama seperti Gojek dan Grab, industri mobilitas Tanah Air kedatangan wajah-wajah baru yang membawa model bisnis unik. Perusahaan-perusahaan ini mulai memperluas jangkauan mereka untuk merebut hati konsumen perkotaan.
Dua pemain utama yang gencar melakukan ekspansi adalah Lalamove dan Green SM. Lalamove yang awalnya dikenal sebagai platform logistik kini merambah layanan ojek dan taksi online. Di sisi lain, Green SM fokus membangun ekosistem mobilitas melalui armada kendaraan listrik yang ramah lingkungan.
Keduanya menerapkan strategi bisnis yang sangat berbeda untuk menghadapi ketatnya persaingan pasar di Indonesia. Pendekatan yang mereka pilih menunjukkan bahwa inovasi menjadi kunci utama untuk menarik minat masyarakat luas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Strategi Ganda Lalamove Menggabungkan Logistik dan Transportasi Penumpang
Lalamove memperluas bisnisnya dengan menghadirkan layanan antarpenumpang melalui sepeda motor dan mobil. Ekspansi ini membuat perusahaan tidak lagi berfokus pada pengiriman barang saja, melainkan ikut bersaing langsung di pasar ride-hailing.
Layanan Lalamove Ride pertama kali diluncurkan di wilayah Jabodetabek pada Agustus 2024 lalu. Perusahaan kemudian memperluas jangkauannya ke Kota Bandung, Cimahi, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, serta Sumedang pada 13 Februari 2025.
“Dengan cakupan wilayah yang luas, Lalamove Ride siap menjadi solusi transportasi harian bagi masyarakat Bandung dan peluang baru bagi para mitra driver,” tulis pihak Lalamove dalam pengumuman resminya.
Ekspansi tersebut terus berlanjut hingga ke kota-kota lain seperti Malang dan Cirebon pada Mei 2026. Melalui langkah ini, perusahaan ingin memberikan nilai tambah bagi para mitra pengemudi yang bergabung dalam ekosistem mereka.
Mitra pengemudi kini memiliki kesempatan untuk memperoleh pendapatan ganda atau dual income dari layanan pengiriman barang maupun antarpenumpang. Fleksibilitas kerja tanpa adanya target harian menjadi salah satu daya tarik utama bagi para pengemudi.
Lalamove menawarkan layanan kendaraan roda empat dengan berbagai kategori termasuk Car dan Car XL yang berkapasitas hingga enam penumpang.
Green SM Mengembangkan Ekosistem Taksi Listrik Berbasis Teknologi
Sementara Lalamove memperluas layanan logistiknya, Green SM memilih jalur yang berbeda dengan mengandalkan kendaraan listrik. Perusahaan ini menawarkan layanan taksi berbasis ramah lingkungan melalui kategori Green Car dan Green Premium.
Kehadiran Green SM kini tidak hanya terbatas di Jakarta, tetapi juga sudah merambah ke Makassar, Surabaya, Bali, dan Bandar Lampung. Di Bali misalnya, perusahaan menggandeng Taksi Komotra untuk menghadirkan armada listrik pada 27 Februari 2026.
Perluasan armada tersebut juga dibarengi dengan peluncuran Green SM Platform pada April 2026. Platform ini memungkinkan pemilik maupun penyewa kendaraan listrik VinFast untuk bergabung sebagai mitra di dalam jaringan mereka.
Skema bagi hasil yang ditawarkan mencapai hingga 90 persen disertai berbagai program insentif menarik. Pendekatan ini membantu perusahaan memperluas jumlah armada tanpa harus bergantung sepenuhnya pada kendaraan yang dioperasikan sendiri.
Dari sisi teknologi, aplikasi Green SM kini dilengkapi dengan sistem kecerdasan buatan atau AI. Sistem tersebut dapat beradaptasi secara langsung dengan kebiasaan pengguna untuk memberikan rekomendasi perjalanan yang lebih cepat dan akurat.
Pertanyaan Umum
Apa saja layanan yang ditawarkan oleh Lalamove saat ini?
Lalamove menyediakan layanan pengiriman barang serta layanan transportasi penumpang roda dua dan roda empat yang disebut sebagai Lalamove Ride.
Bagaimana cara Green SM memperluas jangkauan armadanya di Indonesia?
Green SM memperluas jangkauan melalui kemitraan strategis dengan operator lokal serta meluncurkan platform khusus bagi pemilik kendaraan listrik.
Kota mana saja yang sudah dijangkau oleh ekspansi terbaru ini?
Layanan dari kedua perusahaan ini telah mencakup berbagai wilayah besar seperti Jabodetabek, Bandung, Malang, Cirebon, Bali, Surabaya, hingga Makassar.
Ringkasan
Persaingan ojol di Indonesia semakin sengit dengan hadirnya Lalamove dan Green SM yang menantang dominasi Gojek dan Grab melalui strategi inovatif.






