Sahara Resmi Lapor Yai Mim ke Polresta Malang atas Dugaan Pelecehan Seksual

- Penulis

Rabu, 8 Oktober 2025 - 14:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sahara Resmi Lapor Yai Mim ke Polresta Malang atas Dugaan Pelecehan Seksual

Sahara Resmi Lapor Yai Mim ke Polresta Malang atas Dugaan Pelecehan Seksual

Redaksiku.com – Kasus panas antara Sahara, pemilik rental mobil asal Malang, dan Imam Muslimin atau yang akrab disapa Yai Mim, kembali bikin heboh publik.

Setelah sebelumnya viral karena perselisihan soal lahan dan tudingan pencemaran nama baik, kini konflik mereka naik ke babak baru.

Sahara, didampingi oleh tim kuasa hukumnya, resmi melaporkan Yai Mim atas dugaan pelecehan seksual ke Polresta Malang Kota pada Rabu (8/10/2025).

Langkah hukum ini sontak jadi sorotan besar di media sosial, terutama karena kasus keduanya sudah lebih dulu menarik perhatian publik sejak awal pertikaian mereka viral beberapa minggu lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Momen Sahara Datangi Polresta Malang

Dalam video yang beredar di berbagai platform seperti Facebook, Instagram, dan TikTok, terlihat Sahara datang ke Polresta Malang Kota bersama kuasa hukumnya.
Mereka sempat berhenti sejenak di depan kantor polisi untuk memberikan keterangan kepada awak media yang sudah menunggu.

Hari ini kami datang untuk melaporkan yang bersangkutan berkaitan dengan dugaan pelecehan seksual, ujar kuasa hukum Sahara di hadapan wartawan.

Ia menegaskan bahwa laporan kali ini berbeda dari laporan sebelumnya yang fokus pada pencemaran nama baik dan fitnah.
Kalau kemarin itu soal pencemaran nama baik dan fitnah, hari ini kami datang membawa laporan baru yaitu pelecehan seksual, tegasnya.

Laporan Baru dengan Bukti Pendukung

Meski belum membeberkan secara rinci bukti apa saja yang dibawa, pihak kuasa hukum memastikan bahwa laporan ini disertai dengan dokumen dan barang bukti yang cukup kuat untuk diproses oleh penyidik.

Kami tentu datang ke sini tidak dengan tangan kosong. Kami membawa bukti pendukung. Kalau tidak, sama saja mempermalukan diri sendiri. Tapi untuk detailnya biar penyidik yang menjelaskan, ujarnya menegaskan.

Bukti-bukti tersebut, menurut sumber internal, kemungkinan mencakup rekaman percakapan, tangkapan layar, serta keterangan saksi-saksi yang dinilai relevan dengan kasus. Namun hingga kini, polisi belum memberikan pernyataan resmi mengenai isi laporan maupun jenis bukti yang telah diterima.

Sahara Resmi Lapor Yai Mim ke Polresta Malang atas Dugaan Pelecehan Seksual
Sahara Resmi Lapor Yai Mim ke Polresta Malang atas Dugaan Pelecehan Seksual

Tanggapan Soal Laporan Balik dari Yai Mim

Menariknya, di tengah langkah hukum Sahara ini, pihak Yai Mim juga disebut telah menyiapkan laporan balik.
Laporan tersebut kabarnya mencakup tudingan penistaan agama dan persekusi yang dilakukan terhadap dirinya.

Namun, saat dimintai tanggapan terkait laporan tersebut, kuasa hukum Sahara mengaku belum mendapat informasi resmi.
Saya baru dengar dari teman-teman media soal penistaan agama itu. Jadi saya belum bisa berkomentar banyak, ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pihaknya ingin fokus terlebih dahulu pada laporan utama yang diajukan hari ini.
Kami tidak mau berpolemik terlalu jauh. Fokus kami adalah menyelesaikan kasus sesuai jalur hukum yang berlaku, tegasnya.

Ingin Malang Tetap Kondusif

Kuasa hukum Sahara juga menegaskan bahwa laporan ini tidak dimaksudkan untuk memperkeruh suasana atau memperuncing konflik.
Menurutnya, langkah hukum yang diambil murni untuk menegakkan keadilan dan menjaga kondusivitas di Kota Malang.

Kami tidak mau kasus ini melebar ke mana-mana. Prinsipnya, urusan kami hanya dengan Pak Mim. Kami ingin Malang tetap adem, damai, dan kondusif, ucapnya.

Ia juga mengingatkan publik agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas sumbernya.
Banyak potongan video dan narasi di media sosial yang tidak utuh. Jadi, biarkan proses hukum berjalan supaya semuanya terang-benderang, tambahnya.

Kronologi Singkat Konflik Sahara dan Yai Mim

Kasus ini bermula dari perselisihan antara Sahara dan Yai Mim yang sempat viral di media sosial beberapa minggu lalu.
Awalnya, konflik dipicu oleh masalah akses jalan dan batas tanah di lingkungan perumahan Joyogrand, Malang.

Perselisihan yang tadinya hanya soal properti kemudian melebar jadi perdebatan personal dan tudingan serius, termasuk dugaan pelecehan serta pencemaran nama baik.
Keduanya saling melayangkan laporan hukum dan sama-sama mengaku menjadi pihak yang dirugikan.

Yai Mim, yang dikenal sebagai tokoh agama sekaligus mantan dosen UIN Malang, sempat mendapat dukungan publik, terutama setelah beberapa influencer dan figur publik seperti Aviwkila ikut menyoroti kasus ini.
Namun di sisi lain, Sahara juga memperoleh simpati setelah tampil di beberapa wawancara dan podcast, termasuk bersama Denny Sumargo, di mana ia menyampaikan permintaan maaf terbuka.

Kini, dengan munculnya laporan baru terkait dugaan pelecehan, kasus ini pun kembali memanas dan mencuri perhatian publik.

Penulis : Redaksiku

Editor : Redaksiku

Sumber Berita: Berbagai Sumber

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ternyata Ini Alasan Kepala Badan Gizi Nasional Nanik Deyang Mengundurkan Diri
Berita Terbaru BGN: Kepala Mundur di Tengah Pemangkasan Anggaran dan Evaluasi Program MBG
Irigasi Rusak, Petani di Barru Terancam Gagal Panen, Firdaus Permadi: Jangan Cuma Janji!
Penipuan Daring Makin Marak, OJK Catat Lebih dari 608 Ribu Kasus
Aturan Baru! WNA yang Ingin Jadi WNI Wajib Bayar Rp75 Juta untuk Naturalisasi
Wah, Ternyata! Penimbunan Solar Subsidi di Barru Berujung Penjara
Contoh Laporan MPLS Terbaru 2026 yang Lengkap dan Praktis, Bisa Dijadikan Referensi
Rekor Baru! Daftar Pemain dengan Kontribusi Gol Terbanyak Piala Dunia 2026 Sepanjang Kompetisi
Diskusi Pembaca

Jadilah yang pertama berkomentar

Bagikan tanggapan Anda secara santun. Komentar yang relevan membuat diskusi lebih bermanfaat.

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:38 WIB

Ternyata Ini Alasan Kepala Badan Gizi Nasional Nanik Deyang Mengundurkan Diri

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:25 WIB

Berita Terbaru BGN: Kepala Mundur di Tengah Pemangkasan Anggaran dan Evaluasi Program MBG

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:31 WIB

Irigasi Rusak, Petani di Barru Terancam Gagal Panen, Firdaus Permadi: Jangan Cuma Janji!

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:15 WIB

Penipuan Daring Makin Marak, OJK Catat Lebih dari 608 Ribu Kasus

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:30 WIB

Aturan Baru! WNA yang Ingin Jadi WNI Wajib Bayar Rp75 Juta untuk Naturalisasi

Berita Terbaru