PKS tak Usung Anies Jadi Gubernur Jakarta?

- Penulis

Senin, 24 Juni 2024 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase foto Anies Baswedan dan Sohibul Iman.

Berita mengejutkan muncul dari partai Islam kanan, di mana PKS tak usung Anies jadi Gubernur Jakarta.

Anies Baswedan sebelumnya diusung oleh NASDEM, PKS, dan juga PKB menjadi calon presiden menantang Ganjar dan Juga Prabowo. PILPRES akhirnya dimenangkan telak oleh kubu Prabowo Subianto dengan berbagai gugatan yang turut menyertainya di Mahkamah Konstitusi.

PILKADA DKI yang semula akan dimajukan oleh pemerintahan Jokowi pada akhirnya tetap digelar pada Bulan Oktober, di mana Prabowo telah dilantik menjadi Presiden. Hal tersebut disambut banyak pihak yang berseberangan dengan Jokowi, terutama bagi mereka yang menganggap Jokowi melakukan “cawe-cawe” dalam PILPRES 2024.

PKS tak usung Anies jadi Gubernur Jakarta

Secara mengejutkan Partai Keadilan Sejahtera tak mengusung Anies Baswedan dalam PILKADA DKI yang akan digelar pada Oktober 2024. Padahal partai yang notabennya didukung oleh sebagian umat Islam ini mencalonkan Aies Baswedan dalam PILPRES yang lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kolase foto Anies Baswedan dan Sohibul Iman.
Kolase foto Anies Baswedan dan Sohibul Iman.

Di sisi yang lain, PKS malah mengusung mantan Presiden PKS Sohibul Iman untuk berlaga dalam Pemilihan Kepala Daerah Jakarta. Walau memang nama tersebut belum bisa didaftarkan ke KPUD, mengingat memang pendaftaran masih belum dibuka.

Nama Sohibul Iman mengubah peta politik

Masuknya nama Sohibul Iman mengubah peta politik di Jakarta. Pasalnya, Anies Baswedan digadang-gadang oleh pendukungnya bisa diusung oleh PKS, selaku partai dengan Platform yang hampir sama dengan Anies.

Dengan masuknya nama Sohibul Iman, maka peluang Anies semakin kecil diusung oleh PKS. PKB yang telah mengusulkan Anies sebagai Calon Gubernur Jakarta sendiri saat ini baru sampai level provinsi, sebab Cak Imin masih dalam menjalankan ibadah haji.

Kans Ahok menang PILKADA Jakarta

Dalam berbagai survei, nama Anies unggul, memiliki elektabilitas paling besar di Jakarta. Berdasarkan data survei tersebut, maka jika Anies dicalonkan lagi sebagai gubernur, peluang keterpilhannya sangat besar.

Diurutan kedua ada nama Ahok, bahkan nama Ahok ini lebih tinggi surveinya dibandingkan Ridwan Kamil yang digadang-gadang oleh Koalisi Indonesia Maju. Jika memang Anies tak bisa maju karena tak ada partai yang mencalonkannya, maka kans Ahok dan Ridwan Kamil untuk menang di PILKADA Jakarta semakin besar.

Kartu Anies yang mulai meredup

Keluarnya nama Sohibul Iman dari PKS sebagai Bakal calon Gubernur Jakarta membuat nama Anies semakin meredup. Walau bekas calon presiden 2024 ini memiliki elektabilitas tertinggi di Jakarta, namun jika tak memiliki partai, maka tak akan bisa melaju di pemilihan.

Sayang sekali memang, karena Anies sekarang tak bernaung di partai apapun. Berbeda sekali dengan Ahok dan juga Ridwan Kamil yang berada di Partai Golkar dan juga PDIP. Mau tak mau, jika Anies ingin serius bisa maju dalam PILKADA DKI 2024, ia harus bisa mendapatkan dukungan dari beberapa partai sekaligus.

Kata relawan Anies

Relawan Anies Baswedan berpendapat bahwa apa yang dilakukan PKS saat ini belum final. Mengingat pendaftaran calon belum dibuka oleh KPUD. Bahkan relawan Anies tetap berpegangan jika PKS tetap masih bersama-sama dengan Anies hingga saat ini.

Ada upaya menyingkirkan Anies?

Belakangan santer muncul isu bahwa Anies Baswedan hendak disingkirkan dari bursa PILKADA Jakarta. Ada yang menyampaikan analisis jika upaya tersebut dilakukan dengan membujuk PKS untuk tidak mengusung Anies dalam PILKADA Jakarta.

Bahkan di laporan investigasi Tempo yang muncul di Bocor Alus, upaya penjegalan Anies disebutkan dengan cara membujuk PKS untuk tidak memajukan Anies, dengan imbalan akan ada pihak yang akan mengganti biaya yang dikeluarkan PKS selama PILEG 2024 lalu. Ada juga yang menyampaikan bahwa PKS akan diberikan jabatan menteri di kabinet Prabowo Gibran jika Anies tidak diajukan.

Isu penjegalan Anies sendiri sudah dibantah oleh berbagai pihak, seperti PKS dan juga pihak lainnya.

Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Minta Maaf ke Putin Tak Hadir di KTT Rusia-ASEAN
Trotoar Gasibu Terlalu Tinggi, Dedi Mulyadi Minta Maaf
Penggusuran Tanah Adat Keluarga Marandof, Koalisi Desak Panglima TNI
Stok Beras Sumsel Aman 10 Bulan, Gubernur Minta Warga Tenang
Hubungan Kanada-AS Retak, Proyek Listrik Terdampak
Menkeu Ungkap Penurunan Pendapatan Kelas Menengah
Pelatihan Pengeboran Pertamina Drilling untuk 20 Perwira SCM PHR
Demo Angkot Tua Bogor: Sopir Tolak Larangan, Pemkab Tegas Melanjutkan

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 20:15 WIB

Prabowo Minta Maaf ke Putin Tak Hadir di KTT Rusia-ASEAN

Kamis, 3 September 2026 - 18:51 WIB

Trotoar Gasibu Terlalu Tinggi, Dedi Mulyadi Minta Maaf

Kamis, 3 September 2026 - 18:43 WIB

Penggusuran Tanah Adat Keluarga Marandof, Koalisi Desak Panglima TNI

Kamis, 3 September 2026 - 18:42 WIB

Stok Beras Sumsel Aman 10 Bulan, Gubernur Minta Warga Tenang

Kamis, 3 September 2026 - 18:40 WIB

Hubungan Kanada-AS Retak, Proyek Listrik Terdampak

Berita Terbaru

EA Sports FC 27 akan hadir dengan pembaruan teknis untuk meningkatkan performa di platform PC.

Esports

EA Sports FC 27: Peningkatan Performa dan Fitur Baru di PC

Jumat, 4 Sep 2026 - 07:21 WIB

Square Enix resmi mengumumkan Final Fantasy VII: Revelation akan dirilis secara global pada 8 April 2027.

PC, PS5, Xbox Series X, Nintendo Switch 2, Final Fantasy VII: Revelation, Berita

Final Fantasy VII: Revelation Resmi Meluncur 8 April

Jumat, 4 Sep 2026 - 07:21 WIB