Xiaomi resmi menggebrak pasar perangkat lipat dengan memperkenalkan Xiaomi 18 Fold, sebuah smartphone inovatif yang mengusung desain wide-style. Perangkat ini dirancang untuk memberikan pengalaman layar yang jauh lebih luas dan imersif saat dibuka, memberikan tantangan baru di industri ponsel lipat premium. Langkah Xiaomi ini terasa sangat strategis, mengingat peluncurannya dilakukan hanya beberapa hari sebelum rumor kehadiran pesaing dari Apple, yakni iPhone Ultra yang digadang-gadang akan mengusung pendekatan desain serupa.
Kehadiran Xiaomi 18 Fold bukan sekadar tentang bentuk, melainkan pembuktian ambisi teknologi perusahaan asal Tiongkok tersebut. Salah satu poin menarik adalah pilihan warna merah yang ditawarkan, sebuah estetika yang sempat santer dirumorkan akan menjadi warna andalan perangkat lipat dari pihak kompetitor. Dengan kombinasi desain yang berani dan spesifikasi kelas atas, Xiaomi tampak percaya diri dalam memposisikan perangkat ini di puncak rantai makanan smartphone flagship saat ini.
Performa dan Jeroan Hardware
Di balik tampilannya yang elegan, Xiaomi 18 Fold menyimpan kekuatan komputasi yang impresif berkat penggunaan chipset Xring O3. Ini merupakan platform hasil pengembangan mandiri Xiaomi yang dirancang khusus untuk mengoptimalkan efisiensi dan performa pada perangkat foldable. Dukungan memori yang ditanamkan pun tidak main-main, dengan opsi RAM hingga 16GB yang sudah menggunakan teknologi LPDDR6 untuk varian tertinggi, sementara varian 12GB masih mengandalkan LPDDR5X.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Redaksiku.com – Pengguna mendapatkan keleluasaan penyimpanan yang masif hingga 1TB, yang dipadukan dengan baterai berbasis silikon berkapasitas 6.000 mAh agar durasi pemakaian tetap panjang meski layar berukuran besar.
Untuk urusan daya, Xiaomi menyematkan sistem pengisian kabel 67W yang cukup responsif, serta dukungan wireless charging 50W yang memudahkan pengisian daya tanpa perlu repot dengan kabel. Seluruh komponen ini bekerja di bawah kendali antarmuka terbaru, HyperOS 4 yang berbasis pada Android 17, memastikan navigasi antar aplikasi tetap mulus saat perangkat berpindah mode dari layar cover ke layar utama.
Kualitas Visual Layar Lipat
Layar menjadi aspek yang paling krusial bagi sebuah perangkat lipat, dan Xiaomi tampaknya tidak ingin berkompromi. Layar utama perangkat ini mengusung panel berukuran 7,58 inci dengan resolusi 2364 x 1672 piksel yang tajam. Sementara di bagian depan, terdapat layar cover berukuran 5,38 inci dengan resolusi 1168 x 1712 piksel yang sangat fungsional untuk penggunaan satu tangan.
Kedua layar tersebut sudah mendukung refresh rate 120Hz, memberikan pengalaman gulir yang sangat halus. Dengan tingkat kecerahan puncak mencapai 4.000 nit, layar ini tetap terlihat jelas bahkan di bawah paparan sinar matahari langsung. Untuk menambah daya tahan, layar cover telah dilapisi dengan Shield Glass 3.0 yang dirancang lebih tangguh terhadap goresan sehari-hari.
Kemampuan Fotografi Profesional
Sektor kamera menjadi daya tarik utama yang jarang ditemukan pada ponsel lipat lainnya. Xiaomi menyematkan sensor utama 200MP Samsung ISOCELL HP5 berukuran 1/1,56 inci yang menjanjikan detail gambar sangat tinggi. Fotografer mobile akan dimanjakan dengan kehadiran lensa telefoto periskop 50MP dengan focal length 80mm, yang mampu melakukan optical zoom 3,5x dan zoom hingga 7x melalui pemrosesan in-sensor.
Konfigurasi kamera ini dilengkapi dengan lensa ultrawide 50MP serta dua kamera selfie 16MP yang masing-masing ditempatkan di layar utama dan layar cover untuk kebutuhan panggilan video.
Meskipun angka megapiksel terlihat menggiurkan, kualitas akhir foto tentu akan sangat bergantung pada pemrosesan gambar (ISP) dari chipset Xring O3 dan optimasi software Xiaomi. Namun, di atas kertas, ini adalah salah satu paket kamera paling lengkap yang pernah ada di sebuah smartphone lipat.
Ketersediaan dan Harga
Xiaomi 18 Fold hadir dengan dimensi yang cukup ringkas, yakni 117,8 x 83,6 x 10,68 mm saat terlipat, dan hanya setebal 5,02 mm saat dibuka, dengan bobot total 219 gram. Perangkat ini dipasarkan secara eksklusif di China dengan harga mulai dari CNY 10.999 untuk model dasar hingga CNY 15.999 untuk edisi keramik premium.

Karena perangkat ini tidak dirilis secara resmi untuk pasar global, konsumen yang berniat membeli melalui jalur impor harus memahami adanya potensi kendala pada dukungan jaringan seluler, ketersediaan layanan garansi, dan kompatibilitas software.
Jika Anda mempertimbangkan untuk membeli unit impor, pastikan untuk memeriksa dukungan pita frekuensi operator lokal dan ketersediaan layanan Google Mobile Services (GMS) pada perangkat tersebut.
Pertanyaan Umum
Apakah Xiaomi 18 Fold akan dirilis di Indonesia?
Saat ini, Xiaomi telah mengonfirmasi bahwa 18 Fold dirilis secara eksklusif untuk pasar China. Belum ada informasi resmi mengenai rencana peluncuran perangkat ini untuk pasar internasional atau Indonesia.
Apa keunggulan chipset Xring O3?
Xring O3 adalah chipset hasil pengembangan mandiri Xiaomi yang dirancang khusus untuk kebutuhan perangkat lipat, dengan fokus pada efisiensi daya dan pemrosesan gambar tingkat tinggi untuk mendukung sensor kamera 200MP.
Berapa kapasitas baterai dan kecepatan pengisiannya?
Perangkat ini dilengkapi baterai berbasis silikon berkapasitas 6.000 mAh, yang mendukung pengisian daya kabel cepat 67W dan pengisian daya nirkabel 50W.
Ringkasan
Xiaomi 18 Fold adalah ponsel lipat flagship yang dilengkapi kamera utama 200MP, lensa periskop 50MP, dan chipset mandiri Xring O3. Perangkat ini memiliki layar utama 7,58 inci, baterai 6.000 mAh, serta RAM hingga 16GB, namun saat ini hanya tersedia eksklusif untuk pasar China.






