Modus ganjal ATM kembali terungkap setelah polisi membongkar aksi sindikat pencurian uang di sejumlah lokasi di Jakarta Barat.
Dalam kasus tersebut, empat orang yang diduga terlibat berhasil diamankan dan memiliki peran berbeda dalam menjalankan aksinya.
Keempat tersangka masing-masing berinisial FR, AP, AF, dan TH.
Polisi menemukan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan untuk mendukung aksi pencurian, termasuk puluhan kartu ATM palsu dari berbagai bank.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Modus Ganjal ATM Diawali dengan Tusuk Gigi

Dalam modus ganjal ATM, pelaku terlebih dahulu membuat tempat masuk kartu pada mesin ATM mengalami gangguan. Alat sederhana berupa tusuk gigi digunakan untuk mengganjal bagian tersebut.
Setelah mesin ATM dibuat seolah-olah bermasalah, pelaku kemudian menunggu calon korban yang mengalami kesulitan ketika hendak memasukkan atau menggunakan kartu.
Situasi tersebut dimanfaatkan untuk membuat korban merasa membutuhkan bantuan. Pelaku kemudian mendekati korban dan menawarkan pertolongan.
Kartu ATM Korban Ditukar
Modus ganjal ATM tidak berhenti pada membuat mesin terlihat bermasalah. Ketika korban memberikan kartu kepada orang yang menawarkan bantuan, pelaku dengan cepat menukar kartu asli tersebut dengan kartu lain yang sudah disiapkan.
Korban biasanya tidak langsung menyadari bahwa kartu miliknya telah ditukar. Terlebih, kondisi di sekitar mesin ATM dapat membuat korban fokus mencari cara agar transaksi bisa dilakukan.
Setelah memperoleh kartu asli, pelaku kemudian melanjutkan aksinya dengan mengincar informasi penting lainnya.
Pelaku Mengintip PIN Korban
Bagian penting dalam modus ganjal ATM adalah mendapatkan PIN korban. Salah satu anggota sindikat bertugas mengamati ketika korban memasukkan nomor PIN saat mencoba melakukan transaksi.
Pembagian tugas tersebut membuat aksi para pelaku dilakukan secara terorganisir. Ada anggota yang mendekati korban, sementara pelaku lainnya bertugas mengamati situasi atau memperhatikan PIN.
Setelah kartu dan PIN berhasil dikuasai, pelaku dapat berpindah ke mesin ATM lain untuk mengambil uang dari rekening korban.
Empat Orang Ditangkap
Polisi menangkap empat orang yang diduga terlibat dalam modus ganjal ATM tersebut. Mereka adalah FR, AP, AF, dan TH.
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol. Nasriadi menjelaskan bahwa setiap tersangka mempunyai tugas masing-masing. Ada yang bertugas menukar kartu, mengamati PIN, memantau keadaan sekitar, hingga mengemudikan kendaraan yang digunakan untuk membawa pelaku meninggalkan lokasi.
Pembagian peran tersebut menunjukkan bahwa aksi pencurian dilakukan dengan perencanaan, bukan secara spontan.
Polisi Sita 53 Kartu ATM Palsu
Dari pengungkapan modus ganjal ATM tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti. Salah satu temuan yang cukup banyak adalah kartu ATM palsu.
Sebanyak 53 kartu ATM palsu dari berbagai bank diamankan polisi. Selain itu, penyidik juga menemukan dua tusuk gigi yang diduga berkaitan dengan cara pelaku membuat slot kartu ATM mengalami gangguan.
Barang bukti lainnya berupa amplas, telepon seluler, dan KTP milik tersangka.
Temuan puluhan kartu tersebut menjadi salah satu petunjuk bagi polisi untuk mendalami aktivitas sindikat dan kemungkinan adanya aksi serupa di lokasi lain.
Pelaku Punya Peran Berbeda
Dalam modus ganjal ATM, setiap anggota sindikat tidak harus melakukan seluruh tahapan seorang diri. Pembagian tugas membuat aksi mereka dapat berjalan lebih terkoordinasi.
Ada pelaku yang bertugas mendekati korban dan melakukan pertukaran kartu. Pelaku lain mengawasi ketika korban memasukkan PIN. Sementara itu, anggota lainnya dapat bertugas memastikan kondisi sekitar tetap aman atau menyiapkan kendaraan untuk meninggalkan lokasi.
Dengan pola seperti itu, korban biasanya baru mengetahui kartunya telah hilang atau ditukar setelah pelaku pergi dari lokasi.
Polisi Masih Melakukan Pendalaman
Pengungkapan modus ganjal ATM ini belum menjadi akhir dari penyelidikan. Polisi masih mendalami kemungkinan adanya lokasi lain yang pernah menjadi sasaran para pelaku.
Penyidik juga masih menelusuri aktivitas para tersangka sebelum penangkapan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat korban lain atau anggota sindikat lainnya yang belum terungkap.
Polisi akan mencocokkan temuan di lapangan dengan laporan masyarakat maupun bukti lain yang diperoleh selama proses penyidikan.
Cara Warga Menghindari Modus Ganjal ATM
Masyarakat perlu lebih berhati-hati ketika menemukan mesin ATM yang tiba-tiba sulit digunakan. Jangan langsung menyerahkan kartu kepada orang yang tidak dikenal meskipun menawarkan bantuan.
Jika kartu tersangkut atau transaksi mengalami masalah, sebaiknya segera hubungi layanan resmi bank melalui nomor yang tercantum pada mesin ATM. Saat memasukkan PIN, pastikan tombol terlindungi agar tidak mudah dilihat orang lain.
Pengguna juga sebaiknya tidak memberikan PIN kepada siapa pun. Jika kartu tiba-tiba tertukar atau hilang, segera lakukan pemblokiran melalui layanan resmi bank.
Secara keseluruhan, modus ganjal ATM yang dibongkar polisi di Jakarta Barat menunjukkan bahwa pencurian rekening dapat dilakukan melalui rangkaian aksi yang terencana. Pelaku memanfaatkan gangguan pada mesin, menukar kartu korban, mengamati PIN, kemudian mengambil uang menggunakan kartu yang telah dikuasai.
Empat tersangka telah ditangkap dan polisi menyita 53 kartu ATM palsu serta sejumlah barang bukti lainnya.
Masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dan tidak mudah menerima bantuan dari orang asing ketika mengalami masalah saat menggunakan mesin ATM.***
Follow Sosial Media Redaksiku : Facebook, Instagram, Tiktok, X, Youtube, Pinterest






