SMA Kolese Gonzaga Angkat Suara: Pelajar Punya Hak Berpartisipasi dalam Demokrasi, Tegaskan Dukungan pada Tuntutan 17+8

- Penulis

Senin, 8 September 2025 - 12:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SMA Kolese Gonzaga Angkat Suara: Pelajar Punya Hak Berpartisipasi dalam Demokrasi, Tegaskan Dukungan pada Tuntutan 17+8

SMA Kolese Gonzaga Angkat Suara: Pelajar Punya Hak Berpartisipasi dalam Demokrasi, Tegaskan Dukungan pada Tuntutan 17+8

Redaksiku.com – Suasana demokrasi di Indonesia lagi-lagi bikin publik heboh. Kali ini, suara lantang datang dari komunitas pelajar SMA Kolese Gonzaga, salah satu sekolah yang dikenal aktif dalam mengasah intelektualitas dan sikap kritis siswanya.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis pada Kamis (4/9/2025), mereka menegaskan bahwa pelajar, termasuk di level SMA/SMK, punya hak penuh untuk ikut terlibat dalam proses demokrasi.

Menurut Gonzaga, pandangan yang menyebut pelajar nggak perlu ikut-ikutan menyampaikan pendapat di ruang publik jelas keliru. Demokrasi justru membutuhkan partisipasi aktif dari semua lapisan masyarakat, termasuk generasi muda yang masih duduk di bangku sekolah menengah.

Partisipasi Pelajar Dilindungi Konstitusi

Dalam pernyataan yang ditandatangani oleh Kepala SMA Kolese Gonzaga, Pater Eduard C. Ratu Dopo, dan Ketua Senat, Christopher Kana Cahyadi, mereka menegaskan bahwa partisipasi pelajar dalam bentuk kampanye di media sosial, penyebaran petisi, hingga penyuaraan aspirasi ke publik adalah bagian sah dari kebebasan berpendapat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Partisipasi melalui kampanye media sosial, penyebaran petisi, hingga penyuaraan aspirasi adalah bentuk nyata kebebasan berpendapat yang dijamin Pasal 28 Ayat (3) UUD 1945, tulis pernyataan resmi tersebut.

Dengan begitu, suara pelajar nggak bisa dianggap angin lalu. Mereka berhak menyampaikan pandangan, apalagi kalau hal itu berkaitan dengan masa depan bangsa yang juga akan mereka jalani.

Prihatin dengan Korban Jiwa dan Kekerasan dalam Demo

Selain menegaskan hak berpendapat, komunitas pelajar Gonzaga juga menyampaikan rasa prihatin terhadap jatuhnya korban jiwa dan berbagai tindakan kekerasan yang terjadi dalam gelombang demonstrasi belakangan ini.

Menurut mereka, kerusuhan yang terjadi merupakan akumulasi dari rasa ketidakpuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintah, DPR, maupun aparat penegak hukum.

Dalam kacamata para pelajar Gonzaga, aksi masyarakat yang menyuarakan aspirasi dengan damai harus dihormati, karena itu adalah hak konstitusional. Namun, mereka juga menegaskan penolakannya terhadap tindakan kekerasan dan penyebaran hoaks yang bisa memicu konflik horizontal di tengah masyarakat.

SMA Kolese Gonzaga Angkat Suara: Pelajar Punya Hak Berpartisipasi dalam Demokrasi, Tegaskan Dukungan pada Tuntutan 17+8
SMA Kolese Gonzaga Angkat Suara: Pelajar Punya Hak Berpartisipasi dalam Demokrasi, Tegaskan Dukungan pada Tuntutan 17+8

Desakan kepada DPR untuk Dengarkan Suara Rakyat

Komunitas Gonzaga nggak cuma berhenti di situ. Mereka juga mendesak DPR RI agar menunjukkan itikad baik dalam merespons tuntutan 17+8 yang disuarakan rakyat. Menurut mereka, lembaga legislatif harus bisa bersikap adil, transparan, dan akuntabel dalam membahas serta menindaklanjuti tuntutan tersebut.

Sebagai pelajar Indonesia, kami berkomitmen memberikan sikap tegas dan kritis terhadap dinamika sosial-politik di Tanah Air, tegas mereka dalam pernyataannya.

Bagi para pelajar Gonzaga, keterlibatan mereka dalam diskursus politik bukan sekadar ikut-ikutan. Mereka ingin memberikan warna baru dalam dunia demokrasi, yaitu dengan menghadirkan perspektif generasi muda yang masih segar dan berani bersuara.

Bertolak Belakang dengan Pandangan Mendikdasmen

Sikap yang ditunjukkan SMA Kolese Gonzaga ternyata bertolak belakang dengan pandangan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu™ti. Sebelumnya, ia menyampaikan bahwa pelajar sebaiknya tidak ikut-ikutan aksi unjuk rasa di jalan.

Menurut Mu™ti, ada cara lain yang lebih aman dan damai untuk menyuarakan pendapat tanpa harus meninggalkan kegiatan belajar di sekolah.

Pesannya tetap bisa sampai tanpa harus ikut demonstrasi, ujar Mu™ti ketika ditemui di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur, pada Sabtu (6/9/2025).

Ia khawatir aksi demonstrasi yang diikuti pelajar justru bisa memicu tindakan anarkistis. Karena itu, ia mengimbau orang tua, guru, hingga dinas pendidikan untuk mengarahkan pelajar agar lebih fokus pada sekolah dan cita-cita mereka.

Mari kita ajak pelajar lebih berfokus belajar, menggapai cita-cita, dan meraih masa depan yang gemilang, pungkas Sekretaris PP Muhammadiyah tersebut.

Penulis : Redaksiku

Editor : Redaksiku

Sumber Berita: Berbagai Sumber

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Validasi Kemnaker BSU Terbaru, Cara Cek Status Penerima dan Tahapan Pencairan Bantuan
Surat Terbuka Jadi Sorotan, Ini Pengertian, Fungsi, dan Cara Membuatnya
Destry Damayanti Jadi Perhatian Publik, Sosok Ekonom yang Disebut Berpeluang Pimpin Bank Indonesia
Kaesang Pangarep Umumkan Maju Pileg 2029, Siap Bertarung Jadi Caleg DPR RI
Gubernur BI Perry Warjiyo Jadi Sorotan, Ini Kebijakan Terbaru Bank Indonesia
Kaesang Pangarep Jadi Sorotan, Ini Perjalanan Politik dan Kabar Terbarunya
Kudeta Iran Jadi Sorotan, Ini Fakta Terbaru Krisis Politik dan Situasi Pemerintahan
Hotman Paris Mundur dari Tim Hukum Febrie, Sebut Perkaranya “The Dream Case”

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:34 WIB

Validasi Kemnaker BSU Terbaru, Cara Cek Status Penerima dan Tahapan Pencairan Bantuan

Senin, 27 Juli 2026 - 12:27 WIB

Surat Terbuka Jadi Sorotan, Ini Pengertian, Fungsi, dan Cara Membuatnya

Senin, 27 Juli 2026 - 12:17 WIB

Destry Damayanti Jadi Perhatian Publik, Sosok Ekonom yang Disebut Berpeluang Pimpin Bank Indonesia

Senin, 27 Juli 2026 - 12:07 WIB

Kaesang Pangarep Umumkan Maju Pileg 2029, Siap Bertarung Jadi Caleg DPR RI

Senin, 27 Juli 2026 - 10:27 WIB

Gubernur BI Perry Warjiyo Jadi Sorotan, Ini Kebijakan Terbaru Bank Indonesia

Berita Terbaru