Menko PM Muhaimin Iskandar Tegaskan: Kamboja Bukan Negara Aman untuk Pekerja Migran Indonesia

- Penulis

Selasa, 28 Oktober 2025 - 17:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menko PM Muhaimin Iskandar Tegaskan: Kamboja Bukan Negara Aman untuk Pekerja Migran Indonesia

Menko PM Muhaimin Iskandar Tegaskan: Kamboja Bukan Negara Aman untuk Pekerja Migran Indonesia

Redaksiku.com – Pemerintah Indonesia kembali menegaskan sikap tegasnya terkait penempatan tenaga kerja ke luar negeri. Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar, menyatakan bahwa Kamboja bukan termasuk negara tujuan penempatan resmi bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Penegasan ini disampaikan Muhaimin setelah muncul laporan meningkatnya kasus penipuan daring dan tindak perdagangan orang (human trafficking) yang melibatkan warga negara Indonesia di wilayah Asia Tenggara, terutama di Kamboja. Ia menekankan bahwa negara tersebut belum memiliki sistem perlindungan tenaga kerja yang memadai, sehingga berisiko tinggi bagi pekerja migran yang mencari nafkah di sana.

Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) sudah berkali-kali mengingatkan bahwa Kamboja tidak termasuk dalam daftar negara tujuan penempatan pekerja migran. Alasannya sederhana negara itu belum memiliki sistem perlindungan yang menjadi elemen utama dalam penempatan tenaga kerja lintas negara, ujar Muhaimin dalam keterangan resmi yang dirilis oleh Kemenko PM, Senin (27/10/2025).

Menurut Muhaimin, pemerintah Indonesia selalu mengutamakan faktor keselamatan, keamanan, dan kesejahteraan pekerja migran. Karena itu, negara tujuan penempatan harus memenuhi standar perlindungan hukum, sosial, dan ekonomi yang layak bagi warga negara Indonesia yang bekerja di luar negeri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meskipun demikian, bagi mereka yang sudah terlanjur bekerja di Kamboja, pemerintah tetap berkomitmen memberikan perlindungan maksimal melalui Kementerian P2MI dan koordinasi lintas kementerian serta lembaga terkait, termasuk Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Phnom Penh.

Penulis : Redaksiku

Editor : Redaksiku

Sumber Berita: Berbagai sumber

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tukin TNI Naik, Pemerintah Siapkan Perubahan Tunjangan Kinerja Prajurit
Cara Cek Bansos Kemensos Terbaru, Langkah Mudah Melihat Status Penerima Bantuan
Keiko Fujimori Kembali Jadi Sorotan, Perjalanan Politik dan Kiprahnya di Peru
Validasi Kemnaker BSU Terbaru, Cara Cek Status Penerima dan Tahapan Pencairan Bantuan
Surat Terbuka Jadi Sorotan, Ini Pengertian, Fungsi, dan Cara Membuatnya
Destry Damayanti Jadi Perhatian Publik, Sosok Ekonom yang Disebut Berpeluang Pimpin Bank Indonesia
Kaesang Pangarep Umumkan Maju Pileg 2029, Siap Bertarung Jadi Caleg DPR RI
Gubernur BI Perry Warjiyo Jadi Sorotan, Ini Kebijakan Terbaru Bank Indonesia

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:25 WIB

Tukin TNI Naik, Pemerintah Siapkan Perubahan Tunjangan Kinerja Prajurit

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:58 WIB

Cara Cek Bansos Kemensos Terbaru, Langkah Mudah Melihat Status Penerima Bantuan

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:03 WIB

Keiko Fujimori Kembali Jadi Sorotan, Perjalanan Politik dan Kiprahnya di Peru

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:34 WIB

Validasi Kemnaker BSU Terbaru, Cara Cek Status Penerima dan Tahapan Pencairan Bantuan

Senin, 27 Juli 2026 - 12:27 WIB

Surat Terbuka Jadi Sorotan, Ini Pengertian, Fungsi, dan Cara Membuatnya

Berita Terbaru