Redaksiku.com – Australia vs Mesir berakhir dramatis di babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Mesir menang 4-2 lewat adu penalti setelah pertandingan berakhir 1-1 hingga extra time. Hasil ini membawa Mesir lolos ke babak 16 besar dan mencetak sejarah sebagai kemenangan pertama mereka di fase knockout Piala Dunia.
Laga Australia vs Mesir berlangsung di Dallas Stadium, Arlington. Mesir sempat unggul lebih dulu melalui sundulan Emam Ashour pada menit ke-13, sebelum Australia menyamakan skor pada babak kedua lewat gol bunuh diri Mohamed Hany. Setelah tidak ada gol tambahan hingga extra time, pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.
Australia vs Mesir Berakhir Lewat Drama Penalti
1. Mesir menang 4-2 dalam adu penalti
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Mesir tampil lebih tenang saat adu penalti. Reuters melaporkan Mesir mengonversi seluruh eksekusi penalti mereka, sementara Australia gagal dua kali melalui Harry Souttar dan Lucas Herrington. Hossam Abdelmaguid menjadi penentu kemenangan setelah mencetak penalti terakhir Mesir.
Kemenangan ini terasa sangat besar karena Mesir harus melewati tekanan panjang selama 120 menit. Dalam laga seperti ini, ketenangan mental menjadi faktor utama, dan Mesir berhasil menunjukkan hal itu di momen paling menentukan.
2. Emam Ashour membuka keunggulan Mesir
Mesir memulai pertandingan dengan baik. Emam Ashour membawa Mesir unggul lewat sundulan cepat pada menit ke-13.
Gol ini membuat Mesir bermain lebih percaya diri. Mereka tidak hanya menunggu tekanan Australia, tetapi juga mampu memberi ancaman lewat serangan yang lebih efektif.
Keunggulan cepat tersebut menjadi modal penting. Namun, Australia tidak menyerah dan perlahan mulai menekan untuk mencari gol penyama kedudukan.
3. Australia menyamakan skor lewat gol bunuh diri
Australia akhirnya menyamakan kedudukan pada babak kedua. Gol tersebut datang dari situasi yang berakhir dengan gol bunuh diri Mohamed Hany.
The Guardian mencatat gol penyama Australia terjadi setelah tekanan dari bola mati, sementara Mesir harus kembali menyusun fokus setelah keunggulan mereka hilang.
Gol itu membuat pertandingan semakin ketat. Australia mendapat momentum, sedangkan Mesir harus menahan tekanan agar tidak kebobolan lagi.

4. Extra time tidak menghasilkan pemenang
Setelah skor 1-1 bertahan sampai waktu normal, laga Australia vs Mesir berlanjut ke extra time. Kedua tim sama-sama berusaha mencari gol penentu, tetapi tidak ada peluang yang benar-benar mampu mengubah skor.
Reuters mencatat pertandingan berlangsung tegang dengan beberapa penyelamatan penting dan peluang yang gagal dimaksimalkan. Pada akhirnya, duel harus ditentukan melalui adu penalti.
Situasi ini membuat pertandingan semakin menegangkan. Australia berharap bisa memanfaatkan pengalaman, sementara Mesir mencoba menjaga mental agar tidak kehilangan peluang sejarah.
5. Keputusan Australia mengganti kiper tidak berhasil
Australia mencoba mengambil langkah besar menjelang adu penalti dengan mengganti penjaga gawang. Namun, strategi tersebut tidak berjalan sesuai harapan.
The Guardian melaporkan Mat Ryan masuk untuk menghadapi adu penalti, tetapi tidak mampu menghentikan satu pun eksekusi Mesir. Sebaliknya, dua penendang Australia gagal menjalankan tugasnya.
Keputusan ini menjadi salah satu momen paling disorot dalam laga. Dalam pertandingan knockout, perubahan kecil bisa menjadi penentu besar, baik secara positif maupun negatif.
6. Mohamed Salah tetap jadi sorotan
Mohamed Salah menjadi salah satu pusat perhatian dalam laga Australia vs Mesir. Meski tidak tampil terlalu dominan sepanjang pertandingan, ia tetap menunjukkan ketenangan saat momen krusial.
The Guardian mencatat Salah mencetak penalti dengan cara Panenka, sementara Reuters melaporkan kapten Mesir itu memuji rekan setimnya karena berhasil menciptakan sejarah besar untuk negara mereka.
Bagi Mesir, keberadaan Salah bukan hanya soal kemampuan mencetak gol. Ia juga menjadi simbol kepercayaan diri dan pengalaman di pertandingan besar.
7. Mesir akan menghadapi Argentina
Kemenangan atas Australia membawa Mesir ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Setelah Argentina menang 3-2 atas Cabo Verde melalui extra time, duel berikutnya akan mempertemukan Argentina vs Mesir. Reuters melaporkan Argentina lolos setelah menang dramatis 3-2, dengan gol penentu yang datang pada extra time.
Pertandingan Argentina vs Mesir langsung menjadi sorotan karena mempertemukan Lionel Messi dan Mohamed Salah. Dua pemain besar ini akan menjadi cerita utama dalam duel babak 16 besar.
Mesir Mencetak Sejarah Besar
Kemenangan Australia vs Mesir menjadi momen bersejarah bagi Mesir. Reuters menyebut ini sebagai kemenangan pertama Mesir di fase knockout Piala Dunia.
Capaian ini sangat penting bagi sepak bola Mesir. Mereka dikenal sebagai salah satu negara paling sukses di Afrika, tetapi perjalanan di Piala Dunia sering tidak sekuat reputasi mereka di level kontinental.
Kini, Mesir berhasil mematahkan batas tersebut. Kemenangan atas Australia bukan hanya membawa mereka ke babak berikutnya, tetapi juga memberi kepercayaan diri besar untuk menghadapi Argentina.
Penulis : Redaksiku
Editor : Redaksiku
Sumber Berita: Berbagai sumber
Halaman : 1 2 Selanjutnya






