Situasi Ekonomi Keluarga Anak Kecil Kelaparan di Bogor, Ibu Lari habis Video Ayah Jarang Pulang Viral

- Penulis

Friday, 10 May 2024 - 16:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Situasi Ekonomi Keluarga Anak Kecil Kelaparan di Bogor, Ibu Lari habis Video Ayah Jarang Pulang Viral

Situasi Ekonomi Keluarga Anak Kecil Kelaparan di Bogor, Ibu Lari habis Video Ayah Jarang Pulang Viral

Redaksiku.com – Video Anak Kecil menangis kelaparan di Desa Rawapanjang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat mendapat sorotan berasal dari pejabat tempat hingga Kemensos.

Anak Kecil bernama Gibran selanjutnya menangis menghendaki makan ke ibunya, namun disuruh memakan garam.

Gibran yang mengaku lapar terhitung disiram air oleh ibunya dikarenakan tetap menangis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah kejadian ini viral, ibu kandung Gibran yang bernama Rizka kabur berasal dari tempat tinggal dan keberadaannya tetap dicari.

Tetangga Gibran, Prabu Hermawan, menyatakan ibu Gibran tak bertanggung jawab dan meninggalkan ketiga anaknya begitu saja.

“Kalau sanggup dicari nih perempuan, dikarenakan sudah masuk pasal penelantaran anak, kekerasan lah, jikalau aku pengennya begitu,” ujarnya, Rabu (8/5/2024), dikutip

Terkait video yang beredar, Prabu menyatakan kejadian selanjutnya sudah kerap terjadi.

Situasi Ekonomi Keluarga Anak Kecil Kelaparan di Bogor, Ibu Lari habis Video Ayah Jarang Pulang Viral
Situasi Ekonomi Keluarga Anak Kecil Kelaparan di Bogor, Ibu Lari habis Video Ayah Jarang Pulang Viral

Menurutnya, di didalam tempat tinggal tersedia makanan, namun ibu Gibran enggan memberikannya.

“Sebenernya kalo makan biasa, hanya emang kali itu aja emang ibunya. Hari itu terhitung tersedia nasi, kan abis itu masuk ke dalem,” bebernya.

Ia mengimbuhkan keluarga Gibran terhitung kurang mampu.

Ayah Gibran yang bernama Hamzah bekerja sebagai tukang bangunan dan pulang ke tempat tinggal seminggu sekali.

Namun, setiap pulang ayah Gibran tetap mengimbuhkan uang membeli ke ibunya.

“Hamzah ini meskipun orangnya pulang seminggu sekali namun duitnya nyampe, dititip ke tetangga membuat anak-anaknya,” ucapnya.

Sedangkan ibu Gibran terhitung bekerja, namun pekerjaannya tidak menentu.

Saat ke-2 orang tuanya bekerja, Gibran dan dua adiknya kerap dititipkan ke tetangga.

“Kita semua peduli, di sini kan kekeluargaan. Itu sampe sedang malem tetangga yang ketitipan itu mulangin, dikarenakan simak ibunya sudah pulang.”

“Seandainya ibunya enggak tersedia itu si Gibran di tempat tinggal tetangga, segitunya sampe menjaga kayak anak sendiri,” pungkasnya.

Kades Tegur Kemensos

Setelah video selanjutnya viral, petugas Kementerian Sosial (Kemensos) berkunjung ke tempat tinggal Gibran dan mengimbuhkan pertolongan ke ayahnya, Hamzah.

Bantuan selanjutnya diterima bersama baik oleh Hamzah yang punyai tiga anak.

Selang beberapa menit kemudian, Kades Rawapanjang berkunjung ke tempat tinggal Gibran dan beri salam petugas Kemensos yang mengimbuhkan pertolongan tanpa seizin perangkat desa.

Kades Rawapanjang, Mohammad Agus, menyatakan petugas Kemensos kudu berkunjung ke kantor Kepala Desa lebih-lebih dahulu sebelum akan mengimbuhkan bantuan.

“Kenapa diarahkan ke sini? Siapa yang mengarahkan ke sini?” tutur Mohammad Agus, Selasa (7/5/2024), dikutip dari beberapa sumber.

Petugas Kemensos menghendaki maaf berkenaan pertolongan yang diberikan tanpa melalui izin perangkat desa,

Mendengar jawaban itu, Mohammad Agus mengaku tidak senang bersama Kedatangan petugas Kemensos dan mengimbuhkan pertolongan ke warganya.

“Yang pasti iya pak tidak berkenan. Bapak enggak tau kan kasus inti di dalamnya? Bapak hanya lihat kulitnya doang kan.”

“Jadi kami sudah musyawarahkan tempat ini kami close untuk siapapun, jikalau memang senang nyari Info di kantor kami,” sambungnya.

Menurutnya, pertolongan yang langsung diberikan ke keluarga Gibran sanggup menimbulkan kecemburuan warga lain.

“Bukannya kami tidak menghargai dan tidak berterimakasih atas perhatiannya, kami mengidamkan menjaga hak keluarga.”

“Kita yang sesuaikan Pak, dikarenakan bersama begini dapat tersedia kecemburuan sosial, begini ‘kok yang diperhatikan dia doang, padahal kan tetap banyak rakyat kami yang butuh perhatian’,” katanya.

Perekam Video Dilaporkan

Petugas listrik yang bernama Ahmad Saugi lihat Gibran menangis kelaparan dan merekamnya.

Ia terhitung mengajak Gibran makan pakai sepeda motor.

Video yang diunggah di akun TikTok jadi viral di sarana sosial.

Kini, Ahmad Saugi terancam dipolisikan dikarenakan dianggap membuat nama baik desa Rawapanjang tercoreng.

Mohammad Agus mempermasalahkan tindakan Ahmad Saugi yang merekam Anak Kecil tanpa izin.

“Ada banyak hal yang tersirat di didalam video itu, yang tahu si pelaku itu tidak tersedia izin, sudah tahu itu ya bilamana tidak berizin sudah tahu melanggar,” ungkapnya, Selasa (7/5/2024), dikutip berbagai sumber.

Ia menambahkan, muka Anak Kecil didalam video selanjutnya terlihat tahu agar Ahmad Saugi dianggap melaksanakan pelanggaran.

“Makanya kenapa si tiktok itu men-take down, dikarenakan tersedia gambar anak itu, enggak boleh gambar anak diviralkan.”

“Artinya tersedia banyak hal pelanggaran-pelanggaran atas apa yang dikerjakan oleh si orang yang memviralkan itu,” bebernya.

Setelah Mohammad Agus berdiskusi bersama sejumlah pihak, ia tidak melaporkan Ahmad Saugi dan selesaikan kasus ini secara kekeluargaan.

“Kalau aku bilang pada kala itu dia dapat dijebloskan, jebloskan. Kita tetap tersedia rasa kemanusiaan tadi, kemungkinan tersedia kesalahan yang tidak diketahui. Masih kami maafkan,” ucapnya.

Sementara itu, Ahmad Saugi yang was-was dilaporkan membuat video klarifikasi dan menghendaki maaf ke perangkat Desa Rawapanjang.

Ahmad Saugi terhitung menghapus video Gibran menangis berasal dari akun TikToknya.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TPA Jatiwaringin Terbaru, 7 Fakta Kebakaran dan Proyek Sampah Tangerang
Sarwendah Gunung Kawi, Terbaru 6 Fakta Laporan Dugaan Fitnah
Viral: 6 Things Vanness Wu and Emi Aramaki's Marriage Revealed
Erin Wartia's 5-Point Demand as Former Household Helper for Peace Settlement Causes Stir
Main 6 points of Ruben Onsu ready to sue for child custody
Viral: 5 Moments of Luna Maya and Cinta Laura Energizing HYROX Jakarta
Nathalie Holscher's viral 5 points silence wedding date rumors
Sarwendah's 5-Point Report on Defamation and Slander

Berita Terkait

Thursday, 2 July 2026 - 13:30 WIB

TPA Jatiwaringin Terbaru, 7 Fakta Kebakaran dan Proyek Sampah Tangerang

Thursday, 2 July 2026 - 11:44 WIB

Sarwendah Gunung Kawi, Terbaru 6 Fakta Laporan Dugaan Fitnah

Tuesday, June 30, 2026 - 9:30 PM WIB

Viral: 6 Things Vanness Wu and Emi Aramaki's Marriage Revealed

Tuesday, June 30, 2026 - 9:25 PM WIB

Erin Wartia's 5-Point Demand as Former Household Helper for Peace Settlement Causes Stir

Tuesday, June 30, 2026 - 9:22 PM WIB

Main 6 points of Ruben Onsu ready to sue for child custody

Berita Terbaru

iPhone 16e, Wajib Tahu 7 Fakta HP Apple dengan Chip A18

Technology

iPhone 16e, Wajib Tahu 7 Fakta HP Apple dengan Chip A18

Thursday, 2 Jul 2026 - 13:19 WIB

Belgia vs Senegal, Terbaru 6 Fakta Comeback Dramatis 3-2

Sports

Belgia vs Senegal, Terbaru 6 Fakta Comeback Dramatis 3-2

Thursday, 2 Jul 2026 - 12:19 WIB