Sinopsis Qodrat 2: Kisah Horor Religi yang Kini Tayang di Netflix
Setelah kesuksesan film pertamanya, Qodrat (2022), yang menggabungkan unsur horor dan religi, tim produksi kembali menyuguhkan Qodrat 2 sebagai kelanjutan kisah Ustaz Qodrat.
Film tersebut lebih ambisius dalam elemen spiritual, ketegangan, dan konflik batin, serta membawa setting baru agar kisah terasa segar.
Qodrat 2 dirilis di bioskop Indonesia pada 31 Maret 2025 dan kemudian diputar secara global melalui Netflix sejak 25 September 2025. Hadir dengan durasi sekitar 1 jam 55 menit (115 menit).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Beberapa unsur produksi penting adalah bahwa tim kreatif melibatkan konsultan agama dan raqi agar penggambaran eksorsisme, ritual, dan pertarungan spiritual tetap sesuai nilai-nilai Islam dan budaya lokal.
Sinopsis Umum
Latar Belakang & Konflik Awal
Di awal sekuel ini, cerita bermula setelah peristiwa dalam film pertama: Ustaz Qodrat masih dihantui oleh kegagalan dalam eksorsisme terhadap entitas jahat bernama As™-Su™ A™la yang menyerang putranya, Alif Al-Fatanah.
Selama proses eksorsisme tersebut, istri Qodrat, Azizah, terlibat secara tak langsung dan tergoda oleh godaan iblis melalui pembantu iblis bernama Zhaduq.
Konsekuensi dari godaan itu membuat Azizah kehilangan kekuatan iman dan terjerumus dalam kesalahpahaman spiritual. Di samping itu, Alif tewas dalam proses eksorsisme.
Karena trauma dan pergolakan batin, Azizah sempat dirawat di rumah sakit jiwa.
Upaya Penyelamatan & Konflik di Pabrik
Setelah pulih, Azizah keluar dari rumah sakit jiwa dan bekerja di sebuah pabrik benang/spinner mill bernama Benang Emas.
Pabrik ini ternyata menjadi titik pusat kejahatan spiritual: banyak buruh ditemukan tewas tanpa penjelasan logis, terjadi fenomena kesurupan massal, dan praktik ritual gelap dijalankan demi keuntungan pemilik pabrik.
Ustaz Qodrat menyelidiki pabrik tersebut dan mengetahui bahwa simbol-simbol talisman yang digunakan di pabrik mirip dengan simbol milik Zhaduq.
Konflik makin memuncak ketika pemilik pabrik meminta bantuan seorang tokoh bernama Safih untuk menggunakan santet dan menyebarkan kesurupan massal agar tidak ada saksi.
Dalam satu adegan klimaks, Qodrat berhasil membalikkan ritual santet itu, menghancurkan altar hitam dan mengusir Zhaduq. Safih pun mencoba melarikan diri tetapi akhirnya dihadapi Qodrat dan tewas. Pabrik yang menjadi sarang praktek pesugihan itu lalu runtuh dan dibongkar publik, serta para pekerja yang selamat diselamatkan.
Titik Balik & Tragedi
Setelah kekuasaan pabrik jatuh, Qodrat membawa Azizah ke rumah lamanya untuk membimbingnya kembali kepada iman. Namun, Zhaduq dan As™-Su™ A™la masih punya cara untuk menggoda. Dalam konflik batin dan spiritual itu, akhirnya Azizah tewas dibunuh melalui kekuatan supranatural. Qodrat membimbing istrinya mengucap syahadat terakhir sebelum dia dimakamkan.
Namun, ancaman belum berakhir: As™-Su™ A™la mengancam akan menghancurkan semua orang yang telah Qodrat selamatkan. Di bagian akhir, Qodrat kembali ke Desa Kober, tempat asalnya, setelah merasa ada serangan santet terhadap warga desa. Beberapa karakter seperti Yasmin dan anak-anak (Asha, Alif Amri) menjadi target serangan supranatural. Kisah dibiarkan terbuka untuk kemungkinan kelanjutan.
Halaman : 1 2 Selanjutnya






