Redaksiku.com – Upaya pencarian lima wartawan dan tiga warga pendamping yang hilang di Selat Sunda masih terus digeber oleh tim gabungan. Mereka dilaporkan hilang setelah terjun langsung untuk meliput suasana erupsi anak Gunung Krakatau.
Sampai hari ketiga operasi SAR pada Kamis, tanda-tanda keberadaan para korban belum juga menunjukkan hasil yang terang. Posisi pasti rombongan tersebut bahkan masih menjadi misteri bagi petugas di lapangan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Banten, Lutfi Mujahidin, menjelaskan bahwa titik koordinat terakhir rombongan kapal belum berhasil dikonfirmasi secara akurat. Segala upaya pelacakan terus dimaksimalkan sejak laporan hilangnya mereka diterima.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tim SAR gabungan mengerahkan sembilan perahu untuk menyisir kawasan sekitar pantai Krakatau.
Penyisiran intensif sebenarnya sudah dilakukan sejak hari sebelumnya oleh Badan SAR Nasional bersama jajaran Pangkalan TNI Angkatan Laut. Namun, luasnya area dan kondisi laut yang dinamis membuat pencarian menghadapi tantangan tersendiri.
Dari hasil penyisiran menggunakan sembilan perahu di sekeliling pulau, petugas belum menemukan petunjuk berarti. Barang bawaan, puing kapal, maupun jejak fisik rombongan belum ada yang terlihat sama sekali di permukaan air.
Operasi pencarian pada hari ketiga ini melibatkan penyisiran di area yang lebih luas dengan mengerahkan personel tambahan.
Memasuki hari ketiga pencarian, strategi penyisiran mengalami pergeseran wilayah berdasarkan analisis arus laut. Fokus utama operasi kini diarahkan menuju perairan yang mendekati wilayah Lampung.
Informasi dari Basarnas menunjukkan bahwa pola arus air cenderung mengarah ke Lampung dan berpotensi keluar menuju Samudra Hindia. Hal inilah yang mendasari keputusan tim untuk memperluas sektor pencarian ke arah tersebut.
Berikut adalah daftar lengkap delapan orang yang berada di dalam rombongan kapal dan kini masih dalam status pencarian:
- Warta selaku kapten kapal yang berusia 55 tahun.
- Surakman yang bertugas sebagai anak buah kapal berumur 60 tahun.
- Heriyanto yang mendampingi rombongan sebagai pemandu lokal berusia 49 tahun.
- M. Bagus Khoirunnas yang bertugas sebagai jurnalis dari kantor berita Antara.
- Ari Basuki yang merupakan wartawan media online Merdeka.
- Yudhis yang meliput untuk stasiun televisi iNews.
- Daus yang mewakili kantor berita Anadolu.
- Donal yang menjalankan tugas liputan sebagai jurnalis independen atau freelance.
Seluruh unsur SAR yang terlibat di lapangan berharap kondisi cuaca mendukung jalannya operasi hari ini. Keluarga serta rekan sesama profesi juga terus memanjatkan doa agar proses evakuasi dan pencarian ini membuahkan hasil yang baik.
Pertanyaan Umum
Siapa saja yang dilaporkan hilang di Selat Sunda?
Rombongan yang hilang terdiri dari lima orang jurnalis berbagai media, seorang kapten kapal, seorang anak buah kapal, dan seorang pemandu lokal.
Kapan pencarian terhadap korban erupsi Krakatau ini dilakukan?
Operasi pencarian intensif telah berlangsung selama tiga hari dan terus berlanjut hingga hari ini dengan memperluas sektor penyisiran.
Ke mana arah fokus pencarian tim SAR saat ini?
Tim SAR memfokuskan penyisiran ke perairan dekat Lampung karena mengikuti pergerakan arus laut yang mengarah ke wilayah tersebut.
Ringkasan
Tim SAR gabungan hingga hari ketiga belum menemukan lima wartawan dan tiga warga pendamping yang hilang saat meliput erupsi Anak Gunung Krakatau di Selat Sunda.
Pencarian kini diperluas ke perairan Lampung karena mengikuti analisis arus laut, dengan mengerahkan sembilan perahu dan personel tambahan.






