Redaksiku.com – Kabar baik buat kamu yang bercita-cita menjadi guru profesional! Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru (Ditjen GTKPG) resmi membuka pendaftaran Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru Tahun Akademik 2025/2026.
Program ini jadi langkah strategis pemerintah untuk menyiapkan calon guru berkualitas, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21. Dengan mengikuti PPG, peserta berkesempatan mendapatkan sertifikat pendidik, yang menjadi syarat utama bagi siapa pun yang ingin menjadi guru di sekolah formal.
Pengumuman resmi dengan nomor 0984/B/GT.00.08/2025 menyebutkan bahwa PPG tahun ini dirancang agar lulusan memiliki kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian yang sesuai dengan standar guru masa kini.
Tujuan Program PPG Calon Guru 2025
PPG bukan sekadar pelatihan, tapi sebuah program pendidikan profesi untuk melahirkan tenaga pendidik yang mumpuni secara ilmu, etika, dan tanggung jawab sosial. Melalui program ini, peserta akan mendapatkan bekal menyeluruh tentang strategi pembelajaran, penguasaan bidang studi, hingga praktik mengajar langsung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, PPG juga menjadi gerbang penting untuk mengikuti seleksi ASN PPPK Guru maupun rekrutmen guru tetap di lembaga pendidikan formal di seluruh Indonesia.
🧾 Syarat Pendaftaran PPG Calon Guru 2025
Sebelum mendaftar, pastikan kamu memenuhi seluruh persyaratan berikut:
-
Warga Negara Indonesia (WNI).
-
Tidak terdaftar sebagai guru atau kepala sekolah di Dapodik maupun Simpatika.
-
Usia maksimal 32 tahun per 31 Desember 2025.
-
Lulusan S1 atau D4 yang terdaftar di PD-Dikti atau memiliki penyetaraan ijazah luar negeri.
-
IPK minimal 3,00 dari skala 4,00.
-
Sehat jasmani dan rohani, berkelakuan baik, serta bebas narkoba (dibuktikan dengan surat keterangan saat lapor diri).
-
Menandatangani pakta integritas.
-
Mengikuti seluruh tahapan seleksi, mulai dari administrasi, tes substantif, hingga wawancara.
Persyaratan ini dibuat untuk memastikan hanya calon guru terbaik yang benar-benar siap melanjutkan pendidikan profesinya.

📚 Bidang Studi yang Dibuka
Program PPG Calon Guru 2025 membuka dua kategori bidang studi, yaitu bidang studi umum dan bidang studi kejuruan.
Bidang Studi Umum meliputi:
-
Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD)
-
Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)
-
Bimbingan dan Konseling
-
Informatika
-
Pendidikan Pancasila
-
Bahasa Indonesia
-
Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
-
Seni Budaya
-
Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
-
Matematika
-
Pendidikan Luar Biasa (PLB)
-
Pendidikan Guru PAUD (PGPAUD)
Bidang Studi Kejuruan mencakup antara lain:
-
Teknik Otomotif
-
Teknik Elektronika
-
Teknik Mesin
-
Kuliner
-
Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis
-
Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim
-
Desain Komunikasi Visual (DKV)
-
Broadcasting dan Perfilman
-
Agriteknologi dan Pengolahan Hasil Pertanian
Bidang studi tersebut dipilih berdasarkan kebutuhan tenaga pendidik di sekolah negeri maupun swasta, terutama dalam menghadapi transformasi pendidikan berbasis teknologi dan industri kreatif.
💰 Biaya Kuliah dan Bantuan Pendidikan
Program PPG Calon Guru berlangsung selama dua semester (satu tahun akademik) di Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) yang ditunjuk oleh Kemendikbudristek.
Berikut rincian biayanya:
-
Biaya per semester: Rp8.500.000
-
Total biaya selama program: Rp17.000.000
Namun jangan khawatir bagi peserta yang lolos seleksi dan resmi ditetapkan sebagai mahasiswa PPG, pemerintah akan memberikan bantuan penuh senilai Rp17 juta untuk menutupi seluruh biaya kuliah selama dua semester.
Bantuan ini diberikan langsung kepada peserta melalui mekanisme resmi, sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas guru muda di Indonesia.
🧠Tahapan Seleksi PPG Calon Guru 2025
Ada tiga tahap utama yang harus dilalui calon peserta PPG:
1. Seleksi Administrasi (Online)
Dilakukan melalui aplikasi SIMPKB untuk memverifikasi data pribadi, ijazah, dan persyaratan lainnya. Pastikan semua dokumen valid agar tidak gugur di tahap awal.
2. Tes Substantif (Offline)
Tes ini menguji penguasaan bidang studi, literasi, dan numerasi. Pelaksanaannya menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT ANBK) di Tempat Uji Kompetensi (TUK) yang dipilih saat pendaftaran.
3. Tes Wawancara (Online)
Tes terakhir ini bersifat kualitatif, untuk menggali kompetensi profesional, motivasi, dan karakter calon guru. Wawancara dilakukan melalui platform virtual meeting dengan penguji dari LPTK penyelenggara.
💡 Catatan penting:
Peserta wajib membayar biaya seleksi tahap I dan II sebesar Rp200.000 yang dibayarkan secara online saat proses pendaftaran.
ðŸ–¥ï¸ Tata Cara dan Link Pendaftaran
Pendaftaran resmi dibuka pada 14 Oktober 2025 melalui laman:
👉 https://ppg.kemendikdasmen.go.id
Berikut langkah-langkah pendaftarannya:
-
Buat akun SIMPKB menggunakan email aktif.
-
Lengkapi biodata dan data akademik.
-
Pilih bidang studi PPG sesuai latar belakang pendidikan.
-
Isi esai dan refleksi diri sebagai bagian dari penilaian karakter.
-
Tentukan lokasi mengajar, lokasi kuliah, dan tempat uji kompetensi (TUK).
-
Unggah dokumen penting, seperti foto formal berlatar biru, KTP, ijazah, dan pakta integritas bermaterai Rp10.000.
-
Lakukan pembayaran biaya pendaftaran untuk mengunci lokasi tes substantif.
Setelah semua langkah selesai, peserta akan mendapatkan kode registrasi yang digunakan untuk mengikuti tahap seleksi berikutnya.
ðŸ—“ï¸ Jadwal Lengkap Seleksi PPG 2025
Biar nggak ketinggalan, berikut timeline lengkap pelaksanaan PPG Calon Guru Tahun Akademik 2025/2026:
| Tahapan | Jadwal Pelaksanaan |
|---|---|
| Pendaftaran Seleksi | 14 Oktober 6 November 2025 |
| Pengumuman Hasil Administrasi | 10 November 2025 |
| Tes Substantif | 12 15 November 2025 |
| Pengumuman Hasil Tes Substantif | 29 November 2025 |
| Tes Wawancara | 3 20 Desember 2025 |
| Pengumuman Hasil Wawancara | 29 Desember 2025 |
| Konfirmasi Kesediaan Mengikuti PPG | Januari 2026 |
| Penetapan Peserta dan Lapor Diri | Januari 2026 |
| Matrikulasi dan Orientasi | Januari Februari 2026 |
| Awal Perkuliahan | Februari 2026 |
š ï¸ Ketentuan Penting yang Perlu Diperhatikan
-
Data tidak valid = diskualifikasi otomatis.
-
Peserta wajib menanggung biaya pribadi selama proses seleksi (transportasi, akomodasi, dan lainnya).
-
Semua informasi resmi hanya diumumkan melalui laman ppg.kemendikdasmen.go.id.
-
Keputusan Ditjen GTKPG bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.
Pastikan juga kamu selalu memantau email dan akun SIMPKB secara berkala untuk update terbaru.
📠Tips agar Lolos Seleksi PPG 2025
-
Persiapkan dokumen sejak dini. Pastikan ijazah, transkrip nilai, dan surat keterangan bebas narkoba sudah lengkap.
-
Pelajari kisi-kisi tes substantif. Fokus pada literasi, numerasi, dan bidang studi yang kamu pilih.
-
Latihan wawancara. Biasakan menjawab pertanyaan seputar motivasi menjadi guru dan rencana kontribusi di dunia pendidikan.
-
Perhatikan tenggat waktu. Banyak peserta gagal hanya karena terlambat unggah berkas atau salah format file.
-
Gunakan perangkat yang stabil saat wawancara online biar tidak terputus di tengah sesi.
Ϭ Penutup
Pendaftaran PPG Calon Guru 2025/2026 jadi momentum besar buat kamu yang ingin berkarier sebagai pendidik profesional. Dengan mengikuti program ini, kamu bukan hanya mengejar sertifikat pendidik, tapi juga menjadi bagian dari transformasi pendidikan Indonesia.
Kementerian menegaskan, seluruh proses pendaftaran dan seleksi dilakukan secara transparan dan akuntabel. Jadi, pastikan kamu mendaftar melalui jalur resmi dan tidak percaya pada pihak ketiga yang menjanjikan kelulusan instan.
Seperti yang disampaikan Ditjen GTKPG dalam pengumumannya:
PPG adalah investasi masa depan bagi calon guru Indonesia. Kami ingin membentuk pendidik yang berkarakter kuat, profesional, dan siap menghadapi tantangan zaman.
Kalau kamu punya passion di dunia pendidikan, ini saatnya ambil langkah nyata. Segera daftar di laman resmi PPG dan mulai perjalananmu menuju profesi guru yang membanggakan! ðŸŽðŸ“š
Follow Sosial Media Redaksiku : Facebook, Instagram, Tiktok, X, Youtube, Pinterest
Penulis : Redaksiku
Editor : Redaksiku
Sumber Berita: Berbagai sumber






