Redaksiku.com – Anggota boy band asal Korea Selatan, Lee Know dari grup Stray Kids, menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai 100 juta won atau setara dengan Rp 1,3 miliar untuk membantu para korban bencana banjir yang melanda Nepal. Donasi besar tersebut disalurkan melalui organisasi kemanusiaan internasional World Vision pada akhir Agustus 2026 untuk mendukung pemulihan darurat di wilayah terdampak.
Bantuan tersebut ditujukan untuk meringankan beban para penyintas yang kehilangan akses terhadap kebutuhan dasar akibat bencana alam yang melumpuhkan berbagai wilayah di Nepal. Melalui pernyataan resminya, Lee Know menyampaikan harapan agar kontribusi finansial tersebut dapat menjadi penyokong semangat bagi masyarakat setempat yang sedang berjuang melewati masa sulit.

ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Total bantuan yang diberikan oleh Lee Know mencapai angka Rp 1,3 miliar yang difokuskan untuk pemenuhan kebutuhan mendesak para korban banjir di Nepal.
Pemanfaatan Dana Bantuan
Pihak World Vision telah merancang alokasi dana tersebut untuk memastikan distribusi bantuan tepat sasaran bagi keluarga yang terdampak. Fokus utama penyaluran meliputi penyediaan pasokan makanan bernutrisi, pembangunan tempat tinggal sementara bagi warga yang kehilangan hunian, serta akses terhadap air bersih yang aman untuk dikonsumsi.
Selain kebutuhan pangan dan tempat tinggal, dana tersebut juga akan dimanfaatkan untuk memperbaiki sanitasi lingkungan dan kebersihan di lokasi pengungsian. Langkah ini diambil guna mencegah munculnya berbagai penyakit pascabanjir yang berisiko menyerang kelompok rentan seperti anak-anak dan lanjut usia.
“Saya sangat berharap para korban banjir dan semua orang yang bekerja keras untuk membantu upaya bantuan bisa kembali menjalani kehidupan sehari-hari mereka dengan damai secepat mungkin.”
— Lee Know
Dampak Bencana di Wilayah Asia
Aksi kemanusiaan yang dilakukan Lee Know menyoroti urgensi penanganan bencana banjir yang belakangan ini kerap melanda sejumlah wilayah di Asia. Selain di Nepal, tantangan serupa juga dihadapi oleh masyarakat di berbagai negara lain, termasuk Indonesia, di mana bencana hidrometeorologi seperti banjir bandang sering kali menyebabkan kerusakan infrastruktur serta evakuasi warga dalam skala besar.

Di Indonesia, personel TNI AL baru-baru ini dikerahkan secara intensif untuk membantu evakuasi dan pemulihan warga di wilayah Siau, Sulawesi Utara, menyusul terjangan banjir bandang. Upaya serupa juga dilakukan oleh tim penanggulangan bencana di Kota Padang, setelah hujan deras disertai angin kencang menyebabkan putusnya jembatan penghubung dan terendamnya permukiman penduduk pada awal Agustus lalu.
Dukungan finansial dari figur publik sering kali menjadi katalisator bagi organisasi kemanusiaan untuk mempercepat penyaluran logistik ke wilayah terpencil yang sulit dijangkau.
Keterlibatan Lee Know dalam kegiatan filantropi ini mendapat apresiasi luas dari penggemar dan komunitas internasional. Langkah nyata tersebut diharapkan dapat memicu kesadaran global mengenai pentingnya solidaritas lintas negara dalam menghadapi krisis iklim dan bencana alam yang kian sering terjadi.
Pertanyaan Umum
Bagaimana cara menyalurkan bantuan melalui World Vision?
Masyarakat dapat mengunjungi situs resmi World Vision di negara masing-masing untuk memilih program donasi, baik untuk bantuan bencana darurat maupun program sponsor anak jangka panjang.
Apakah bantuan Lee Know hanya berupa uang tunai?
Bantuan tersebut berupa dana tunai yang dikelola oleh World Vision untuk dikonversikan ke dalam bentuk logistik nyata, seperti makanan, air bersih, dan perlengkapan sanitasi yang dibutuhkan di lapangan.
Mengapa Nepal menjadi fokus utama bantuan saat ini?
Nepal merupakan wilayah yang memiliki kerentanan geografis tinggi terhadap banjir bandang dan tanah longsor, terutama saat musim hujan ekstrem yang sering kali menyebabkan kerusakan infrastruktur masif.
Ringkasan
Lee Know Stray Kids mendonasikan Rp 1,3 miliar melalui World Vision untuk membantu pemulihan korban bencana banjir di Nepal yang kehilangan akses kebutuhan dasar.






