Genangan Banjir Jakarta Kian Meluas di Ibu Kota, Puluhan RT dan Ruas Jalan Jakarta Terendam

- Penulis

Senin, 12 Januari 2026 - 15:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Genangan Banjir Jakarta Kian Meluas di Ibu Kota, Puluhan RT dan Ruas Jalan Jakarta Terendam

Genangan Banjir Jakarta Kian Meluas di Ibu Kota, Puluhan RT dan Ruas Jalan Jakarta Terendam

Redaksiku.com – Banjir Jakarta kembali meluas di wilayah DKI Jakarta seiring tingginya curah hujan yang mengguyur ibu kota dan daerah penyangga sejak dini hari.

Hingga Senin pagi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat genangan air masih terjadi di sejumlah kawasan permukiman serta ruas jalan utama, terutama di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Utara.

Berdasarkan laporan resmi BPBD, sedikitnya 10 rukun tetangga (RT) dan 23 ruas jalan terendam banjir dengan ketinggian air yang bervariasi. Kondisi ini berdampak pada aktivitas warga serta kelancaran lalu lintas di beberapa titik strategis.

BPBD: Genangan Capai Hampir Satu Meter

Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menyampaikan bahwa data terakhir yang dihimpun hingga pukul 10.00 WIB menunjukkan ketinggian air berkisar antara 20 sentimeter hingga 95 sentimeter.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini tercatat terdapat 10 RT dan 23 ruas jalan yang masih tergenang air, ujar Yohan saat memberikan keterangan di Jakarta, Senin.

Menurutnya, genangan air tersebut merupakan dampak langsung dari hujan deras yang turun secara merata di sejumlah wilayah sejak dini hari. Intensitas hujan yang tinggi membuat sistem drainase tidak mampu menampung debit air secara optimal dalam waktu singkat.

Luapan Kali Krukut Perparah Banjir Jaksel

Selain faktor hujan, BPBD DKI Jakarta mencatat bahwa luapan Kali Krukut turut memperparah kondisi banjir, khususnya di wilayah Jakarta Selatan. Aliran sungai yang melintas di kawasan padat penduduk itu mengalami peningkatan debit signifikan sehingga air meluber ke permukiman warga.

Wilayah yang berada di sekitar bantaran sungai menjadi titik paling terdampak, terutama di daerah dengan elevasi rendah. Kondisi tersebut menyebabkan air menggenangi rumah warga dan akses lingkungan dengan ketinggian yang cukup mengganggu aktivitas sehari-hari.

Genangan Banjir Jakarta Kian Meluas di Ibu Kota, Puluhan RT dan Ruas Jalan Jakarta Terendam
Genangan Banjir Jakarta Kian Meluas di Ibu Kota, Puluhan RT dan Ruas Jalan Jakarta Terendam

Sebaran Wilayah Terdampak di Jakarta Selatan

Di wilayah Jakarta Selatan, BPBD mencatat 8 RT terdampak banjir. Berikut rincian wilayah beserta ketinggian genangan air:

  • Kelurahan Cilandak Barat:
    1 RT terdampak dengan ketinggian air sekitar 40 sentimeter.

  • Kelurahan Cipete Utara:
    3 RT terendam dengan ketinggian air mencapai 70 sentimeter.

  • Kelurahan Duren Tiga:
    1 RT terdampak dengan genangan sekitar 40 sentimeter.

  • Kelurahan Cilandak Timur:
    3 RT terendam banjir dengan ketinggian air paling tinggi, mencapai 95 sentimeter.

Genangan setinggi hampir satu meter tersebut membuat sebagian warga terpaksa membatasi aktivitas di dalam rumah. Beberapa warga dilaporkan mulai memindahkan barang-barang ke tempat yang lebih tinggi untuk menghindari kerusakan akibat air.

Jakarta Utara Tak Luput dari Genangan

Sementara itu, di wilayah Jakarta Utara, BPBD mencatat 2 RT di Kelurahan Tanjung Priok terdampak banjir. Ketinggian air di kawasan tersebut berkisar 20 sentimeter dan disebabkan oleh tingginya curah hujan lokal.

Meski genangan di Jakarta Utara relatif lebih rendah dibandingkan Jakarta Selatan, kondisi tersebut tetap mengganggu mobilitas warga, terutama di kawasan permukiman padat dan jalur akses lingkungan.

23 Ruas Jalan Tergenang, Lalu Lintas Terganggu

Selain permukiman, banjir juga berdampak pada infrastruktur transportasi. BPBD DKI Jakarta mencatat 23 ruas jalan tergenang air dengan ketinggian bervariasi, mulai dari genangan ringan hingga cukup dalam untuk dilalui kendaraan.

Ruas jalan yang terdampak tersebar di sejumlah wilayah, antara lain Pegangsaan Dua, Koja, Tanjung Priok, Sunter Jaya, Penjaringan, hingga Jagakarsa. Genangan ini menyebabkan perlambatan arus lalu lintas, terutama pada jam-jam sibuk pagi hari.

Pengendara diimbau untuk berhati-hati saat melintasi jalur yang tergenang serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Beberapa kendaraan roda dua dilaporkan memilih berputar arah untuk menghindari genangan yang terlalu dalam.

Upaya Penanganan dan Pemantauan Intensif

BPBD DKI Jakarta memastikan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi banjir di seluruh wilayah terdampak. Sejumlah pompa air diaktifkan untuk mempercepat penyedotan genangan, terutama di titik-titik rawan yang kerap mengalami banjir.

Selain itu, BPBD juga berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, serta aparat kelurahan dan kecamatan untuk memastikan saluran air berfungsi optimal dan tidak tersumbat.

Petugas di lapangan juga disiagakan untuk membantu warga apabila terjadi kondisi darurat, termasuk evakuasi apabila ketinggian air terus meningkat.

Imbauan Kewaspadaan kepada Warga

BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat prakiraan cuaca masih menunjukkan kemungkinan hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Warga yang tinggal di daerah rawan banjir diminta untuk:

  • Mengamankan barang berharga ke tempat lebih tinggi

  • Mematikan aliran listrik apabila air mulai masuk rumah

  • Mengikuti informasi resmi dari pemerintah daerah

  • Tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi

Kesiapsiagaan masyarakat dinilai menjadi faktor penting untuk meminimalkan risiko kerugian dan keselamatan jiwa selama musim hujan berlangsung.

Banjir Musiman dan Tantangan Perkotaan

Fenomena banjir yang kembali meluas di Jakarta menunjukkan bahwa tantangan pengelolaan air perkotaan masih menjadi pekerjaan besar. Curah hujan tinggi, kondisi drainase, serta luapan sungai menjadi faktor yang saling berkaitan dan memerlukan penanganan berkelanjutan.

Para ahli tata kota menilai, selain upaya penanganan darurat, dibutuhkan solusi jangka panjang seperti normalisasi sungai, perbaikan sistem drainase, serta pengendalian pembangunan di kawasan rawan banjir.

Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan dampak banjir dapat ditekan, sehingga aktivitas warga Jakarta tetap dapat berjalan meski berada di puncak musim hujan.

Ikuti berita viral dari Redaksiku di Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Penulis : Redaksiku

Editor : Redaksiku

Sumber Berita: Berbagai sumber

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Waspada Tsunami Hari Ini: Gempa M7,7 Guncang NTT, Ini Kondisi Terbarunya
Nipah Mall Makassar Terbakar, Damkar Ungkap Dugaan Sumber Api
Pasar Teluk Dalam Banjarmasin Terbakar, Api Berawal dari Warung dan Hanguskan Belasan Kios
Gedung Bapenda DKI Terbakar Hebat, Ini Kronologi dari Api Muncul hingga 10 Saksi Diperiksa
Ancaman Karhutla 2026 Meningkat, Ini Langkah Besar yang Disiapkan Polri
Kebakaran Pulomas Jakarta Timur, Dua Anak Tewas Terjebak Api dan Fakta Terbaru
Gempa Hari Ini M5,5 Guncang Gayo Lues Aceh, Terasa hingga Medan
Gempa Bumi Selat Sunda M5,3, Getaran Terasa di Banten

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:42 WIB

Waspada Tsunami Hari Ini: Gempa M7,7 Guncang NTT, Ini Kondisi Terbarunya

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:20 WIB

Nipah Mall Makassar Terbakar, Damkar Ungkap Dugaan Sumber Api

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:37 WIB

Pasar Teluk Dalam Banjarmasin Terbakar, Api Berawal dari Warung dan Hanguskan Belasan Kios

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:57 WIB

Gedung Bapenda DKI Terbakar Hebat, Ini Kronologi dari Api Muncul hingga 10 Saksi Diperiksa

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:59 WIB

Ancaman Karhutla 2026 Meningkat, Ini Langkah Besar yang Disiapkan Polri

Berita Terbaru

SSCASN 2026 Terbaru: Cek Link Resmi Pendaftaran CPNS dan PPPK

Lowongan Kerja

SSCASN 2026 Terbaru: Cek Link Resmi Pendaftaran CPNS dan PPPK

Selasa, 18 Agu 2026 - 22:59 WIB

Polres Barru bersama Badan Pangan Nasional, Bulog, pemerintah daerah, TNI, dan stakeholder terkait mengecek kualitas serta kuantitas.

Internasional

Beras Bantuan di Gudang Bulog Dicek, Ini yang Dipastikan Polisi

Selasa, 18 Agu 2026 - 15:14 WIB