Dongeng Gogo-Gigi untuk Anak Disabilitas di Malang

- Penulis

Minggu, 6 September 2026 - 23:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dongeng Gogo-Gigi — Kak Acan berkostum gajah mendongeng interaktif untuk anak disabilitas di Malang Creative Center

Kak Acan membawakan dongeng interaktif bertema pelestarian gajah untuk anak-anak disabilitas di Malang Creative Center.

Redaksiku.com – Peringatan Hari Gajah Sedunia di Malang Creative Center menghadirkan kisah menyentuh tentang hilangnya habitat satwa melalui pertunjukan dongeng interaktif untuk anak-anak penyandang disabilitas. Kak Acan tampil mengenakan kostum gajah dan menari di hadapan sekitar 50 anak, termasuk para difabel tuli yang dibantu oleh Kak Arum menggunakan bahasa isyarat.

Cerita berpusat pada dua ekor anak gajah kakak beradik bernama Gogo dan Gigi. Sang adik, Gigi, harus terpisah dari rombongan keluarganya setelah terdengar suara letusan senjata dari para pemburu liar di dalam hutan.

Setelah situasi kembali aman, Gogo berinisiatif mencari adiknya yang hilang di tengah lebatnya hutan rimba. Perjalanan pencarian tersebut penuh dengan berbagai tantangan fisik yang berat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gogo harus mengarungi hutan, sungai, dan perbukitan sambil menembus semak belukar demi bertemu kembali dengan sang adik.

Perjuangan panjang tersebut akhirnya membuahkan hasil ketika kakak beradik itu bisa berkumpul lagi. Gigi pun dapat kembali bergabung bersama rombongan besar gajah untuk melanjutkan perjalanan hidup di alam liar.

Di tengah pertunjukan, Kak Acan menyempatkan diri melemparkan pertanyaan interaktif kepada para penonton cilik. Anak-anak yang antusias menjawab dengan benar langsung mendapatkan hadiah menarik dari panitia.

Pertanyaan sederhana mengenai tempat tinggal Gogo dan Gigi langsung dijawab secara serempak oleh para penonton. Mereka memahami bahwa rumah yang aman bagi satwa besar tersebut adalah alam hutan yang lestari.

Rangkaian Kegiatan Edukasi dan Seni

Selama durasi tiga jam penuh, anak-anak penyandang disabilitas tampak khusyuk menyimak seluruh rangkaian acara. Edukasi ringan mengenai pentingnya menjaga kelestarian hutan dan satwa menjadi pembuka kegiatan yang sarat makna ini.

Suasana acara semakin meriah dengan adanya berbagai pementasan seni dari anak-anak peserta. Beberapa bentuk penampilan kreatif yang disajikan meliputi:

  • Pembacaan puisi karya anak-anak penyandang disabilitas
  • Pertunjukan tarik suara atau menyanyi secara bersama-sama
  • Kemampuan membaca Al-Quran dengan penuh penghayatan

Kegiatan mendongeng dan berkesenian ini merupakan hasil kolaborasi dari berbagai komunitas peduli lingkungan dan sosial. Pihak-pihak yang terlibat secara langsung dalam menyukseskan acara tersebut meliputi:

  • Difabel Pecinta Alam atau Difpala
  • Lingkar Sosial atau Linksos
  • Komunitas kreatif Geopix

Gerakan Perlindungan Satwa

Penyelenggaraan acara edukatif ini tidak sekadar memperingati Hari Gajah Sedunia yang jatuh pada bulan Agustus lalu. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari kampanye lingkungan yang lebih luas.

Gerakan bersama ini mengusung tema besar untuk menyuarakan perlindungan terhadap satwa langka di nusantara. Berbagai elemen masyarakat diajak turut serta dalam upaya penyelamatan habitat alami gajah.

Kampanye bertema Make Elephant Great Again atau Kembalikan Kejayaan Gajah mengajak masyarakat untuk aktif menyuarakan perlindungan satwa melalui aksi kreatif dan edukasi publik.

Pertanyaan Umum

Apa tema utama dari kampanye perlindungan gajah tersebut?

Kampanye ini mengusung tema Make Elephant Great Again atau Kembalikan Kejayaan Gajah untuk mengajak masyarakat melindungi gajah di habitat aslinya.

Siapa saja pihak yang menyelenggarakan acara dongeng gajah di Malang?

Acara ini diselenggarakan berkat kerja sama antara Difabel Pecinta Alam (Difpala), Lingkar Sosial (Linksos), dan Geopix.

Bagaimana cara anak-anak difabel tuli menikmati cerita dongeng tersebut?

Anak-anak penyandang disabilitas tuli dapat menyimak seluruh cerita karena diterjemahkan secara langsung menggunakan bahasa isyarat oleh Kak Arum.

Ringkasan

Pertunjukan dongeng “Gogo-Gigi” di Malang Creative Center digelar untuk memperingati Hari Gajah Sedunia sekaligus mengedukasi sekitar 50 anak penyandang disabilitas mengenai pelestarian habitat satwa. Acara hasil kolaborasi komunitas Difpala, Linksos, dan Geopix ini menampilkan kisah pencarian anak gajah yang terpisah akibat pemburu liar, lengkap dengan penerjemah bahasa isyarat bagi difabel tuli serta berbagai pementasan seni anak.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Palaeophis colossaeus, Fosil Ular Purba Raksasa dari Gurun Sahara
6 Kukang Jawa Dilepasliarkan ke Taman Nasional Ujung Kulon
Kisah Muhammad Asri Melestarikan Anggrek Hutan di Bantaeng
Fakta Trenggiling: Bukan Obat dan Bukan Makanan Kesehatan
BKSDA Jambi Gagalkan Penyelundupan Ratusan Burung Dilindungi
Mengenal Kakapo, Burung Nuri Terberat di Dunia yang Hampir Punah
Spesies Ular Baru dari Papua Diberi Nama Gitaris Guns N’ Roses
Spesies Ikan Gua Baru Ditemukan di AS, Salah Satu yang Terlangka

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 12:22 WIB

Palaeophis colossaeus, Fosil Ular Purba Raksasa dari Gurun Sahara

Rabu, 9 September 2026 - 10:11 WIB

6 Kukang Jawa Dilepasliarkan ke Taman Nasional Ujung Kulon

Rabu, 9 September 2026 - 04:35 WIB

Kisah Muhammad Asri Melestarikan Anggrek Hutan di Bantaeng

Rabu, 9 September 2026 - 02:35 WIB

Fakta Trenggiling: Bukan Obat dan Bukan Makanan Kesehatan

Selasa, 8 September 2026 - 09:25 WIB

BKSDA Jambi Gagalkan Penyelundupan Ratusan Burung Dilindungi

Berita Terbaru

Pemprov Banten dan ICN Banten menggelar lokakarya literasi digital untuk mengkampanyekan gerakan antihoaks di Kota Serang.

Politik

Pemprov Banten & ICN Perkuat Literasi Digital Lawan Hoaks

Kamis, 10 Sep 2026 - 18:47 WIB

Ilustrasi deretan mobil baru di kisaran harga Rp200 jutaan yang menjadi pilihan menarik bagi keluarga di Indonesia.

Otomotif

Pajak Mobil Baru Rp200 Jutaan Per Tahun dan Daftar Pilihannya

Kamis, 10 Sep 2026 - 18:42 WIB

Ribuan Bobotoh memadati Stadion GBLA untuk memberikan dukungan langsung kepada skuad Persib jelang laga melawan Persija.

Otomotif

Persib Didatangi Ribuan Bobotoh di GBLA Jelang Lawan Persija

Kamis, 10 Sep 2026 - 18:37 WIB