Dokter Moumita Debnath India, ditemukan tewas dengan kondisi setengah telanjang

- Penulis

Monday, 19 August 2024 - 12:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokter Moumita Debnath India, ditemukan tewas dengan kondisi setengah telanjang

Dokter Moumita Debnath India, ditemukan tewas dengan kondisi setengah telanjang

Redaksiku.com –  Dokter Moumita Debnath, seorang dokter siswa sarjana (PGT) th. kedua di R.G Kar Medical College di Kolkata Utara, ditemukan tewas dengan situasi 1/2 telanjang, sesudah bekerja sepanjang 36 jam, di sebuah ruang seminar kosong.

Tubuh dr Moumita Debnath ditemukan dalam posisi ditutup kain, Dengan sejumlah luka, di beberapa bagian tubuhnya.

Kasus ini sebabkan publik, lebih-lebih tenaga medis wanita marah, pada pemerintah dikarenakan kegagalan undang-undang yang ketat untuk menghindar meningkatnya kekerasa pada perempuan.

Ratusan unjuk rasa dilaksanakan oleh masyarakat, lebih-lebih asosiasi dokter mendesak lebih dari satu juta rekannya di seluruh negeri untuk berhenti bekerja sepanjang satu hari atas masalah tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berikut beberapa klaim yang beredar di media sosial, tapi dibantah oleh polisi yang dinilai seakan mengupayakan menutupi masalah tersebut.

Hasil Otopsi

Hasil otopsi dokter berusia 31 th. itu, yang dilaksanakan di hadapan hakim, direkam dalam wujud video.

Namun, dalam hasil otopsi itu tidak disebutkan adanya patah tulang. Padahal, di media sosial ramai membicarakan mengenai cedera layaknya patah tulang panggul.

Para dokter juga berkomentar bahwa tingkat keparahan luka yang dialami dokter Moumita Debnath menunjukkan keterlibatan lebih dari satu pelaku.

Ditemukan 150ml Sperma

Dalam petisi yang diajukan oleh keluarga dr Moumita Debnath di Pengadilan Tinggi Calcutta, disebutkan bahwa ditemukan 150 ml sperma di tubuh dokter tersebut.

Padahal, satu pria dewasa normalnya hanya membuahkan 2-6ml sperma, sehingga dipastikan bahwa pelaku lebih dari 15 orang.

Namun, hal ini justru dibantah oleh polisi.

“Seseorang menyebutkan ditemukan air mani sebanyak 150 gram. Saya tidak paham dari mana mereka menemukan informasi semacam ini. Dan informasi itu beredar di media dalam beraneka bentuk. Orang-orang terbujuk untuk mempercayainya dan mereka mencoba menciptakan kebingungan di pada masyarakat,” ujar Kepala Polisi Kolkata, Tn. Goyal dalam konferensi pers, dilansir NDTV, Senin (19/8/2024).

Nama-nama Tersangka

Beberapa unggahan di media sosial juga menyebut bahwa beberapa rekan dr Moumita turut terlibat dalam pemerkosaan-pembunuhan.

Orang tua dr Moumita dilaporkan udah membagikan daftar nama tersangka kepada CBI, namun, tidak tersedia lembaga yang menyebutkan nama siapa saja yang tercatat, kalau relawan sipil yang ditangkap, yakni Sanjoy Roy.

Polisi Berupaya Hilangkan Bukti

Partai oposisi BJP menuduh bahwa polisi terlibat dalam upaya menutup-nutupi masalah secara besar-besaran untuk memelihara yang bersalah.

Hal itu semakin kuat dengan serangan sedang malam di tempat tinggal sakit pada 15 Agustus, selagi demonstrasi “Reclaim the Night” yang diikuti oleh para wanita di seluruh negara bagian sedang berlangsung.

Penyerangan itu mengakibatkan kerusakan unit gawat darurat tempat tinggal sakit, sehingga BJP menyebutkan bahwa itu adalah upaya lain untuk menghilangkan bukti.

Tak hanya itu, Pemimpin Oposisi Suvendu Adhikari juga mengklaim bahwa isi perut dokter Moumita Debnath “diubah” dan menuduh adanya pemalsuan bukti lainnya oleh Kepolisian Kolkata.

Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TPA Jatiwaringin Terbaru, 7 Fakta Kebakaran dan Proyek Sampah Tangerang
Belarus, Wajib Tahu 7 Fakta Negara Eropa Timur yang Jadi Sorotan
Sarwendah Gunung Kawi, Terbaru 6 Fakta Laporan Dugaan Fitnah
Syukuran Hari Bhayangkara, Polres Barru Perkuat Pengabdian
Upacara Hari Bhayangkara, Polres Barru Perkuat Kepercayaan Publik
Not Wanting Citizens to Suffer, Pujananting Police Chief Fights for BAZNAS Aid
Barru Police Chief: Promoted, Ready to Bear Greater Responsibility
Barru Police Chief Accompanies Regent in Reviewing People's School Project

Berita Terkait

Thursday, 2 July 2026 - 13:30 WIB

TPA Jatiwaringin Terbaru, 7 Fakta Kebakaran dan Proyek Sampah Tangerang

Thursday, 2 July 2026 - 11:44 WIB

Sarwendah Gunung Kawi, Terbaru 6 Fakta Laporan Dugaan Fitnah

Thursday, 2 July 2026 - 06:10 WIB

Syukuran Hari Bhayangkara, Polres Barru Perkuat Pengabdian

Thursday, 2 July 2026 - 06:03 WIB

Upacara Hari Bhayangkara, Polres Barru Perkuat Kepercayaan Publik

Wednesday, July 1, 2026 - 00:29 WIB

Not Wanting Citizens to Suffer, Pujananting Police Chief Fights for BAZNAS Aid

Berita Terbaru

iPhone 16e, Wajib Tahu 7 Fakta HP Apple dengan Chip A18

Technology

iPhone 16e, Wajib Tahu 7 Fakta HP Apple dengan Chip A18

Thursday, 2 Jul 2026 - 13:19 WIB

Belgia vs Senegal, Terbaru 6 Fakta Comeback Dramatis 3-2

Sports

Belgia vs Senegal, Terbaru 6 Fakta Comeback Dramatis 3-2

Thursday, 2 Jul 2026 - 12:19 WIB