Redaksiku.com – Nama Bupati Pangandaran Hj. Citra Pitriyami, S.H. kembali menjadi perhatian publik setelah sejumlah kebijakan Pemerintah Kabupaten Pangandaran dalam sektor pariwisata, pelayanan publik, dan penguatan ekonomi daerah mulai mendapat sorotan.
Sebagai kepala daerah perempuan pertama di Kabupaten Pangandaran, Citra Pitriyami menghadapi tantangan besar untuk menjaga identitas Pangandaran sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Jawa Barat, sekaligus memperbaiki berbagai persoalan daerah seperti tata kelola pemerintahan, pendapatan daerah, dan pembangunan infrastruktur.
Dalam beberapa bulan terakhir, Pemerintah Kabupaten Pangandaran di bawah kepemimpinannya menempatkan sektor pariwisata sebagai salah satu prioritas utama untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Citra Pitriyami Dorong Penataan Kawasan Wisata Pangandaran
Sektor pariwisata menjadi salah satu fokus utama pemerintahan Citra Pitriyami.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kabupaten Pangandaran selama ini dikenal sebagai daerah wisata bahari dengan sejumlah destinasi populer seperti Pantai Pangandaran, Pantai Batu Hiu, Pantai Madasari, hingga kawasan wisata alam lainnya.
Namun, peningkatan jumlah wisatawan juga membawa tantangan besar, mulai dari pengelolaan kawasan, kebersihan, infrastruktur pendukung, hingga peningkatan kontribusi wisata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Upaya penataan kawasan wisata tersebut mendapat apresiasi melalui Anugerah Kabar Priangan 2026, ketika Bupati Citra Pitriyami menerima penghargaan sebagai pemimpin daerah dengan kebijakan penataan kawasan wisata dan efektivitas pendapatan sektor wisata.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap langkah Pemerintah Kabupaten Pangandaran dalam mengembangkan sektor wisata sekaligus memperkuat kondisi fiskal daerah.
Pendapatan Wisata Jadi Salah Satu Perhatian Pemerintah Daerah
Bagi Pangandaran, sektor wisata bukan hanya menjadi daya tarik daerah, tetapi juga menjadi sumber penggerak ekonomi masyarakat.
Bupati Citra Pitriyami menilai pengelolaan pariwisata harus memberikan dampak langsung kepada masyarakat, terutama pelaku usaha kecil, pedagang, pelaku jasa wisata, dan sektor ekonomi kreatif.
Pemerintah daerah berupaya agar peningkatan kunjungan wisatawan tidak hanya terlihat dari jumlah wisatawan yang datang, tetapi juga dari peningkatan transaksi ekonomi lokal.
Konsep tersebut menjadi bagian dari strategi menjadikan Pangandaran sebagai destinasi wisata yang lebih tertata dan berkelanjutan.
Pergantian Struktur Birokrasi Jadi Bagian Pembenahan Pemerintahan
Selain sektor wisata, Bupati Citra Pitriyami juga melakukan penguatan struktur birokrasi pemerintahan.
Salah satu langkah yang menjadi perhatian adalah pengisian jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten Pangandaran.
Pada Juli 2026, Mohammad Agus Nurdin resmi dilantik sebagai Sekretaris Daerah definitif Kabupaten Pangandaran setelah sebelumnya menjabat sebagai Penjabat Sekda.
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antarorganisasi perangkat daerah dan meningkatkan efektivitas pelayanan pemerintahan.
Sebelumnya, Agus Nurdin juga pernah menjabat sebagai Kepala BKPSDM Pangandaran.
Tantangan Besar Pangandaran: Fiskal dan Pembangunan
Meski berbagai program berjalan, Pangandaran masih menghadapi sejumlah tantangan pembangunan.
Sebagai daerah otonom yang relatif baru, Kabupaten Pangandaran harus menjaga keseimbangan antara pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, dan kemampuan keuangan daerah.
Salah satu tantangan utama adalah bagaimana meningkatkan pendapatan daerah tanpa mengurangi daya tarik wisata.
Pemerintah daerah perlu memastikan bahwa pembangunan wisata berjalan seiring dengan perlindungan lingkungan dan kepentingan masyarakat lokal.

Isu Lingkungan Jadi Perhatian di Kawasan Wisata
Sebagai wilayah pesisir, Pangandaran memiliki tantangan lingkungan yang cukup besar.
Beberapa isu seperti pengelolaan kawasan pantai, pencemaran laut, dan pemanfaatan ruang menjadi perhatian pemerintah daerah.
Salah satu kasus yang menjadi sorotan adalah persoalan sertifikat tanah di kawasan harim laut Madasari.
Pemerintah Kabupaten Pangandaran meminta agar persoalan tersebut ditinjau kembali karena berkaitan dengan perlindungan kawasan pesisir dan ruang publik.
Hal tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan wilayah wisata tidak hanya berkaitan dengan pembangunan ekonomi, tetapi juga menjaga keberlanjutan lingkungan.
Digitalisasi Pemerintahan Mulai Diperkuat
Selain sektor wisata, Pemerintah Kabupaten Pangandaran juga mulai memperkuat transformasi digital.
Melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian, pemerintah daerah mengembangkan berbagai program digitalisasi pelayanan masyarakat.
Salah satunya adalah penyediaan WiFi publik gratis di beberapa titik strategis untuk mendukung aktivitas masyarakat dan pelaku UMKM.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses teknologi di daerah.
Citra Pitriyami Hadapi Ekspektasi Tinggi Masyarakat
Sebagai pemimpin daerah baru, Citra Pitriyami menghadapi ekspektasi besar dari masyarakat Pangandaran.
Warga berharap pemerintahannya mampu membawa perubahan nyata, terutama dalam:
- Peningkatan kualitas pelayanan publik.
- Perbaikan infrastruktur.
- Penguatan ekonomi masyarakat.
- Pengelolaan wisata yang lebih profesional.
- Peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Keberhasilan kepemimpinannya akan sangat bergantung pada kemampuan pemerintah daerah menerjemahkan program menjadi hasil nyata di lapangan.
Pangandaran Menuju Babak Baru Pembangunan Daerah
Kepemimpinan Bupati Citra Pitriyami menjadi bagian dari perjalanan baru Kabupaten Pangandaran.
Dengan potensi wisata yang besar dan posisi strategis di Jawa Barat, Pangandaran memiliki peluang untuk berkembang menjadi daerah wisata unggulan nasional.
Namun, pembangunan tersebut membutuhkan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, tata kelola pemerintahan, serta perlindungan lingkungan.
Kini masyarakat menunggu bagaimana berbagai program yang telah dirancang dapat memberikan dampak nyata bagi kehidupan warga Pangandaran.
Follow Sosial Media Redaksiku : Facebook, Instagram, Tiktok, X, Youtube, Pinterest
Penulis : redaksiku
Editor : redaksiku
Sumber Berita: Dept Politik






