Pertempuran Hukum yang Panjang dan Rumit
Perseteruan terkait Miraval bukan kali pertama keduanya berhadapan di pengadilan.
Sejak perceraian pada 2016, Pitt dan Jolie terlibat dalam serangkaian sengketa hukum mengenai hak asuh anak, pembagian aset, dan bisnis bersama.
Sengketa Miraval sendiri sudah bergulir sejak 2022, ketika Pitt pertama kali mengajukan gugatan di California. Pengadilan kemudian menolak sebagian gugatan tersebut karena dianggap belum memiliki dasar hukum kuat.
Namun, dengan bukti komunikasi internal terbaru yang diajukan pada November 2025, Pitt berharap kasus ini berlanjut ke tahap persidangan penuh.
Sidang lanjutan dijadwalkan digelar pada Desember 2025, dan akan menjadi salah satu perkara selebritas paling disorot tahun ini di Amerika Serikat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dampak Reputasi: Antara Bisnis dan Citra Pribadi
Kasus ini bukan hanya soal saham, tetapi juga soal reputasi publik dua bintang Hollywood besar.
Pakar hubungan masyarakat menilai konflik ini berpotensi memengaruhi citra keduanya, terutama bagi Pitt yang kini aktif dalam bisnis anggur dan produksi film.
Brad Pitt membangun Miraval sebagai merek pribadi yang mencerminkan dedikasi, keanggunan, dan nilai estetika. Sengketa ini dapat mencoreng citra tersebut, terutama jika publik melihatnya sebagai perang ego, kata analis media hiburan, Sarah Lyman, dari Variety Insight.
Sementara itu, pihak Jolie menilai upaya hukum Pitt sebagai bentuk pembalasan personal yang berkaitan dengan dinamika perceraian mereka di masa lalu.
Pakar Hukum Menilai: Kasus Ini Bisa Jadi Preseden Baru
Ahli hukum bisnis internasional dari UCLA, Prof. Martin Kessler, menyebut gugatan ini bisa menjadi preseden penting bagi pasangan yang menjalankan bisnis bersama.
Kasus Miraval menunjukkan risiko besar ketika hubungan pribadi dan bisnis saling bercampur. Tanpa kontrak tertulis yang jelas, sengketa seperti ini sulit diselesaikan, ujarnya.
Menurut Kessler, jika pengadilan memutuskan mendukung Pitt, maka dapat membuka jalan bagi perlindungan hukum terhadap perjanjian non-formal (gentleman agreement) dalam konteks bisnis keluarga.
Sebaliknya, jika Jolie menang, maka ini menegaskan bahwa hak kepemilikan pribadi tidak dapat dibatasi tanpa dasar hukum tertulis.
Penutup: Sengketa yang Belum Usai
Kasus Brad Pitt vs. Angelina Jolie kini menjadi sorotan media global, bukan hanya karena nilai gugatan yang fantastis, tetapi juga karena menggambarkan kompleksitas antara cinta, bisnis, dan hukum.
Bagi banyak pengamat, Château Miraval kini bukan lagi simbol romansa, melainkan cermin dari rapuhnya kepercayaan dalam hubungan personal dan profesional.
Sidang lanjutan yang dijadwalkan pada Desember 2025 diharapkan bisa memberikan kejelasan hukum sekaligus mengakhiri bab panjang konflik dua ikon Hollywood ini.
Apakah Pitt akan memenangkan hak kendali penuh atas Château Miraval, atau Jolie tetap berhak atas hasil penjualannya? Jawabannya akan ditentukan di pengadilan bukan di layar perak.
Ikuti berita viral dari Redaksiku di Follow Sosial Media Redaksiku : Facebook, Instagram, Tiktok, X, Youtube, Pinterest
Penulis : Redaksiku
Editor : Redaksiku
Sumber Berita: Berbagai sumber
Halaman : 1 2






