Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026: Jadwal, Kondisi Tim, dan Prediksi Susunan Pemain

- Penulis

Minggu, 19 Juli 2026 - 22:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026: Jadwal, Kondisi Tim, dan Prediksi Susunan Pemain

Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026: Jadwal, Kondisi Tim, dan Prediksi Susunan Pemain

Redaksiku.com – Spanyol vs Argentina akan menjadi pertandingan terakhir sekaligus penentu juara Piala Dunia 2026.

Final mempertemukan Spanyol sebagai juara Eropa dengan Argentina yang datang sebagai juara bertahan dunia dan Amerika Selatan.

Pertandingan dijadwalkan berlangsung di New York New Jersey Stadium, East Rutherford, New Jersey, Amerika Serikat, pada Minggu, 19 Juli 2026 pukul 15.00 waktu setempat.

Bagi penonton Indonesia, final Spanyol melawan Argentina berlangsung pada Senin, 20 Juli 2026 pukul 02.00 WIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertandingan tersebut menjadi laga ke-104 dalam penyelenggaraan Piala Dunia pertama yang diikuti 48 negara dan digelar di Amerika Serikat, Kanada, serta Meksiko.

Jadwal Spanyol vs Argentina

Berikut jadwal lengkap final Piala Dunia 2026:

  • Pertandingan: Spanyol vs Argentina
  • Kompetisi: Final Piala Dunia 2026
  • Hari: Senin
  • Tanggal: 20 Juli 2026
  • Waktu: 02.00 WIB
  • Stadion: New York New Jersey Stadium
  • Lokasi: East Rutherford, New Jersey, Amerika Serikat
  • Wasit: Slavko Vincic dari Slovenia

Slavko Vincic akan didampingi dua asisten wasit asal Slovenia, Tomaž Klančnik dan Andraž Kovačič.

Spanyol Mengejar Gelar Dunia Kedua

Spanyol berusaha memenangkan gelar Piala Dunia kedua setelah terakhir kali menjadi juara di Afrika Selatan pada 2010.

La Roja memasuki pertandingan final dengan catatan tidak terkalahkan dalam 37 pertandingan internasional. Kemenangan atas Argentina juga dapat membawa tim asuhan Luis de la Fuente melewati rekor tidak terkalahkan yang pernah dicatat Italia pada periode 2018–2021.

Spanyol tampil dengan karakter permainan yang mengandalkan penguasaan bola, sirkulasi cepat, organisasi posisi, dan tekanan kolektif ketika kehilangan bola.

Mereka mencapai final setelah mengalahkan Prancis dengan skor 2-0 pada semifinal. Spanyol mampu mengendalikan pertandingan dan membatasi lini serang Prancis melalui penguasaan bola yang disiplin.

Tim tersebut mencatat enam kemenangan dan satu hasil imbang sepanjang turnamen sebelum final.

Argentina Memburu Gelar Keempat

Argentina mengejar gelar Piala Dunia keempat setelah menjadi juara pada 1978, 1986, dan 2022.

Kemenangan atas Spanyol akan membuat Argentina mempertahankan gelar dan menjadi negara pertama sejak Brasil pada 1962 yang menjuarai dua Piala Dunia secara beruntun.

Skuad Lionel Scaloni masih diperkuat 17 pemain yang menjadi bagian dari keberhasilan Argentina menjuarai Piala Dunia 2022 di Qatar. Pengalaman tersebut menjadi salah satu keunggulan utama Albiceleste dalam menghadapi tekanan final.

Argentina mencapai pertandingan puncak setelah mengalahkan Inggris dengan skor 2-1 pada semifinal.

Tim Tango sempat tertinggal melalui gol Anthony Gordon. Enzo Fernandez kemudian menyamakan skor pada menit ke-85 sebelum Lautaro Martinez mencetak gol kemenangan pada masa tambahan waktu.

Lionel Messi memberikan assist untuk kedua gol tersebut.

Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026: Jadwal, Kondisi Tim, dan Prediksi Susunan Pemain
Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026: Jadwal, Kondisi Tim, dan Prediksi Susunan Pemain

Kondisi Terbaru Lamine Yamal

Lamine Yamal sempat menimbulkan kekhawatiran setelah tidak mengikuti salah satu sesi latihan Spanyol menjelang final.

Pemain Barcelona tersebut menerima benturan dalam pertandingan semifinal melawan Prancis. Beban latihannya kemudian dikelola dengan hati-hati oleh staf medis dan kepelatihan Spanyol.

Namun, laporan terbaru menyebut Yamal diperkirakan tetap dalam kondisi siap dan dapat dimainkan sejak awal menghadapi Argentina.

Bek kanan Pedro Porro juga sempat tidak mengikuti latihan karena mengalami ketegangan otot. Luis de la Fuente mengatakan kondisi Porro tidak diperkirakan menghalanginya tampil di final.

Selain dua pemain tersebut, Spanyol dilaporkan tidak mempunyai persoalan cedera besar lainnya.

Kondisi Terbaru Timnas Argentina

Argentina tidak dilaporkan mengalami masalah cedera baru setelah kemenangan atas Inggris.

Emiliano Martinez diperkirakan tetap menjadi penjaga gawang utama, sedangkan Cristian Romero dan Lisandro Martinez menjadi pilihan pertama di jantung pertahanan.

Lionel Scaloni masih harus menentukan pemain yang mengisi posisi bek kanan. Gonzalo Montiel tampil baik sebagai pemain pengganti melawan Inggris dan dapat menggantikan Nahuel Molina.

Persaingan juga terjadi di lini depan. Lautaro Martinez mencetak gol kemenangan pada semifinal sehingga mempunyai peluang menggantikan Julian Alvarez dalam susunan utama.

Lionel Messi dipastikan menjadi pusat permainan Argentina dalam pertandingan yang berpotensi menjadi final Piala Dunia terakhirnya.

Prediksi Susunan Pemain Spanyol

Luis de la Fuente diperkirakan mempertahankan sebagian besar pemain yang mengalahkan Prancis.

Unai Simon menjadi pilihan utama di bawah mistar. Pau Cubarsi dan Aymeric Laporte diperkirakan membentuk duet bek tengah dengan Pedro Porro dan Marc Cucurella di kedua sisi.

Rodri akan menjadi pengendali lini tengah bersama Fabian Ruiz. Dani Olmo beroperasi lebih ke depan dengan Lamine Yamal dan Alex Baena di sisi lapangan.

Mikel Oyarzabal diperkirakan menjadi penyerang utama.

Prediksi Spanyol dengan formasi 4-2-3-1:

Unai Simon; Pedro Porro, Pau Cubarsi, Aymeric Laporte, Marc Cucurella; Rodri, Fabian Ruiz; Lamine Yamal, Dani Olmo, Alex Baena; Mikel Oyarzabal.

Pedri, Nico Williams, Mikel Merino, dan Ferran Torres dapat menjadi pilihan penting dari bangku cadangan.

Susunan tersebut masih berupa perkiraan dan dapat berubah sebelum pengumuman resmi menjelang pertandingan.

Prediksi Susunan Pemain Argentina

Argentina diperkirakan menggunakan susunan yang menggabungkan pengalaman, kekuatan lini tengah, dan kebebasan bergerak bagi Lionel Messi.

Emiliano Martinez menjadi penjaga gawang dengan Gonzalo Montiel, Cristian Romero, Lisandro Martinez, dan Nicolas Tagliafico di lini belakang.

Leandro Paredes berpeluang menjadi gelandang bertahan di belakang Rodrigo De Paul, Enzo Fernandez, dan Alexis Mac Allister.

Lionel Messi diperkirakan berduet dengan Julian Alvarez. Namun, Lautaro Martinez mempunyai peluang besar dimainkan setelah menjadi penentu kemenangan pada semifinal.

Prediksi Argentina dengan formasi 4-1-3-2:

Emiliano Martinez; Gonzalo Montiel, Cristian Romero, Lisandro Martinez, Nicolas Tagliafico; Leandro Paredes; Rodrigo De Paul, Enzo Fernandez, Alexis Mac Allister; Julian Alvarez, Lionel Messi.

Scaloni juga dapat memilih Lautaro Martinez atau Nicolas Gonzalez apabila menginginkan ancaman fisik dan tekanan yang lebih kuat terhadap lini belakang Spanyol.

Duel Lionel Messi dan Lamine Yamal

Pertandingan Spanyol vs Argentina akan mendapatkan perhatian besar karena mempertemukan Lionel Messi dengan Lamine Yamal.

Keduanya merupakan pemain yang berkembang melalui akademi Barcelona, La Masia, tetapi berasal dari generasi yang sangat berbeda.

Messi berusia 39 tahun dan sedang memburu gelar Piala Dunia keduanya. Yamal menjadi simbol generasi baru Spanyol setelah berkembang menjadi salah satu pemain paling berbahaya dalam sepak bola dunia.

Yamal dapat menciptakan peluang melalui kecepatan, dribel, dan pergerakan dari sisi kanan. Messi menjalankan peran lebih bebas sebagai pengatur serangan dan pemain yang menentukan tempo Argentina.

Duel tersebut bukan sekadar pertandingan langsung karena keduanya tidak selalu berada di area lapangan yang sama. Namun, pengaruh mereka terhadap kreativitas dan serangan masing-masing tim dapat menentukan hasil final.

Argentina Lebih Produktif, Spanyol Lebih Kokoh

Argentina memasuki final sebagai tim paling produktif dalam turnamen.

Albiceleste telah mencetak 19 gol atau rata-rata 2,71 gol per pertandingan. Jumlah tersebut merupakan catatan tertinggi sebuah tim dalam satu Piala Dunia sejak Brasil juga mencetak 19 gol pada 1970.

Spanyol telah mencetak 13 gol sebelum pertandingan final.

Meski produktivitasnya berada di bawah Argentina, kekuatan utama Spanyol terdapat pada pertahanan.

La Roja hanya kebobolan satu gol sepanjang turnamen sebelum final. Argentina menghadirkan ujian terbesar bagi pertahanan tersebut karena memiliki Messi, Alvarez, Lautaro, Enzo Fernandez, dan Mac Allister.

Argentina telah memenangkan seluruh tujuh pertandingannya, sedangkan Spanyol membukukan enam kemenangan serta satu hasil imbang.

Perjalanan Spanyol Menuju Final

Spanyol menjalani fase gugur dengan penampilan yang semakin konsisten.

Berikut perjalanan La Roja menuju final:

  • Mengalahkan Austria 3-0 pada babak 32 besar.
  • Mengalahkan Portugal 1-0 pada babak 16 besar.
  • Mengalahkan Belgia 2-1 pada perempat final.
  • Mengalahkan Prancis 2-0 pada semifinal.

Spanyol hanya kebobolan satu gol dalam empat pertandingan fase gugur.

Pertahanan yang disiplin serta kemampuan mempertahankan penguasaan bola membuat lawan kesulitan membangun serangan secara berkelanjutan.

Perjalanan Argentina Menuju Final

Argentina menghadapi pertandingan yang lebih terbuka dan menegangkan selama fase gugur.

Berikut perjalanan Albiceleste:

  • Mengalahkan Cape Verde 3-2 pada babak 32 besar.
  • Mengalahkan Mesir 3-2 pada babak 16 besar.
  • Mengalahkan Swiss 3-1 pada perempat final.
  • Mengalahkan Inggris 2-1 pada semifinal.

Argentina mencetak sedikitnya dua gol dalam setiap pertandingan fase gugur.

Namun, tim tersebut juga selalu kebobolan. Hal itu menunjukkan kekuatan serangan Argentina sekaligus memperlihatkan ruang yang berpotensi dimanfaatkan Spanyol.

Pertarungan Rodri dan Lini Tengah Argentina

Salah satu pertarungan terpenting akan berlangsung di lini tengah.

Rodri menjadi pusat sirkulasi bola Spanyol. Ia membantu mengatur tempo, melindungi pertahanan, dan mengalihkan arah serangan dari satu sisi ke sisi lainnya.

Argentina kemungkinan menggunakan Leandro Paredes sebagai gelandang bertahan dengan dukungan Enzo Fernandez, Alexis Mac Allister, dan Rodrigo De Paul.

Argentina harus membatasi waktu Rodri dalam menguasai bola. Apabila Rodri bebas mengatur permainan, Spanyol dapat mengendalikan wilayah tengah dan memaksa Argentina bertahan lebih dalam.

Sebaliknya, Argentina dapat menekan ruang di sekitar Rodri dan melakukan serangan cepat setelah merebut bola.

Cara Argentina Menghentikan Lamine Yamal

Lamine Yamal diperkirakan bergerak dari sisi kanan serangan Spanyol.

Artinya, Nicolas Tagliafico kemungkinan menjadi pemain pertama yang berhadapan dengannya. Namun, menghentikan Yamal tidak dapat dilakukan hanya oleh satu bek.

Argentina membutuhkan bantuan Alexis Mac Allister atau pemain sayap untuk mempersempit ruang dan mencegah Yamal melakukan duel satu lawan satu secara terus-menerus.

Apabila terlalu banyak pemain difokuskan kepada Yamal, ruang dapat terbuka bagi Dani Olmo, Mikel Oyarzabal, atau Fabian Ruiz.

Karena itu, Argentina perlu menjaga jarak antarpemain tanpa kehilangan kemampuan melakukan serangan balik.

Cara Spanyol Membatasi Lionel Messi

Spanyol menghadapi persoalan berbeda dalam menghentikan Lionel Messi.

Messi tidak selalu menetap sebagai penyerang. Ia dapat turun menuju lini tengah, bergerak ke sisi kanan, atau menunggu di antara lini pertahanan dan gelandang lawan.

Rodri dan Fabian Ruiz perlu menutup jalur umpan menuju Messi tanpa meninggalkan ruang terlalu besar.

Pau Cubarsi dan Aymeric Laporte juga harus berhati-hati agar tidak keluar dari posisi secara bersamaan ketika Messi turun menjemput bola.

Spanyol dapat menggunakan penguasaan bola sebagai cara mengurangi pengaruh Messi. Semakin lama La Roja mengendalikan pertandingan, semakin sedikit kesempatan Argentina membangun serangan.

Cuaca dan Kondisi Lapangan Bisa Berpengaruh

Final diperkirakan berlangsung dalam kondisi panas dan lembap dengan suhu sekitar 30 derajat Celsius.

Kondisi tersebut dapat memengaruhi intensitas pressing dan stamina pemain, terutama pada babak kedua atau apabila pertandingan berlanjut ke perpanjangan waktu.

Reuters melaporkan bahwa final baru menjadi pertandingan kedua Spanyol di stadion terbuka selama turnamen. Kondisi lapangan New Jersey dan cuaca panas berpotensi mengganggu ritme permainan berbasis penguasaan bola mereka.

Persiapan kedua tim juga sempat terganggu badai petir. Sesi latihan terakhir Spanyol dibatalkan, sedangkan persiapan Argentina turut terdampak kondisi cuaca buruk.

Upacara Penutupan dan Pertunjukan Paruh Waktu

Final menjadi penutup Piala Dunia terbesar dalam sejarah berdasarkan jumlah peserta dan pertandingan.

Upacara penutupan dijadwalkan dimulai sekitar 90 menit sebelum pertandingan. FIFA juga menyiapkan pertunjukan paruh waktu pertama dalam sejarah final Piala Dunia.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump diperkirakan hadir dan terlibat dalam penyerahan trofi setelah pertandingan.

Kegiatan sebelum dan selama pertandingan dapat membuat akses menuju stadion lebih padat. Penonton yang hadir langsung disarankan datang lebih awal dan mengikuti arahan keamanan penyelenggara.

Rekor yang Bisa Tercipta

Sejumlah rekor dan pencapaian besar dapat tercipta dalam final Spanyol vs Argentina.

Apabila Argentina menang:

  • Argentina meraih gelar Piala Dunia keempat.
  • Argentina menjadi negara pertama sejak Brasil pada 1962 yang mempertahankan gelar.
  • Messi memenangkan Piala Dunia kedua.
  • Generasi Argentina menyamai pencapaian dua gelar beruntun Brasil.

Apabila Spanyol menang:

  • Spanyol meraih gelar dunia kedua setelah 2010.
  • Spanyol memperpanjang rangkaian tidak terkalahkan menjadi 38 pertandingan.
  • Spanyol memegang gelar Piala Dunia putra dan putri secara bersamaan.
  • Luis de la Fuente menggabungkan gelar Eropa dan dunia bersama generasi yang sama.

Prediksi Jalannya Spanyol vs Argentina

Spanyol diperkirakan lebih banyak menguasai bola, sedangkan Argentina dapat bermain lebih pragmatis dengan menunggu kesempatan melakukan transisi.

Pertandingan kemungkinan ditentukan oleh kemampuan Argentina melewati tekanan awal Spanyol dan efektivitas La Roja ketika memasuki sepertiga akhir.

Argentina mempunyai pengalaman lebih besar dalam menghadapi situasi final dan pertandingan ketat. Spanyol mempunyai organisasi permainan yang lebih stabil serta pertahanan terbaik dalam turnamen.

Gol pertama dapat sangat menentukan.

Apabila Spanyol unggul lebih dahulu, Argentina harus membuka permainan dan memberikan ruang lebih besar. Apabila Argentina mencetak gol pertama, Spanyol akan menghadapi pertahanan berpengalaman yang mampu memperlambat ritme pertandingan.

Final juga berpotensi berlangsung hingga perpanjangan waktu atau adu penalti apabila kedua tim tetap seimbang.

Kesimpulan

Spanyol vs Argentina akan menentukan juara Piala Dunia 2026.

Pertandingan berlangsung di New York New Jersey Stadium pada Senin, 20 Juli 2026 pukul 02.00 WIB.

Spanyol datang dengan catatan 37 pertandingan tidak terkalahkan dan hanya kebobolan satu gol sepanjang turnamen.

Argentina menjadi tim paling produktif dengan 19 gol serta memenangkan seluruh tujuh pertandingannya sebelum final.

Lamine Yamal dan Pedro Porro diperkirakan tetap dapat dimainkan meskipun sempat melewatkan sesi latihan. Argentina tidak dilaporkan mengalami masalah cedera baru.

Pertandingan juga mempertemukan Lionel Messi dengan Lamine Yamal dalam duel simbolis antara dua generasi pemain Barcelona.

Argentina memburu gelar keempat dan kesempatan mempertahankan trofi. Spanyol mengejar gelar kedua serta peluang menyatukan gelar dunia putra dan putri.

FAQ Spanyol vs Argentina

Kapan Spanyol vs Argentina berlangsung?

Final berlangsung pada Senin, 20 Juli 2026 pukul 02.00 WIB.

Di mana final Piala Dunia 2026 digelar?

Pertandingan digelar di New York New Jersey Stadium, East Rutherford, New Jersey, Amerika Serikat.

Apakah Lamine Yamal bisa bermain?

Lamine Yamal diperkirakan tetap siap dimainkan meskipun sempat tidak mengikuti salah satu sesi latihan.

Apakah Lionel Messi akan menjadi starter?

Lionel Messi diperkirakan menjadi starter dan kembali memimpin Argentina dalam pertandingan final.

Berapa gelar Piala Dunia Argentina?

Argentina telah memenangkan tiga gelar, yaitu pada 1978, 1986, dan 2022.

Berapa gelar Piala Dunia Spanyol?

Spanyol pernah menjadi juara satu kali pada 2010.

Siapa wasit Spanyol vs Argentina?

Pertandingan dipimpin Slavko Vincic dari Slovenia.

Berapa gol Argentina selama Piala Dunia 2026?

Argentina mencetak 19 gol dalam tujuh pertandingan sebelum final.

Berapa gol yang masuk ke gawang Spanyol?

Spanyol hanya kebobolan satu gol sepanjang turnamen sebelum final.

Apakah susunan pemain sudah resmi?

Belum. Susunan yang tercantum masih berupa prediksi dan dapat berubah sebelum diumumkan menjelang pertandingan.

Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Penulis : Redaksiku

Editor : Redaksiku

Sumber Berita: Berbagai sumber

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fiorentina Pecat Pelatih Fabio Grosso Usai Hasil Buruk
Peluang Mbappe Menang Ballon d’Or 2026 Menurut Sang Pemain
Persib vs PSM Makassar: Igor Tolic Waspadai Kekuatan Lawan
Klasemen Super League: Arema FC Puncak, Persib Posisi Kedua
MilkLife Soccer Challenge 2026 Seri 1 Sukses Digelar dan Empat Tim Juara
Reaksi Igor Tolic Usai Namanya Dielukan Bobotoh di GBLA
Adrian Purzycki Puas Jadi Penyelamat PSIM Yogyakarta
Alasan KTM Rekrut Luca Marini untuk MotoGP 2027

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 12:15 WIB

Fiorentina Pecat Pelatih Fabio Grosso Usai Hasil Buruk

Selasa, 8 September 2026 - 09:10 WIB

Peluang Mbappe Menang Ballon d’Or 2026 Menurut Sang Pemain

Selasa, 8 September 2026 - 08:55 WIB

Persib vs PSM Makassar: Igor Tolic Waspadai Kekuatan Lawan

Selasa, 8 September 2026 - 07:51 WIB

Klasemen Super League: Arema FC Puncak, Persib Posisi Kedua

Selasa, 8 September 2026 - 04:56 WIB

MilkLife Soccer Challenge 2026 Seri 1 Sukses Digelar dan Empat Tim Juara

Berita Terbaru

Persib Bandung menggelar latihan berintensitas tinggi jelang laga melawan Persija Jakarta pada kompetisi Liga 1.

Sepak Bola

Persiapan Persib Bandung Jelang Lawan Persija Menurut Igor Tolic

Selasa, 8 Sep 2026 - 16:41 WIB

GH23TOPUP hadir sebagai solusi situs top up game online 24 jam yang aman dan terpercaya bagi para gamers.

Bisnis

GH23TOPUP Situs Top Up Game Online 24 Jam Terpercaya

Selasa, 8 Sep 2026 - 16:35 WIB

Kasus ISPA pada balita meningkat akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan.

Kesehatan

Dampak Karhutla pada Balita: Kasus ISPA Meningkat

Selasa, 8 Sep 2026 - 16:30 WIB

Perencanaan yang matang sangat diperlukan saat merenovasi rumah subsidi agar tidak menimbulkan masalah baru.

Life Style

Tips Renovasi Rumah Subsidi yang Sering Terlewat

Selasa, 8 Sep 2026 - 16:25 WIB