Ada informasi korban meninggal dunia, namun hal tersebut tidak benar. Korban masih aktif bersekolah dan dirawat oleh pihak sekolah, jelasnya.
Menurut dia, aksi bullying yang tersebar di media sosial bisa dijadikan pembelajaran agar tidak terulang kembali di mana pun. Kami berharap ini menjadi pengalaman dan pembelajaran dalam dunia pendidikan, sehingga kualitas pendidikan di Gowa dapat terus meningkat, ujarnya.
Sebanyak 6 orang saksi diwawancarai, mulai dari korban, kepala sekolah, guru pembimbing, dan VCR.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolres Gowa AKBP Reonald Simanjuntak mengatakan, laporan korban akan ditangani sesuai undang-undang yang ada.
Karena korban dan pelakunya adalah anak-anak, maka penanganan kasus ini mendapat dukungan khusus dari Polres PPA Gowa dan Dinas PPPA Gowa, ujarnya.
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan menyerukan peningkatan pengawasan di sekolah untuk menghindari situasi serupa. Kami juga berharap keluarga korban dapat memberikan dukungan di rumah agar para siswa mendapat bimbingan yang baik, tidak hanya di sekolah tetapi juga di lingkungan rumah, kata Adnan Purichta Ichsan.
Halaman : 1 2






