Redaksiku.com – PT United Tractors Tbk (UNTR) menatap sisa tahun ini dengan optimisme tinggi setelah melewati paruh pertama yang penuh tekanan. Manajemen meyakini pemulihan operasional akan bergulir secara bertahap, didorong oleh kebangkitan sektor pertambangan dan pelonggaran hambatan administratif.
Tekanan yang sempat melanda kinerja keuangan pada awal tahun perlahan mulai menunjukkan titik terang. Berbagai lini bisnis utama perusahaan, mulai dari alat berat hingga pertambangan emas, diproyeksikan mulai bangkit dan memberikan kontribusi yang lebih signifikan terhadap pendapatan konsolidasi hingga akhir periode.
Faktor Pendorong Pemulihan Kinerja
President Director United Tractors, Iwan Hadiantoro, mengungkapkan bahwa pemulihan operasional sudah mulai terasa sejak memasuki paruh kedua tahun ini. Ada beberapa katalis utama yang diandalkan oleh manajemen untuk membalikkan keadaan dalam beberapa bulan ke depan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
- Peningkatan aktivitas produksi pada segmen tambang batu bara milik perseroan secara keseluruhan.
- Adanya revisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) yang memberikan ruang gerak lebih longgar bagi operasional lapangan.
- Ekspektasi perbaikan berkelanjutan pada penjualan alat berat, bisnis penambangan kontrak, serta produktivitas tambang emas.
“Kita bisa lihat bahwa di tahun paruh kedua tahun 2026 dimulai bulan Juli ke depan ini, kita harapkan kondisinya berangsur membaik,” ujar Iwan dalam agenda public expose, Senin (7/9/2026).
United Tractors menargetkan pemulihan operasional bertahap yang didorong oleh kebangkitan sektor batu bara dan normalisasi tambang emas.
Progres Pemulihan Tambang Emas Martabe
Salah satu motor penggerak utama pemulihan ini berasal dari aset tambang emas Martabe yang sempat mengalami kendala operasional. Fasilitas penambangan penting tersebut dilaporkan telah kembali beroperasi sejak akhir Mei yang lalu setelah serangkaian penyesuaian.
Kendati demikian, manajemen tidak memungkiri bahwa aktivitas di sana belum sepenuhnya pulih seratus persen seperti sedia kala. Proses normalisasi menyeluruh masih memerlukan waktu serta serangkaian persiapan yang cukup matang di lapangan.
Iwan menjelaskan bahwa pemulihan penuh Martabe bertumpu pada dua aspek esensial yang harus dibenahi secara paralel. Kedua aspek tersebut mencakup pemenuhan infrastruktur pendukung serta ketersediaan tenaga kerja yang memadai untuk menunjang produktivitas harian.
Pandangan Analis dan Prospek Saham
Dari sudut pandang pasar keuangan, analis Kiwoom Sekuritas, Adrian Djie, memandang bahwa tantangan makro dan sektorial masih akan membayangi langkah emiten berkode saham UNTR tersebut. Meskipun demikian, kinerja secara kuartalan diperkirakan tetap menunjukkan tren perbaikan yang positif.
Fase ramp up di Tambang Martabe diyakini menjadi penyelamat utama kinerja keuangan berkat tingginya harga komoditas logam mulia di pasar global. Di sisi lain, lini bisnis alat berat masih harus berjuang menghadapi ketatnya aturan alokasi RKAB.
Analis merekomendasikan aksi beli untuk saham UNTR dengan target harga mencapai Rp 28.000 per saham.
Adrian menambahkan bahwa kekuatan fundamental internal tetap menjadi daya tarik utama bagi para investor institusi maupun ritel. Stabilitas arus kas yang terjaga, rekam jejak pembagian dividen yang menarik, serta dukungan penuh dari Grup Astra menjadi fondasi yang kokoh.
“Secara operasional kinerja UNTR ke depan ditopang oleh pemulihan produksi Tambang Emas Martabe dan potensi harga emas yang masih tinggi. Dari sisi pemberat, alokasi RKAB 2026 yang lebih ketat masih menekan penjualan alat berat”
— Adrian Djie
Pertanyaan Umum
Kapan kinerja United Tractors diprediksi mulai membaik?
Manajemen memproyeksikan pemulihan kinerja operasional mulai berlangsung secara bertahap sejak paruh kedua tahun ini, tepatnya dimulai pada bulan Juli.
Faktor apa saja yang mendorong pemulihan UNTR?
Pemulihan ini didorong oleh peningkatan produksi batu bara, revisi regulasi RKAB, serta bangkitnya kembali operasional Tambang Emas Martabe.
Bagaimana rekomendasi analis untuk saham UNTR?
Analis dari Kiwoom Sekuritas merekomendasikan beli dengan target harga mencapai Rp 28.000 per lembar saham.
Ringkasan
PT United Tractors Tbk (UNTR) diproyeksikan mencatat pemulihan kinerja secara bertahap pada paruh kedua tahun 2026, didorong oleh peningkatan produksi batu bara, revisi RKAB, dan normalisasi operasional Tambang Emas Martabe di tengah tingginya harga emas global.
Analis Kiwoom Sekuritas merekomendasikan beli untuk saham UNTR dengan target harga Rp 28.000 per lembar, didukung oleh fundamental yang kuat, arus kas yang stabil, serta rekam jejak pembagian dividen yang menarik.





