“Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara syaitan. Dan syaitan itu amat ingkar kepada Rabbnya.” (Q.s. Al-Israa’: 27)
Rasulullah bersabda, “Barangsiapa mendatangi tukang ramal, atau dukun, lalu mempercayai apa yang dikatakannya, maka sungguh ia telah kufur terhadap apa yang diturunkan kepada Muhammad Saw.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Jika orang Arab jahiliyah menganggap bulan Shafar sebagai waktu yang membawa sial, pada masyarakat kita, suku Jawa khususnya justru menganggap bulan Muharram seperti itu. Hal ini tentu bertentangan dengan tauhid karena hanya Allah yang Maha Berkuasa melakukan segala sesuatu. Tidak ada yang terjadi di muka bumi ini tanpa izin dan kuasa dari Allah.
Prosesi adat istiadat seperti injak telur atau simbol-simbol yang diambil ibrahnya pun ternyata jatuh ke dalam thiyarah, yaitu menggantungkan kemanfaatan dan kemudaratan kepada prosesi dan benda-benda. Tanpa kita sadari prosesi semacam ini bisa mengantarkan kita pada kemusyrikan karena mempercayai sesuatu selain Allah.
Syarat hiburan di sini adalah: penyajinya menjaga penampilan sesuai syariat. Tidak boleh ada pujian terhadap hal yang haram seperti khamr, atau syair-syair yang berbau perzinaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Adapun hiburan dan keramaian ini oleh Rasulullah disebut sebagai pembeda antara yang haram (perzinaan) dengan yang halal (pernikahan) karena pernikahan memang selayaknya diumumkan ke khalayak ramai.
Demikianlah pembahasan mengenai 7 adab menggelar resepsi pernikahan dalam islam. Semoga kita senantiasa dalam lindungan Allah dari perbuatan yang dapat merusak akidah dan iman. Wallahu a’lam bissawab.
***
Tentang Penulis
Siti Ayu Balqis yang belakangan lebih dikenal dengan nama pena Ayunda Balqis ini lahir pada 19 Mei 1995. Penulis saat ini tinggal di kota lemang, Tebing Tinggi. Wanita berdarah Jawa kelahiran Sumatera ini mulai aktif menulis sejak tahun 2021.
Ayunda pernah menjadi peserta terbaik pertama pada event Tantangan Menulis Akhir Tahun yang diadakan Indonesian Writers Zone pada tahun 2022 lalu. Pemenang terbaik lomba menulis IHSD yang diadakan PKS Kaltim pada tahun 2022. Juara pertama cerpen terbaik “Mengagumi Za” yang diselenggarakan Indonesian Writers Zone tahun 2022.
Penulis bisa disapa melalui akun media sosial Facebook: Ayunda Balqis, dan Instagram: ayunda_balqis19
Halaman : 1 2







Jadilah yang pertama berkomentar
Bagikan tanggapan Anda secara santun. Komentar yang relevan membuat diskusi lebih bermanfaat.