Proses berlanjut ketika data telah mencapai stasiun bumi tersebut, data tersebut akan diarahkan ke Pusat Operasi Misi LCRD yang berlokasi di Kompleks White Sands NASA di Las Cruces, New Mexico. Dari sana, data akan diteruskan ke tim operasi darat ILLUMA-T di Pusat Penerbangan Luar Angkasa Goddard NASA di Greenbelt, Maryland. Tim insinyur akan melakukan penilaian terhadap keakuratan dan kualitas data yang dilewatkan melalui proses relai end-to-end tersebut.
Setelah ILLUMA-T berhasil melakukan transmisi pertamanya melalui teleskop optiknya ke LCRD, tahap eksperimen komunikasi laser ujung ke ujung pun dimulai. Setelah serangkaian uji coba dengan LCRD, ILLUMA-T akan menjadi bagian integral dari operasional stasiun luar angkasa. Dengan demikian, akan terjadi peningkatan yang signifikan dalam kapasitas pengiriman data antara NASA dan laboratorium yang berada di orbit Bumi.
Mengirimkan data ke satelit relay bukanlah hal baru bagi stasiun luar angkasa. Sejak pembangunannya pada tahun 1998, laboratorium ini telah mengandalkan armada satelit relai frekuensi radio yang dikenal sebagai Satelit Pelacakan dan Relai Data NASA. Namun, kehadiran komunikasi laser memperlihatkan evolusi penting dalam upaya para peneliti di Bumi yang berkolaborasi dengan misi ilmiah dan teknologi yang terjadi di stasiun luar angkasa. ILLUMA-T memberikan kemampuan untuk mentransmisikan data dengan kecepatan tinggi, memungkinkan eksperimen yang lebih canggih, dan mengirimkan volume data yang jauh lebih besar sekaligus ke Bumi, memberikan dorongan besar bagi eksplorasi dan penemuan di luar angkasa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Halaman : 1 2






