Redaksiku.com – Tim nasional voli pantai putra Indonesia, yang diwakili oleh pasangan Bintang Akbar dan Sofyan Rachman, mencatatkan langkah impresif dalam ajang AVC Beach Continental 2026 yang berlangsung di Shangluo, China. Kemenangan atas Jepang pada Kamis (3/9) memastikan mereka melaju ke babak 16 besar dengan status juara grup.
Keberhasilan ini menjadi sorotan karena diraih melalui performa dominan sepanjang fase penyisihan. Pasangan Indonesia tersebut berhasil menundukkan perlawanan wakil Jepang, Takumi Takahashi dan Jumpei Ikeda, dalam dua set langsung dengan skor 21-16 dan 21-15.

ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kemenangan dua set langsung atas Jepang tersebut menyempurnakan catatan Bintang dan Sofyan di fase grup setelah sebelumnya sukses menaklukkan perwakilan dari Hong Kong dan Kazakhstan.
Perjalanan Menuju Fase Gugur
Penampilan Bintang dan Sofyan selama fase penyisihan grup AVC Beach Continental 2026 dapat dikategorikan sebagai pencapaian yang nyaris tanpa cela. Konsistensi permainan yang ditunjukkan sejak laga perdana membuat mereka mampu mendominasi Grup E.
Hasil positif melawan Jepang menjadi penutup manis fase grup bagi pasangan Indonesia tersebut. Berikut adalah rincian perjalanan mereka sejauh ini:
- Mengalahkan pasangan dari Hong Kong untuk membuka peluang lolos ke babak selanjutnya.
- Menundukkan perwakilan Kazakhstan dalam pertandingan yang menguji ketahanan fisik dan mental.
- Menyelesaikan fase grup sebagai juara setelah mengalahkan pasangan Jepang, Takumi Takahashi dan Jumpei Ikeda.
Memasuki babak 16 besar, tantangan bagi Bintang dan Sofyan akan semakin berat. Mereka dijadwalkan untuk menghadapi pasangan tangguh asal Australia, Sam O’Dea dan Ben O’Dea, dalam pertandingan yang akan digelar pada Jumat, 14 September 2026.

Misi Menembus Olimpiade Los Angeles 2028
Partisipasi dalam AVC Beach Continental 2026 bukan sekadar ajang pembuktian di level Asia bagi Bintang dan Sofyan. Turnamen ini merupakan jalur strategis yang krusial untuk mengamankan tiket menuju Olimpiade Los Angeles 2028.
Sebagai satu-satunya pasangan yang mewakili Indonesia dalam turnamen tersebut, beban ekspektasi berada di pundak mereka. Pemenang dari ajang ini nantinya akan mendapatkan tiket langsung untuk berkompetisi di pesta olahraga dunia empat tahunan tersebut.
“Situasi tersebut membuat setiap pertandingan Bintang/Sofyan menjadi penting jika ingin lolos ke Olimpiade 2028.”
— Redaksi Olahraga
Upaya ini sekaligus menjadi misi besar untuk mengakhiri puasa panjang voli pantai Indonesia di pentas Olimpiade. Terakhir kali Indonesia mengirimkan atlet voli pantai ke Olimpiade adalah pada edisi Atlanta 1996.
Pada saat itu, Indonesia diwakili oleh dua pasangan, yakni Mohamed Nurmufid dan Markoji di sektor putra, serta Ni Putu Timy Yudhani Rahayu dan Engelbertha Kaize di sektor putri. Kini, setelah hampir tiga dekade berlalu, Bintang dan Sofyan berupaya keras untuk mengulang sejarah tersebut.
Seluruh jadwal pertandingan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada keputusan penyelenggara dan kondisi cuaca di lokasi turnamen.
Pertanyaan Umum
Apa target utama Indonesia di AVC Beach Continental 2026?
Target utama tim Indonesia adalah meraih gelar juara, karena turnamen ini menjadi jalur kualifikasi langsung menuju Olimpiade Los Angeles 2028.
Siapa lawan yang akan dihadapi Indonesia di babak 16 besar?
Indonesia dijadwalkan menghadapi pasangan bersaudara dari Australia, yaitu Sam O’Dea dan Ben O’Dea, pada 14 September 2026.
Kapan terakhir kali Indonesia berpartisipasi di voli pantai Olimpiade?
Indonesia terakhir kali tampil di cabang olahraga voli pantai pada Olimpiade Atlanta 1996, melalui pasangan putra Mohamed Nurmufid/Markoji dan pasangan putri Ni Putu Timy Yudhani Rahayu/Engelbertha Kaize.
Ringkasan
Timnas voli pantai Indonesia, Bintang Akbar dan Sofyan Rachman, melaju ke 16 besar AVC 2026 sebagai juara grup setelah menaklukkan Jepang dua set langsung.





