Redaksiku.com – Media sosial kembali dihebohkan dengan sebuah gerakan unik yang digagas oleh warganet, yakni Stop Tot Tot Wuk Wuk.
Ungkapan yang terdengar sederhana ini mendadak viral setelah sebuah unggahan video menyebar luas pada Kamis (18/9/2025).
Dalam video tersebut terlihat sebuah pesan singkat namun sarat makna: Stop Tot Tot Wuk Wuk. Kalimat ini ditujukan sebagai bentuk sindiran terhadap perilaku sebagian pengendara di jalan yang kerap menggunakan klakson atau membuat suara berisik yang dianggap tidak sesuai situasi.
Unggahan itu seketika mengundang perhatian publik. Ribuan komentar berdatangan, sebagian besar memberikan dukungan penuh terhadap ajakan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dukungan dari Netizen
Respon warganet terlihat begitu antusias. Banyak yang mengaku gerakan ini mewakili keresahan masyarakat terhadap perilaku berkendara yang kerap membuat suasana jalan semakin semrawut.
Setuju, tulis salah satu netizen singkat.
Gerakan yang sangat perlu, imbuh pengguna media sosial lainnya.
Sepakat Stop Tot Tot Wuk Wuk, sahut warganet lain dengan penuh semangat.
Komentar-komentar ini menunjukkan bahwa gerakan tersebut bukan hanya sekadar guyonan viral, tetapi juga cerminan keresahan nyata di lapangan.
Makna di Balik “Tot Tot Wuk Wuk”
Istilah Tot Tot diartikan sebagai bunyi klakson kendaraan, sementara Wuk Wuk diidentikkan dengan suara knalpot bising, khususnya dari sepeda motor. Kedua bunyi ini dianggap sering kali digunakan secara berlebihan dan mengganggu kenyamanan publik.
Di kota-kota besar, klakson yang dibunyikan tanpa alasan jelas serta knalpot bising kerap menjadi pemicu ketegangan di jalan. Tidak jarang, suara-suara itu memicu emosi pengendara lain, bahkan menimbulkan konflik di jalan raya.
Gerakan Stop Tot Tot Wuk Wuk seakan menjadi simbol perlawanan terhadap perilaku berkendara yang tidak mengindahkan etika dan kenyamanan bersama.
Viral di Berbagai Platform
Sejak pertama kali diunggah, video ajakan ini menyebar cepat di berbagai platform media sosial. Mulai dari X (sebelumnya Twitter), Instagram, TikTok, hingga Facebook, tagar #StopTotTotWukWuk mulai bermunculan.
Warganet menggunakan tagar tersebut untuk berbagi pengalaman pribadi terkait gangguan suara bising di jalan. Ada yang mengunggah rekaman pengendara yang terlalu sering membunyikan klakson, ada pula yang membagikan video knalpot brong dengan suara memekakkan telinga.
Fenomena ini memperlihatkan bahwa keresahan terhadap polusi suara di jalan bukan hanya isu kecil, melainkan masalah yang dirasakan banyak orang.
Sudut Pandang Pakar Transportasi
Menanggapi viralnya gerakan ini, sejumlah pakar transportasi menilai bahwa ajakan Stop Tot Tot Wuk Wuk sejalan dengan upaya menciptakan budaya berkendara yang tertib dan beradab.
Menurut mereka, penggunaan klakson semestinya hanya dilakukan dalam kondisi darurat, bukan sekadar melampiaskan emosi. Sementara itu, knalpot dengan suara berisik sudah lama menjadi perhatian aparat karena terbukti mengganggu ketenangan publik.
Gerakan ini memang datang dari warganet, tapi pesannya kuat. Itu artinya masyarakat sudah lelah dengan kebiasaan tidak disiplin di jalan, ujar salah satu akademisi bidang transportasi dari sebuah universitas negeri.
Penulis : Redaksiku
Editor : Redaksiku
Sumber Berita: Berbagai Sumber
Halaman : 1 2 Selanjutnya







Jadilah yang pertama berkomentar
Bagikan tanggapan Anda secara santun. Komentar yang relevan membuat diskusi lebih bermanfaat.