Direktur IT Bank DKI Amirul Wicaksono Dicopot Usai Gangguan Sistem 2025: Ini Profil dan Kekayaannya

- Penulis

Kamis, 10 April 2025 - 10:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bank DKI Amirul Wicaksono

Direktur IT Bank DKI Amirul Wicaksono Dicopot Usai Gangguan Sistem: Ini Profil dan Kekayaannya.

Nama Amirul Wicaksono mendadak ramai diperbincangkan publik.

Pasalnya, ia baru saja dicopot dari jabatannya sebagai Direktur Teknologi dan Operasional Bank DKI oleh Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menyusul gangguan layanan digital Bank DKI yang terjadi sejak 29 Maret 2025 lalu.

Masalah sistem ini berdampak besar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya menghambat transaksi nasabah, tapi juga menyebabkan keterlambatan pencairan dana Kartu Jakarta Pintar (KJP), hingga muncul dugaan kebocoran dana.

Dicopot di Tengah Krisis Sistem Bank DKI

Pencopotan Amirul dilakukan dalam rapat terbatas antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan jajaran direksi Bank DKI pada 8 April 2025.

Gubernur Pramono menilai Amirul gagal menjalankan tanggung jawabnya dalam menjaga sistem IT bank daerah tersebut.

Lebih jauh lagi, Pramono menyatakan bahwa Pemprov akan melaporkan insiden ini ke Bareskrim Polri karena ada indikasi kelalaian internal yang serius.

Gangguan Layanan Berdampak ke Penerima KJP

Masalah teknis di Bank DKI tidak hanya membuat nasabah kesulitan bertransaksi, tapi juga menghambat penyaluran dana KJP, program bantuan pendidikan untuk siswa dari keluarga kurang mampu.

Dana yang seharusnya cair di awal Maret malah tertunda.

Gubernur Pramono pun berjanji segera memanggil Kepala Dinas Pendidikan Jakarta untuk menyelesaikan persoalan ini.

Ia menegaskan, pencairan KJP tidak boleh tertunda lebih lama karena dana tersebut sangat dibutuhkan oleh siswa penerima manfaat.

Respon DPRD: Jangan Panik, Tapi Bank Harus Berbenah

Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin, menyayangkan insiden ini, apalagi terjadi menjelang Lebaran saat masyarakat sangat membutuhkan layanan keuangan yang lancar.

Meskipun kecewa, Khoirudin mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan tetap percaya pada Bank DKI.

Ia mengakui bahwa selama ini Bank DKI merupakan salah satu BUMD penyumbang dividen terbesar bagi daerah.

Namun begitu, ia menekankan pentingnya perbaikan serius agar masalah serupa tak terulang.

Profil Amirul Wicaksono, dari BNI ke Bank DKI

Amirul Wicaksono menjabat sebagai Direktur Teknologi dan Operasional Bank DKI sejak 28 Juni 2021. Ia lahir di Magelang pada 2 Juli 1968 dan menempuh pendidikan sarjana Teknik serta Magister Manajemen dari Universitas Gadjah Mada (UGM).

Ia kemudian meraih gelar Doktor Ilmu Ekonomi dari Universitas Trisakti.

Sebelum bergabung dengan Bank DKI, Amirul berkarier lama di BNI, memegang berbagai posisi strategis mulai dari AVP E-Banking, Project Leader, hingga Pemimpin Divisi Bisnis Digital di BNI Syariah.

Ia dikenal sebagai salah satu tokoh IT perbankan yang cukup senior di Indonesia.

Selama menjabat di Bank DKI, Amirul diketahui tidak memiliki rangkap jabatan atau saham dalam perusahaan maupun lembaga keuangan lain.

Harta Kekayaan Amirul Wicaksono Capai Rp12 Miliar

Dari data LHKPN KPK, Amirul Wicaksono melaporkan total kekayaannya pada tahun 2023 mencapai Rp12,31 miliar.

Seluruh laporan tersebut dinyatakan lengkap secara administratif. Ia tidak memiliki surat berharga atau investasi lain yang dilaporkan dalam LHKPN.

Kekayaan tersebut kini menjadi sorotan karena muncul di tengah krisis kepercayaan terhadap layanan Bank DKI, serta proses audit internal yang sedang berjalan.

Tiga Kali Gangguan Sistem, Nasabah Geram

Gangguan sistem Bank DKI ini bukan yang pertama. Sebelumnya, layanan serupa sudah pernah terganggu dua kali.

Namun kejadian kali ini yang paling fatal, karena berdampak langsung ke masyarakat luas.

Banyak nasabah melaporkan tidak bisa transfer, tarik tunai, bahkan menggunakan QRIS melalui aplikasi JakOne Mobile.

Keluhan itu membanjiri media sosial sejak 29 Maret 2025. Salah satu pengguna bahkan mengaku fitur transfer di aplikasinya mendadak hilang tanpa penjelasan.

Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

 

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Istilah Dasarian Viral di Media Sosial, Ternyata Ini Artinya Menurut BMKG
Viral Rekening Aktivis Pati Diblokir, Bagaimana Nasib Saham Bank Mandiri BMRI?
Aduh! Retribusi Leang-Leang Rp1,36 Miliar, Misteri dalam Catatan BPK
Viral Sungai Barito Berubah Seperti Gurun, Ternyata Ini Faktor Penyebabnya
KKB Sandera 9 Perempuan di Papua, Operasi Besar Dilakukan untuk Bebaskan Korban
Kolom Komentar Bank Mandiri Ramai Diserbu Nasabah, Keluhan Layanan Jadi Sorotan
Respons Hyundai soal Permasalahan Hyundai Ioniq 5 AA Juju yang Viral
Relawan Gempa NTT Ahmad Zaki Ali Wafat Saat Salurkan Bantuan, Gubernur Sampaikan Duka

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Istilah Dasarian Viral di Media Sosial, Ternyata Ini Artinya Menurut BMKG

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:56 WIB

Viral Rekening Aktivis Pati Diblokir, Bagaimana Nasib Saham Bank Mandiri BMRI?

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:37 WIB

Aduh! Retribusi Leang-Leang Rp1,36 Miliar, Misteri dalam Catatan BPK

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:12 WIB

Viral Sungai Barito Berubah Seperti Gurun, Ternyata Ini Faktor Penyebabnya

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:41 WIB

KKB Sandera 9 Perempuan di Papua, Operasi Besar Dilakukan untuk Bebaskan Korban

Berita Terbaru