Caption All Eyes On Rafah Viral, Cara Baru Lawan Kekejaman Israel di Gaza

- Penulis

Kamis, 30 Mei 2024 - 06:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption All Eyes On Rafah Viral, Cara Baru Lawan Kekejaman Israel di Gaza

Caption All Eyes On Rafah Viral, Cara Baru Lawan Kekejaman Israel di Gaza

Redaksiku.com – Satu gambar yang menyerukan sehingga orang-orang perhatikan genosida oleh Israel yang tengah berlangsung di Gaza udah dibagikan lebih dari 29 juta kali di Instagram dalam sementara kurang dari 24 jam.

Gambar itu menyoroti dorongan baru di media sosial oleh para pendukung Palestina setelah serangan udara Israel yang brutal dan mematikan.

Gambar tersebut menggambarkan tenda-tenda di kamp pengungsi yang disusun bersama tulisan All Eyes on Rafah yang bermakna Semua Mata Tertuju Rafah. Rafah adalah wilayah di selatan Gaza yang dipenuhi bersama tenda-tenda pengungsi di mana para pejabat setempat menyatakan sebanyak 45 warga sipil tewas setelah serangan Israel pada Minggu (26/5/2024).

Gambar tersebut terutama dibagikan melalui fitur Stories Instagram, bersama influencer, atlet, dan selebritas, juga bintang Bridgerton Nicola Coughlan, penyanyi-penulis lagu Kehlani dan satu aktor top India, Varun Dhawan, memposting gambar tersebut. Instagram udah muncul dalam beberapa bulan paling akhir sebagai saluran mutlak bagi jurnalis Palestina dan pendukung warga Palestina walaupun ada upaya dari pemiliknya, Meta, untuk membatasi penyebaran konten politik.

Caption All Eyes On Rafah Viral, Cara Baru Lawan Kekejaman Israel di Gaza
Caption All Eyes On Rafah Viral, Cara Baru Lawan Kekejaman Israel di Gaza

Meskipun gambar All Eyes on Rafah udah menyebar bersama cepat, video dari Rafah yang diposting para jurnalis Palestina udah dibatasi dan dalam beberapa masalah dihapus dari media sosial sebab menggambarkan dampak yang jelas setelah serangan Israel.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dua dari tiga unggahan Instagram yang memperlihatkan mayat-mayat yang terbakar dan terluka parah setelah serangan baru-baru ini dihapus, dan satu unggahan mempunyai filter konten peka untuk konten vulgar atau kekerasan yang ditaruh di depannya.

Tanda-tanda bahwa gambar tersebut dihasilkan oleh AI pada lain adalah gambar tersebut tidak tampak fotorealistik, terkandung bayangan yang tidak biasa, dan tenda kemah dalam gambar benar-benar luas dan simetris, isyarat pengulangan pola yang umum berlangsung pada generasi AI.

Aktivisme pro-Palestina di media sosial udah meningkat di beraneka titik sejak Israel mengawali serangannya di Gaza.

Baru-baru ini, kampanye pemblokiran massal yang menargetkan selebriti yang tidak secara vokal menopang warga Palestina mendapat perhatian.

Mulai hari Minggu, pasukan Israel maju ke Rafah melalui serangan darat dan udara walaupun ada protes global tentang jatuhnya korban sipil.

Warga Palestina yang berada di dalam tenda kamp melaporkan puluhan kematian, juga anak-anak kecil.

Meta, perusahaan induk Instagram, udah mengakses dewan kebijakan moderasinya untuk berdebat tentang apakah retorika populer pro-Palestina layaknya dari sungai ke laut merupakan pelanggaran kebijakan.

Meta juga udah memberitakan upaya membatasi penyebaran pidato politik di Instagram. Di Facebook Meta, gambar AI udah memperoleh ratusan juta interaksi.

Navarra menyatakan gambar tersebut menyoroti bagaimana para aktivis pakai AI untuk menyebabkan konten yang mengemukakan pesan sekaligus mematuhi ketetapan platform.

Dengan memasukkan teks ke dalam gambar itu sendiri, mereka menghindari moderasi deteksi kata kunci apa pun yang diterapkan pada info gambar AI.

Ini kemungkinan menghindari beberapa moderasi otomatis pada platform, sebab ini adalah gambar yang dihasilkan AI dan tidak ada apa pun di dalamnya yang benar-benar berbahaya atau kontroversial, papar Navarra tentang gambar All Eyes on Rafah.

Dia mendesak diakhirinya serangan Israel dan penghormatan pada hukum internasional dan perintah Mahkamah Internasional (ICJ) untuk menghentikan serangan di Rafah.

Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Daftar Lengkap 76 Nama Anggota Paskibraka 2026, Siap Bertugas pada Upacara 17 Agustus
Upah Buruh Kupas Bawang Rp700 Ribu Jadi Sorotan, Ini Fakta Upah Sebenarnya di Indonesia
Puan Buka Fakta Terbaru Terkait RUU Perampasan Aset, Kapan Akan Disahkan?
Meriahkan HUT RI, Kapolres Barru Kawal Konvoi Merah Putih
Putri Juficha Meninggal Dunia di Usia 26 Tahun, Tepat di Hari Ulang Tahunnya
Pangkalan Militer Jadi Sorotan Saat AS Perkuat Hubungan Pertahanan dengan ASEAN
Siswa SMK di Kupang Tusuk Guru Saat Tidur, Ini Motif yang Diungkap Polisi
Timeline LPDP Batch 2 2026 Lengkap, Catat Semua Tahap Seleksi agar Tidak Terlewat

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:51 WIB

Daftar Lengkap 76 Nama Anggota Paskibraka 2026, Siap Bertugas pada Upacara 17 Agustus

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Upah Buruh Kupas Bawang Rp700 Ribu Jadi Sorotan, Ini Fakta Upah Sebenarnya di Indonesia

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:19 WIB

Puan Buka Fakta Terbaru Terkait RUU Perampasan Aset, Kapan Akan Disahkan?

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:40 WIB

Meriahkan HUT RI, Kapolres Barru Kawal Konvoi Merah Putih

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:11 WIB

Putri Juficha Meninggal Dunia di Usia 26 Tahun, Tepat di Hari Ulang Tahunnya

Berita Terbaru

Meriah! Konvoi Merah Putih di Barru, Kapolres Kawal Langsung

Internasional

Meriahkan HUT RI, Kapolres Barru Kawal Konvoi Merah Putih

Minggu, 16 Agu 2026 - 10:40 WIB

Penyebab Anak Sulit Konsentrasi Saat Belajar

Pendidikan

5 Penyebab Anak Sulit Konsentrasi Saat Belajar

Sabtu, 15 Agu 2026 - 12:50 WIB