Aparat kepolisian baru-baru ini melakukan operasi besar-besaran untuk menanggulangi praktik balap liar yang semakin marak di Pringsewu, Lampung.
Pasalnya, balap liar adalah salah satu masalah yang kerap kali mengganggu ketertiban masyarakat.
Keberadaannya telah menjadi ancaman serius bagi keselamatan pengguna jalan dan bahkan sering menimbulkan kerugian sosial.
Penggrebekan Aktivitas Balap Liar di Pringsewu

Penggerebekan ini dilakukan pada Minggu, 2 Februari 2025 di Jalan Lintas Barat Sumatera, tepatnya di Pekon Wates, Gadingrejo, yang dikenal sebagai salah satu lokasi favorit bagi para pelaku balap liar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ratusan pemuda yang terlibat dalam aktivitas ini mencoba melarikan diri begitu mereka melihat petugas datang.
Beberapa peserta bahkan berusaha menerobos kepungan aparat kepolisian dan melarikan diri ke arah sawah, sementara yang lain jatuh dan tertangkap.
Balap liar tidak hanya membahayakan para pesertanya, tetapi juga para pengguna jalan lainnya yang tidak ada kaitannya dengan kegiatan tersebut.
Demi menjaga keselamatan dan ketertiban, polisi yang telah mengintai lokasi tersebut berhasil menangkap mayoritas dari mereka.
Bahkan, beberapa peserta nekat mencoba menabrak petugas untuk meloloskan diri, namun tak berhasil.
Sebagai hasilnya, ratusan sepeda motor yang digunakan dalam balap liar berhasil diamankan dan dibawa ke Mapolres Pringsewu.
Polisi Sita Ratusan Sepeda Motor dan Tangkap Joki Balap Liar
Operasi yang dilakukan oleh pihak kepolisian membuahkan hasil yang signifikan. Total ada sebanyak 292 sepeda motor yang berhasil diamankan.
Selain itu, 466 orang yang terlibat dalam kegiatan balap liar juga berhasil ditangkap.
Polisi berhasil menangkap dua orang joki balap liar yang dianggap sebagai penggerak utama dalam acara tersebut.
Sepeda motor yang disita pun harus didorong oleh para pemiliknya menuju kantor polisi, sebagai bagian dari efek jera yang diterapkan untuk mencegah mereka mengulang perbuatan tersebut.
Kapolres Pringsewu, AKBP Mochamad Yunnus Saputra, mengungkapkan bahwa razia ini dilakukan karena aktivitas balap liar yang semakin meningkat dan berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal.
Kami melihat bahwa intensitas balap liar semakin tinggi, dan kami ingin menekan angka kecelakaan serta mengurangi gangguan ketertiban di jalan raya, ujarnya.
Penegakan hukum in i merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk menjaga kenyamanan masyarakat dan mencegah terjadinya insiden yang lebih buruk di masa depan.
Pembinaan untuk Peserta Balap Liar yang Diamankan
Halaman : 1 2 Selanjutnya






