7 Jalur Kereta Api Terindah di Indonesia yang Wajib Dicoba Minimal Sekali Seumur Hidup

- Penulis

Rabu, 10 Desember 2025 - 12:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Temukan keindahan jalur kereta api di Indonesia, dari pegunungan hingga laut, wajib dijelajahi wisatawan. (Foto: kai.id)

Temukan keindahan jalur kereta api di Indonesia, dari pegunungan hingga laut, wajib dijelajahi wisatawan. (Foto: kai.id)

Jalur kereta api di Indonesia menawarkan pengalaman wisata yang berbeda dari sekadar transportasi.

Keindahan alam yang tersaji sepanjang perjalanan membuat kereta api menjadi pilihan favorit wisatawan.

Setiap jalur memiliki karakteristik unik, mulai dari pegunungan, persawahan, hingga pemandangan laut yang menakjubkan.

Menjelajahi jalur kereta api juga memungkinkan kita menikmati sejarah pembangunan transportasi di Nusantara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari jalur legendaris hingga terowongan tertua, setiap rute memiliki cerita dan pesona yang patut diabadikan.

7 Jalur Kereta Api Terindah di Indonesia

7 Jalur Kereta Api Terindah di Indonesia yang Wajib Dicoba Minimal Sekali Seumur Hidup
7 Jalur Kereta Api Terindah di Indonesia yang Wajib Dicoba Minimal Sekali Seumur Hidup

1. Jalur Kereta Api Bogor-Sukabumi-Cianjur

Jalur ini merupakan salah satu jalur tertua di Provinsi Jawa Barat dan mulai beroperasi penuh pada 10 Mei 1883. Jalur Bogor-Sukabumi-Cianjur menawarkan pemandangan lembah Sungai Cisadane tak lama selepas Stasiun Bogor Paledang.

Menuju Stasiun Maseng, penumpang disuguhi panorama Gunung Salak dan Gunung Pangrango menjelang Stasiun Cigombong. Selepas Sukabumi, jalur melintasi pedesaan dengan persawahan hijau yang memanjakan mata.

Terowongan Lampegan sepanjang 686 meter menjadi salah satu spot ikonik yang wajib diabadikan. Jalur ini dikelola PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan bisa dinikmati dengan KA Pangrango serta KA Siliwangi. Pengalaman menyusuri jalur ini menghadirkan sensasi klasik dan nostalgia kereta api di Indonesia.

2. Jalur Kereta Api Purwakarta-Padalarang

Jalur legendaris ini menghubungkan Jakarta-Bandung dan telah beroperasi sejak 2 Mei 1906. Jalur Purwakarta-Padalarang dikenal sebagai lintas pegunungan dengan jembatan tinggi dan panjang menyeberangi lembah.

Penumpang dapat menyaksikan Waduk Jatiluhur dari kejauhan dan persawahan hijau terasering sepanjang perjalanan. Jembatan Cisomang, terpanjang di Indonesia, dan Terowongan Sasaksaat yang mencapai 949 meter menambah daya tarik jalur ini.

Jalur ini masih dilintasi KA Parahyangan, KA Ciremai, KA Harina, dan KA Papandayan. Panorama alam yang beragam membuat perjalanan di jalur ini tak terlupakan. Jalur ini menunjukkan bagaimana jalur kereta api bisa memadukan sejarah dan keindahan alam.

3. Jalur Kereta Api Cicalengka-Banjar

Jalur ini dibangun antara tahun 1887-1894 dan menjadi jalur lintas pegunungan yang menantang. Selepas Stasiun Cicalengka, jalur menanjak hingga Stasiun Nagreg dengan elevasi 848 meter, tertinggi di Indonesia.

Lintasan meliuk di lereng Gunung Mandalawangi menghadirkan pemandangan persawahan dan perbukitan yang memesona. Tikungan besar Kadungora berbentuk tapal kuda menjadi spot favorit railfans.

Jalur ini melintasi stasiun-stasiun dengan panorama menawan hingga Stasiun Banjar. Jalur ini menuntut berhenti di Stasiun Cipeundeuy untuk pemeriksaan rem, menambah pengalaman unik dalam perjalanan. Jalur Cicalengka-Banjar memperlihatkan bagaimana jalur kereta api bisa menjadi wisata sejarah dan alam sekaligus.

4. Jalur Kereta Api Prupuk-Purwokerto-Kroya

Jalur utama lintas selatan Jawa ini mulai beroperasi antara 1916-1917. Jalur ini melewati Pegunungan Pembarisan dan kaki Gunung Slamet. Penumpang disuguhi lembah Sungai Serayu dan berbagai jembatan ikonik, termasuk Jembatan Sakalibel sepanjang 298 meter.

Jalur ini menjadi shortcut perjalanan Jakarta-Yogyakarta-Surabaya. Pemandangan persawahan terasering, hutan, dan Gunung Slamet dari kejauhan memperkaya pengalaman. Jalur ini dilintasi KA Argo Lawu, KA Argo Semeru, KA Taksaka, dan KA Purwojaya. Keindahan jalur ini menjadikan perjalanan kereta bukan sekadar transportasi, melainkan wisata penuh sensasi.

5. Jalur Kereta Api Pekalongan-Semarang

Jalur ini menghadirkan panorama persawahan, perkebunan, hingga tepi laut utara Jawa. Jalur ini beroperasi sejak 1897-1898 oleh SCS dan awalnya merupakan lintasan trem ringan. Sekitar Stasiun Plabuan, kereta melintas sangat dekat dengan laut, menjadi spot foto favorit. Pemandangan PLTU Batang juga bisa disaksikan dari kereta.

Jalur ini dilintasi KA Argo Bromo Anggrek, KA Argo Sindoro, KA Gunungjati, dan KA Kaligung. Kombinasi kota, alam, dan laut membuat jalur ini unik. Jalur Pekalongan-Semarang menjadi contoh jalur kereta api yang memadukan alam, sejarah, dan fungsi transportasi.

6. Jalur Kereta Api Blitar-Malang-Bangil

Jalur ini mulai beroperasi 1878-1897 dan dikenal dengan bentuknya menyerupai kantong. Jalur didominasi pegunungan dari Wlingi hingga Bangil dengan berbagai terowongan dan jembatan, termasuk Terowongan Karangkates I & II. Penumpang disuguhi pemandangan Gunung Semeru, Gunung Bromo, dan Malang Raya.

Stasiun Lawang menjadi titik tertinggi jalur ini dengan elevasi 491 mdpl. Jalur dilintasi KA Jayabaya, KA Gajayana, KA Malabar, dan KA Penataran. Jalur ini menonjolkan keindahan alam sekaligus tantangan teknik kereta api. Perjalanan di jalur ini menghadirkan sensasi mendaki pegunungan dan menuruni lembah yang menawan.

7. Jalur Kereta Api Jember-Ketapang

Jalur ini menghubungkan Jember ke ujung timur Pulau Jawa di Banyuwangi dan mulai beroperasi 1897-1903. Jalur ini didominasi pegunungan, perbukitan, dan kebun kopi. Beberapa terowongan ikonik seperti Terowongan Garahan dan Terowongan Mrawan menambah keunikan.

Penumpang bisa menyaksikan Gunung Raung dan Gunung Ijen dari kejauhan. Pohon kelapa yang melambai menambah pesona jalur ini. Jalur ini dilayani KA Blambangan Ekspress, KA Logawa, KA Mutiara Timur, dan KA Ijen Ekspres. Jalur Jember-Ketapang menjadi pengalaman unik jalur kereta api yang memadukan alam dan transportasi.

Sebagai penutup, jalur kereta api di Indonesia menawarkan pengalaman perjalanan yang berbeda dari transportasi lainnya.

Dari pegunungan, persawahan, hingga laut, setiap jalur menyuguhkan panorama memukau. Menikmati jalur kereta api adalah kombinasi antara sejarah, alam, dan sensasi perjalanan yang tak terlupakan.***

Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aduh! Retribusi Leang-Leang Rp1,36 Miliar, Misteri dalam Catatan BPK
Viral Sungai Barito Berubah Seperti Gurun, Ternyata Ini Faktor Penyebabnya
KKB Sandera 9 Perempuan di Papua, Operasi Besar Dilakukan untuk Bebaskan Korban
Kolom Komentar Bank Mandiri Ramai Diserbu Nasabah, Keluhan Layanan Jadi Sorotan
Respons Hyundai soal Permasalahan Hyundai Ioniq 5 AA Juju yang Viral
Relawan Gempa NTT Ahmad Zaki Ali Wafat Saat Salurkan Bantuan, Gubernur Sampaikan Duka
Anti Ribet! 15 Ide Bekal Simpel dan Sehat untuk Anak TK yang Bisa Dibuat di Rumah
Nama El Rumi Viral Usai Dikaitkan dengan Inisial EJR di Threads, Ini Respons Hukumnya

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:37 WIB

Aduh! Retribusi Leang-Leang Rp1,36 Miliar, Misteri dalam Catatan BPK

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:41 WIB

KKB Sandera 9 Perempuan di Papua, Operasi Besar Dilakukan untuk Bebaskan Korban

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:54 WIB

Kolom Komentar Bank Mandiri Ramai Diserbu Nasabah, Keluhan Layanan Jadi Sorotan

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:03 WIB

Respons Hyundai soal Permasalahan Hyundai Ioniq 5 AA Juju yang Viral

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Relawan Gempa NTT Ahmad Zaki Ali Wafat Saat Salurkan Bantuan, Gubernur Sampaikan Duka

Berita Terbaru