Aksi balap liar kembali meresahkan warga di kawasan Jalan Layang Non Tol (JLNT) Antasari, Jakarta Selatan.
Polisi yang menerima laporan dari masyarakat pada Sabtu (27/7/2025) dini hari itu pun langsung bertindak cepat dan melakukan patroli skala besar di lokasi kejadian.
Kegiatan pengamanan ini dipimpin langsung oleh AKBP Adrian Satrio Utomo dengan melibatkan sejumlah personel kepolisian.
Patroli dimulai dari titik Jalan Layang Non Tol Antasari, Kebayoran Baru hingga ke putaran Jl. Pangeran Antasari, Cilandak, Jakarta Selatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebelum patroli berlangsung, seluruh personel terlebih dahulu melakukan apel malam, doa bersama, dan makan malam bersama.
Polisi Amankan 14 Motor dalam Aksi Balap Liar di JLNT Antasari

Dalam kegiatan patroli skala besar yang dilakukan dini hari itu, polisi berhasil mengamankan 14 motor yang hendak digunakan dalam aksi balap liar.
Sebanyak 14 orang juga turut diamankan, terdiri dari para joki dan pemilik motor yang diduga ikut terlibat dalam aktivitas ilegal tersebut.
Saat proses pembubaran tengah berlangsung, sempat terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan salah satu pelaku balap liar dan petugas patroli.
Kecelakaan itu terjadi di tengah jalan layang saat tim membubarkan kerumunan kendaraan yang bersiap melakukan aksi balap liar.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut meski beberapa kendaraan mengalami kerusakan.
Polisi segera mengamankan lokasi untuk mencegah insiden susulan dan memastikan keselamatan seluruh petugas dan pengguna jalan.
Setelah berhasil mengamankan para pelaku, seluruh barang bukti berupa kendaraan dan identitas langsung dibawa ke Polres Metro Jakarta Selatan.
Proses pendataan dan pemeriksaan lanjutan dilakukan guna menentukan sanksi yang tepat terhadap para pelanggar.
Tindakan tegas ini dilakukan untuk memberikan efek jera dan mencegah terulangnya aksi balap liar di lokasi yang sama.
Orang Tua Apresiasi Tindakan Tegas Kepolisian di Jakarta Selatan
Tindakan tegas polisi dalam membubarkan aksi balap liar ini mendapat respons positif dari masyarakat, termasuk orang tua pelaku.
Salah satu orang tua yang anaknya diamankan mengucapkan terima kasih kepada tim patroli dari Polres Metro Jakarta Selatan.
Ia berharap kegiatan patroli skala besar bisa rutin dilakukan agar balap liar tidak lagi marak dan membahayakan warga.
Menurutnya, balap liar bukan hanya merugikan pelaku, tetapi juga berisiko mencelakai pengguna jalan lainnya yang tidak bersalah.
Ia juga menekankan bahwa peran keluarga sangat penting dalam mengawasi anak-anak agar tidak terlibat dalam kegiatan berbahaya.
Halaman : 1 2 Selanjutnya






