11 Orang Utan di Samboja Kaltim Dievakuasi Akibat Karhutla

- Penulis

Kamis, 3 September 2026 - 20:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

11 Orang Utan — Evakuasi darurat sebelas orang utan di Samboja Kalimantan Timur akibat karhutla

Sebanyak 11 orang utan dievakuasi akibat ancaman karhutla di Samboja, Kalimantan Timur, pada Kamis (3/9/2026).

Redaksiku.com – Sebanyak 11 orang utan harus dievakuasi dari kawasan Sekolah Hutan Jejak Pulang di KHDTK Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, pada hari Kamis, 3 September 2026, setelah ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) makin mendekati habitat mereka.

Seluruh satwa dilindungi tersebut kemudian dipindahkan secara darurat ke fasilitas kandang rawat sementara yang berlokasi di Kilometer 38 Samboja demi menghindari paparan asap pekat serta kobaran api.

Ancaman bencana lingkungan ini memaksa tim gabungan bergerak cepat demi keselamatan satwa liar yang berada di pusat rehabilitasi tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proses Evakuasi di Tengah Kepulan Asap

Status darurat terpaksa diaktifkan di kawasan Sekolah Hutan Jejak Pulang untuk mengantisipasi kepulan asap pekat dan kobaran api yang kian mendekati wilayah konservasi.

Status darurat terpaksa diaktifkan di kawasan Sekolah Hutan Jejak Pulang pada 1 September 2026 pukul 16.00 WITA untuk menghindari risiko dari kepulan asap pekat dan kobaran api.

Tim Wildlife Rescue Unit BKSDA bersama para perawat satwa mengevakuasi orang utan satu per satu dengan cara membimbing serta menggendong satwa menuju kendaraan evakuasi.

Penyelamatan tersebut dilakukan di tengah kondisi lingkungan yang cukup menantang akibat kabut asap yang membuat jarak pandang mulai meredup secara signifikan.

Seluruh 11 orang utan berhasil dipindahkan dengan selamat ke fasilitas kandang rawat di Kilometer 38 Samboja pada pukul 18.00 WITA.

Kondisi Satwa dan Pemulihan

Setelah proses evakuasi selesai dilaksanakan, tim medis segera memeriksa kesehatan seluruh satwa untuk memastikan tidak ada dampak buruk dari paparan asap kebakaran.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa kesebelas orang utan tersebut berada dalam kondisi sehat serta aman dari gangguan pernapasan akibat polusi asap.

Selama berada di kandang rawat sementara, program rehabilitasi tetap berjalan normal termasuk pemenuhan pakan harian dan pengayaan perilaku untuk menjaga insting alami mereka.

“Langkah evakuasi yang disertai pemantauan kesejahteraan satwa ini menjadi wujud komitmen perlindungan keanekaragaman hayati Nusantara dari ancaman bencana lingkungan.”

— M Ari Wibawanto

Upaya mitigasi darurat ini diharapkan mampu menjaga populasi orang utan tetap aman hingga situasi di kawasan hutan kembali kondusif sepenuhnya.

Pemantauan intensif terus dilakukan di sekitar kawasan konservasi untuk mengantisipasi potensi susulan karhutla di musim kemarau ini.

Pertanyaan Umum

Kapan evakuasi orang utan dilakukan?

Evakuasi darurat ini diaktifkan sejak tanggal 1 September 2026 menyusul ancaman kebakaran hutan dan lahan yang semakin mendekati kawasan konservasi.

Berapa banyak orang utan yang diselamatkan?

Terdapat total 11 individu orang utan dari kawasan Sekolah Hutan Jejak Pulang yang berhasil dievakuasi ke lokasi aman.

Di mana lokasi penampungan sementara satwa tersebut?

Seluruh satwa dipindahkan ke fasilitas kandang rawat sementara yang berada di wilayah Kilometer 38 Samboja, Kutai Kartanegara.

Ringkasan

Sebanyak 11 orang utan di Samboja, Kalimantan Timur, berhasil dievakuasi akibat ancaman kebakaran hutan dan lahan yang mendekati habitat mereka.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tambang Emas Ilegal Banyuwangi Bikin Petani Waswas

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 20:10 WIB

11 Orang Utan di Samboja Kaltim Dievakuasi Akibat Karhutla

Kamis, 3 September 2026 - 15:56 WIB

Tambang Emas Ilegal Banyuwangi Bikin Petani Waswas

Berita Terbaru

Ilustrasi perairan Selat Drake yang menjadi lokasi penelitian iklim purba oleh ilmuwan kelautan internasional.

Sains

Selat Drake: Perairan Paling Ganas & Sejarah Iklimnya

Kamis, 3 Sep 2026 - 21:10 WIB

Pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GA-604 mengalami insiden pecah ban saat lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Viral

Garuda Indonesia GA604 Pecah Ban di Makassar

Kamis, 3 Sep 2026 - 20:55 WIB

Intel dikabarkan akan menghadirkan kembali sejumlah fitur favorit pada lini prosesor terbarunya untuk menghadapi persaingan pasar.

Teknologi

Prosesor Intel Generasi Mendatang Bawa Lagi Fitur Favorit

Kamis, 3 Sep 2026 - 20:52 WIB