Sosialisasi DTKS, Pemdes Lalabata Barru Pastikan Data Valid

- Penulis

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sosialisasi DTKS digelar di Desa Lalabata, Barru. Pemdes Lalabata memastikan data penerima bantuan sosial tetap valid dan akurat menyusul perubahan klasifikasi desil kesejahteraan. Aparatur desa dan RT diminta aktif mengawal pendataan warga.

Sosialisasi DTKS digelar di Desa Lalabata, Barru. Pemdes Lalabata memastikan data penerima bantuan sosial tetap valid dan akurat menyusul perubahan klasifikasi desil kesejahteraan. Aparatur desa dan RT diminta aktif mengawal pendataan warga.

BARRU – Pemerintah Desa Lalabata menggelar sosialisasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS/Desil) di Aula Kantor Desa Lalabata, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, Rabu (14/1/2025).

Kegiatan ini dilakukan menyusul adanya perubahan klasifikasi desil kesejahteraan yang berdampak langsung pada penerima bantuan sosial dan kepesertaan BPJS Kesehatan warga.

Sosialisasi tersebut dihadiri Kepala Dinas Sosial Kabupaten Barru, Kepala Desa Lalabata Aris Tahir, Ketua BPD, para Kepala Dusun, seluruh Ketua RT se-Desa Lalabata, serta pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Desa Lalabata Aris Tahir menegaskan bahwa perubahan status desil bukan kebijakan pemerintah desa, melainkan hasil pembaruan data nasional yang wajib dipahami bersama.

Perubahan desil ini bukan keinginan pemerintah desa. Ini murni pembaruan data dari pusat. Karena itu, kami minta perangkat desa dan Ketua RT menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat agar tidak menimbulkan polemik, kata Aris.

Ia mengungkapkan, salah satu dampak paling dirasakan masyarakat adalah status kepesertaan BPJS Kesehatan yang menjadi tidak aktif akibat perubahan klasifikasi kesejahteraan.

Banyak warga yang sebelumnya berada di desil 1 sampai 5 kini masuk ke desil 6 hingga 10. Secara sistem mereka dianggap sudah sejahtera, sehingga BPJS Kesehatannya nonaktif, ujarnya.

Dalam pemaparan materi sosialisasi dijelaskan bahwa desil 15 merupakan kategori masyarakat miskin dan rentan, sedangkan desil 610 masuk dalam kategori masyarakat sejahtera. Klasifikasi tersebut menjadi dasar penentuan penerima bantuan sosial maupun jaminan kesehatan pemerintah.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Lalabata berharap aparatur desa dan Ketua RT dapat bersinergi melakukan verifikasi serta pendataan lanjutan, sekaligus menjadi penghubung informasi antara pemerintah dan masyarakat agar kebijakan sosial dapat dipahami dengan baik.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Breaking News! Rusia Perkuat Iran dengan Pesawat Tempur, Ancaman Baru Dimulai?
Jelang Operasi Pekat Lipu, Polres Barru Pastikan Personel Siap Tempur
Belarus, Wajib Tahu 7 Fakta Negara Eropa Timur yang Jadi Sorotan
Syukuran Hari Bhayangkara, Polres Barru Perkuat Pengabdian
Upacara Hari Bhayangkara, Polres Barru Perkuat Kepercayaan Publik
Tak Ingin Warga Terlunta, Kapolsek Pujananting Perjuangkan Bantuan BAZNAS
Kapolres Barru: Naik Pangkat, Siap Emban Tanggung Jawab Lebih Besar
Kapolres Barru Dampingi Bupati Tinjau Proyek Sekolah Rakyat

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 21:27 WIB

Breaking News! Rusia Perkuat Iran dengan Pesawat Tempur, Ancaman Baru Dimulai?

Jumat, 3 Juli 2026 - 10:07 WIB

Jelang Operasi Pekat Lipu, Polres Barru Pastikan Personel Siap Tempur

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:10 WIB

Belarus, Wajib Tahu 7 Fakta Negara Eropa Timur yang Jadi Sorotan

Kamis, 2 Juli 2026 - 06:10 WIB

Syukuran Hari Bhayangkara, Polres Barru Perkuat Pengabdian

Kamis, 2 Juli 2026 - 06:03 WIB

Upacara Hari Bhayangkara, Polres Barru Perkuat Kepercayaan Publik

Berita Terbaru